Tuesday, November 3, 2009

Misteri manuskrip Voynich - Terpecahkan ?

Pada tahun 1912, seorang pedagang barang antik mendapatkan sebuah manuskrip kuno yang dipercaya telah berusia beberapa ratus tahun. Hingga sekarang, manuskrip ini dianggap sebagai dokumen paling misterius di dunia karena sejak penemuannya pada tahun 1912 hingga sekarang, belum ada yang berhasil memecahkan arti dari tulisan-tulisan yang ada di dalamnya.


Manuskrip Voynich - Penemuan
Manuskrip ini pertama kali muncul ke permukaan pada tahun 1912 ketika seorang pedagang dan pengumpul buku kuno bernama Wilfrid M Voynich menemukannya di antara kumpulan manuskrip kuno yang tersimpan di Vila Mondragone di frascati dekat Roma.

Voynich segera mengenali pentingnya penemuan itu. Walaupun hanya terlihat seperti sebuah buku pegangan para alchemist, Voynich bisa melihat bahwa manuskrip itu sepenuhnya tertulis di dalam bahasa kode. Ia lalu meminta para kryptolog paling terkenal pada zamannya untuk memecahkan misteri tulisan-tulisan dalam manuskrip tersebut. Namun usaha itu tidak membuahkan hasil.

Manuskrip Voynich - Sejarah

Tidak ada yang mengetahui secara pasti asal muasal manuskrip tersebut. Berdasarkan pada gambar-gambar yang ada di dalamnya, para ahli percaya bahwa manuskrip itu berasal dari Eropa dan kemungkinan berasal dari abad 15 atau 17 Masehi.

Catatan kuno yang diketahui pertama kali menyinggung manuskrip ini berasal dari surat seorang alchemist bernama Georg Baresch yang ditujukan kepada Athanasius Kircher, seorang sarjana Jesuit dari Roma.

Dalam suratnya, Baresch meminta bantuan Kircher untuk memecahkan arti tulisan-tulisan dalam manuskrip tersebut. Namun Kircher juga tidak bisa memecahkan misteri itu. Setelah kematian Baresch, kepemilikan manuskrip tersebut jatuh ke tangan Kircher dan tersimpan rapi di perpustakaan Collegio Romano. Manuskrip ini tetap tersimpan rapi di tempat itu hingga 250 tahun kemudian.

Pada tahun 1912, Collegio Romano yang membutuhkan uang memutuskan untuk menjual sebagian manuskrip-manuskrip kuno yang dimilikinya kepada para kolektor dan saat itulah Voynich mendapat 30 diantaranya, termasuk manuskrip misterius itu.

Manuskrip Voynich - Karakteristik dan Isi
Walaupun ukurannya cukup kecil, hanya 7 kali 5 inci. Namun manuskrip itu memiliki ketebalan 240 halaman. Di dalam setiap halamannya kita bisa menemukan tulisan-tulisan tangan dengan huruf-huruf yang tidak dikenal beserta ilustrasi-ilustrasi kasar seperti tanaman, diagram astrologi dan bahkan wanita telanjang.


Manuskrip itu berisi 170.000 huruf yang dipisahkan dengan spasi sempit. Kebanyakan huruf itu ditulis hanya dengan satu atau dua kali goresan pena. Para peneliti menduga bahwa jumlah jenis alphabet di dalam manuskrip itu hanya sekitar 20-30 huruf yang berbeda. Luar biasanya, alphabet yang digunakan di manuskrip tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan bahasa-bahasa yang ada di Eropa kuno.


Dari gambar-gambar ilustrasi yang dibuat di dalam manuskrip, para peneliti menyimpulkan bahwa manuskrip tersebut berisi catatan-catatan mengenai herbal, astronomi, biologi, kosmologi, farmasi dan resep-resep obat. Namun isinya, masih merupakan misteri.


Manuskrip Voynich - Usaha memecahkan misteri
Pada tahun 1921, seorang profesor filsafat dari Universitas Pennsylvania bernama Willaim R Newbold mengklaim bahwa di setiap karakter yang terdapat di dalam manuskrip Voynich ada goresan pena yang sangat halus yang hanya bisa dilihat dengan kaca pembesar dan membentuk huruf-huruf Yunani kuno.

Berdasarkan asumsi ini, Newbold menyimpulkan bahwa Manuskrip ini berisi mengenai penemuan-penemuan sains dan ditulis pada abad ke-13 oleh ilmuwan dan filsuf Roger Bacon. Satu dekade kemudian, kesimpulan Newbold dibantah oleh para peneliti lainnya dengan mengatakan bahwa goresan halus tersebut hanyalah pecahan alami dari tinta yang digunakan untuk menulis.

Usaha Newbold hanyalah sebuah permulaan dari usaha panjang untuk memecahkan misteri ini.

Pada tahun 1940an, pemecah kode amatir bernama Joseph M Feely dan Leonell C Strong menggunakan huruf-huruf Roma yang bisa disubtitusikan ke karakter Voynich. Dari hasil penelitiannya, Strong menyimpulkan bahwa manuskrip ini dibuat oleh penulis Inggris dari abad 16 bernama Anthony Ascham yang salah satu karyanya berjudul "A Little Herbal" diterbitkan tahun 1550.

Walaupun manuskrip tersebut memiliki kemiripan isi dengan "A Little Herbal", namun para peneliti tidak bisa melacak bagaimana Anthony Ascham bisa mendapatkan pengetahuan mengenai kryptografi. Kesimpulan Strong akhirnya diabaikan oleh peneliti lainnya.

Pada tahun 1945, Misteri ini diserahkan ke tangan para ahli pemecah kode yang berhasil memecahkan kode tentara jepang pada perang dunia II. Tim pemecah kode ini belum pernah gagal memecahkan kode apapun yang disodorkan. Namun mereka juga gagal menyingkap misteri manuskrip Voynich.

Pada tahun 1978, seorang ahli bahasa bernama John Stojko mengklaim bahwa teks yang terdapat dalam manuskrip Voynich sesungguhnya ditulis dalam bahasa Ukrainia dengan seluruh huruf hidupnya dihilangkan. Namun dengan metode ini, terjemahan yang dihasilkan sepertinya tidak masuk akal. Seperti satu kalimat yang berbunyi : "Emptiness is that what Baby God's Eye is fighting for" sama sekali tidak sesuai dengan ilustrasi yang ada pada halamannya.

Pada tahun 1987, seorang ahli fisika bernama Leo Levitov menyatakan bahwa manuskrip tersebut dihasilkan oleh kaum Cathar, sebuah sekte yang dianggap sesat pada abad pertengahan di Perancis. Menurut Levitov, huruf yang digunakan adalah campuran dari berbagai bahasa, yaitu Belanda, Jerman dan Perancis kuno. Walaupun sepertinya masuk akal, namun hasil terjemahan yang dihasilkan Levitov tidak juga menjadi masuk akal jika dibandingkan dengan sejarah ataupun teologi kaum Cathar.

Manuskrip Voynich - Hoax
Setelah menjalani puluhan tahun penelitian, ada satu teori yang saat ini dianggap paling masuk akal, yaitu bahwa manuskrip Voynich hanyalah sebuah hoax atau rekayasa.

Klaim ini pada awalnya datang dari seorang psikolog dan dosen ilmu komputer dari universitas Keele di Inggris yang bernama Gordon Rugg. Ia mempublikasikan penemuannya pada jurnal cryptologia pada tahun 2004.

Selama tiga bulan, Rugg, meneliti manuskrip misterius tersebut tanpa hasil hingga ia sampai pada kesimpulan bahwa manuskrip tersebut hanyalah sebuah hoax. Kesimpulan ini membuat para Voynichologist terkesan. Mereka yang selama bertahun-tahun mencoba memecahkan misteri manuskrip ini tanpa hasil tiba-tiba merasa bahwa ini adalah jawaban yang masuk akal.

Rugg sampai pada kesimpulan ini setelah melihat struktur bahasa yang aneh pada manuskrip ini. Misalnya pada folio 78R, dengan menggunakan model pemecahan versi Rugg, akan terbaca : qokedy qokedy dal qokedy qokedy.

Kata qokedy diulang hingga empat kali dalam sebuah kalimat pendek. Pengulangan seperti ini merupakan hal yang tidak pernah ditemukan dalam bahasa manusia. Terlalu aneh, jadi pastilah manuskrip ini hanyalah sebuah hoax, demikian kesimpulan Rugg. Kesimpulan ini memang tidak pernah terpikirkan sebelumnya oleh peneliti lain.

Kemudian Rugg mulai mencari pemecahan lebih lanjut berdasarkan atas asumsi hoax. Ia kemudian bertanya pada dirinya sendiri. Jika saya tinggal di abad 16 dan ingin membuat sebuah buku yang misterius namun tidak terpecahkan, bagaimanakah cara yang paling murah dan gampang ?

Ia lalu menemukan sebuah peralatan yang disebut Cardan Grille yang pertama kali dideskripsikan pada tahun 1550 oleh Girolamo Cardano. Menurut Rugg, apabila menggunakan alat itu, seseorang yang cukup cerdas dapat menulis satu halaman manuskrip Voynich dalam satu atau dua jam yang berarti dapat menyelesaikan satu buku dalam waktu tiga atau empat bulan termasuk ilustrasi-ilustrasinya.

Rugg bahkan berani menyimpulkan bahwa manuskrip ini dibuat oleh seorang alchemist Inggris bernama Edward Kelley.

Lalu pertanyaannya, jika manuskrip ini hanyalah sebuah rekayasa, mengapa seseorang mau bersusah payah membuatnya ? Rugg punya jawabannya, yaitu uang.

Menurut catatan sejarah, Raja Roma, Rudolph II yang diperlihatkan manuskrip tersebut pertama kali begitu tertarik dengan keindahan buku tersebut sehingga memutuskan untuk membelinya seharga 600 Dukat Emas, atau sekitar $50.000 zaman sekarang. Jumlah uang yang cukup besar bagi sang perekayasa.

Pada tahun 2007, hipotesis Rugg didukung oleh dua kriptolog terkenal bernama Andreas Schinner dan Claude Martin.

Manuskrip Voynich - Sekarang
Walaupun kesimpulan Rugg cukup masuk akal, namun argumennya tidak begitu saja diterima oleh Voynichologist lainnya. Menurut mereka, bisa saja manuskrip tersebut dibuat untuk menyimpan pesan rahasia dalam kalimat-kalimat yang tidak teratur. Rugg tidak membantah kemungkinan ini.

Pada tahun 1961, manuskrip Voynich dibeli oleh H.P Kraus senilai $24.500. Manuskrip itu kemudian didonasikan ke universitas Yale pada tahun 1969 dan disimpan dengan rapi di perpustakaan Yale hingga saat ini.

Jadi apakah misteri manuskrip Voynich sudah terpecahkan ? Saya menyerahkan kepada anda untuk menilainya. Namun menurut saya, misteri Voynich tidak akan benar-benar terpecahkan sebelum kita mengidentifikasi penulis sesungguhnya.


(wikipedia, crystalinks.com, wired.com, scientificamerican.com)

Share on Facebook
Bookmark and Share

Perhatian ! Boleh Copy paste, tapi kalau anda tidak keberatan mohon cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini.
Comment Page :

66 comments:

Anonymous said...

wow... orang2 pasti mengaharapkan sesuatu yang luar biasa dari buku kuno itu...

enigma said...

sebenarnya hoax yang ditujukan untuk mencari uang. seperti yang sudah saya singgung di atas, manuskrip tersebut terjual seharga 600 dukat emas.

Agung said...

Seperti kata pepatah... everything I do... I do it for money...

labalaba said...

kalo di indo, pasti ditambah2 cerita legenda tentang DANA REVOLUSI. hihihi

Sugibam Yoichi said...

kayanya ini bukan terjemahan dari website luar negri deh.
soalnya gw udah pernah baca tulisan ini dan tulisannya sama aja, kemungkinan artikel ini copas dari website tersebut dan bukan dari website luar negri. iya kan?

Rensen's Blog said...

Satu lagi info berkualitas dari om enigma..keep the good job bro..!!

Anonymous said...

saya rasa kalau hoax sulit diterima, ketidakmampuan mengartikan lalu menyatakan jadi hoax???hhmmm..
kalau kata berulang, dalam hadist yg sahih jg ada beberapa, apa hadis itu jadi hoax???
sehubungan dengan alchemist, bisa bahas tentang nicholas flamel ga boss...???

gatotkaca_ coy said...

@sugi: ngga.rasanya isinya ngga sama,infonya mirip-iya.lha wong opjeknya satu.tp bhsnya ngg se-enak ini.

dl waktu esempe saya prnah sepakat sama teman untuk bikin huruf2 bikinan sndiri untuk gosip diatas krtas spy kta brdua ngga ktawan guru.hoax mngkn, tp bisa juga pnulisnya pnya nasip kyk saya, pngn nyampein info pnting utk orng ttntu yg dia prcaya dan ngrti tlsn itu.cuma orng itu. tp skrng dua2nya ud g ada. kalii.he. bocil bgt y

juragan said...

@Mr. Yoichi,
Anda sepertinya sirik dengan blog ini. Ayo deh... saya tantang anda membuat blog kayak gini.. bisa nggak? Saya barusan liat blog anda, waduh... kayaknya gak niat ya?.. Makanya kalo mau bikin blog jangan setengah-setengah... Urusan kritik orang aja nomor satu, tapi disuruh berkarya malah payah...

X-Ryu D' Buzter Plozz said...

dsar Sugibam,,,,

mntep kn nweh Blog yg gw ksih tw k'lw,,,

ckckkckckckckc,,,,

Ahmad said...

@Yoichi & Enigma :)
kang Dipta udah bahas (lebih dulu) di http://dipta-jurnal.net
serupa tapi tak sama :D

tapi Kang Enigma kasih source nya, suatu nilai pluzzz... keep posting yaa

hakam said...

perasaan tuh buku kalo hoax kok buatnya niat banget ya sampe 200 halamn lebih ada ilustrasi pula dibuat 100 halam juga bisa laku 50,000 dolar

Anonymous said...

Om Enigma. Nice Post. saya harap dapat posting info misterinya lebih banyak lagi.^^
soalnya uda semua yang di baca. adu2 jadi gak sabar.trims!!

uprit said...

Gilaaa.. asli saya ngefans banget sama blog ini! hahahaha.. beneran, paling enggak, 3 hari skali kalau lagi suntuk di kantor, saya buka2 blog ini malah dapet "pencerahan" dan kadang terkagum2 melihat gaya bahasa :) Nice Mr. Enigma! :)

Anonymous said...

Wauw.. Kerennnnzzzz..
ditunggu update-annya ya.. ^^

emiro said...

keren,kalo bisa bang enigma bahas nicholas flamel kayak kata anonymous diatas.

Yukichan said...

aaaaaa!!

gw yakin itu bukan HOAX >.<

gw bakal nunggu berita dari Voynichologist tentang apdetian ni manuscript..

kalo perlu ntar gw yang pecahin dah..wakakaka *penasaran abis!*

itu kagak bisa diraba artinya dari gambarnya yak?

Anonymous said...

hehehehe...uang, uang dan uang, apapun akan dilakukan demi uang.....money talk and bullshit walks

Anonymous said...

Wah makasih mas Enigma udah penuhi request saya tentang naskah Voynich!!! masih ingat juga rupanya hehehehe

budi said...

jadi misteri ini blum terpecahkan...bukti2 ttg hoaxnya jg ga kuat...

DJ Marc said...

Thanks untuk usaha anda menampilkan isi blog yang sangat relevan dan keren.Dan yang lebih saya suka, anda sangat netral dalam mengungkap suatu fakta :) keep on doing the good work!

tigor buseng said...

kok endingnya membingungkan...? namanya juga blog misteri...iya nggak bos enigma..., btw nama enigma diambil dari band thn 90an ya?

tigor buseng said...

ooo...gt,soalnya bola mata bung enigma mirip dengan vokalisnya...tak kirain ngefans

Anonymous said...

wa yakin itu bukan HOAX... tpi emg kenyataan emg ada herbal2 kyk gtu....

mungkin aja tuh Herbal2 yg di gambar2 itu dah punah mungkin aja pas jaman nabi noah... kan katanya perahu nuh bahan kapal nya di buat pake kayu yg gede2 tpi dah punah punya... pasti herbal2 itu ada pas di jaman noah dan akhirnya bencana besar melanda pda ancur kan dunia.... di mulai lagi dari awal.

Armageddon said...

qokedy qokedy dal qokedy qokedy...Mr. Rugg pasti belum pernah liat japa mantra orang kita jaman dulu dan masih dilestarikan orang2 tertentu. Yach... kayak mantra2 orang jawa kebanyakan pengulangan kayak gitu; jadi wajar saja kalau ditemukan dlm bhs manusia. Gw yakin it's not a hoaxxxx

hakam said...

apa nama asli enigma adalah enigma, oh ya enigma kayak salah satu hero di game dota juga

nando said...

mas bisa kumpulin info2 mengenai bahasa di dunia..kalo bisa kita pelajarin gitu....

bliyanbayem said...

pernah dengar tentang yang satu ini.... semoga cepet bisa terbaca ya!! salam kenal....

Sony said...

"Tanyakan saja dgn setan atau jin, mereka pasti tau arti tulisan tersebut, kalau bisa menerjemahkannya, pasti jadi orang terkenal.. Kwokwokwokwok.."

ki joko error said...

"..qokedy qokedy dal qokedy qokedy.."

artinye "..kodel kodel tekodel kodel.."

heheheh ane setuju ini cuma hoax buat nyari duit

Anonymous said...

tulisan'y rapi amad y,mpe smpt mikir kLo dibikin pake mesin tik,wkwkwkwkwkwwkwk..

zero said...

saya kira bukan hoax karena,,ada beberapa perkumpulan tertentu,yang membuat kode dan sandi2 alfabtis seperti itu,,perlu digali lebih dalam

Anonymous said...

buku itu mgkin catatan alien yg ketinggalan waktu menyelidiki bumi...mungkin aliennya ceroboh...sma aja kyk manusia yg suka ketinggalan barang2 berharganya..:")

Lica Lawliet said...

tulisannya cakep! gambarnya juga bagus.... yg bikin, pasti berjiwa seni yg besar deh.... hehehehe :P

chezm0th said...

ane setuju pendapat
Pada tahun 1921, seorang profesor filsafat dari Universitas Pennsylvania bernama Willaim R Newbold mengklaim bahwa di setiap karakter yang terdapat di dalam manuskrip Voynich ada goresan pena yang sangat halus yang hanya bisa dilihat dengan kaca pembesar dan membentuk huruf-huruf Yunani kuno.

terus,semua kalimatnya di buat terbalik

haha

pepoez_koplo said...

kalau ini hoax.
berarti harusnya kode ini dapat di pecahkan pada bagian2 tertentu.
tp jika smuanya hanya bertuliskan hal yang tak relevan maka kita harus berpikir 3-5x melabeli ini sbagai hoax..

jumlah pemakaian kinerja otak menurun 0.01% tiap tahunnya.
karena kita di bubuhi oleh bahan2 kimia dan polusi,
itu menjelaskan knp orang jaman dahulu dapat menciptakan karya yg agung dan bahkan ad yg di labeli sebagai keajaiban dunia. padahal kita tak tahu sapa yg membuat.
ntar klo gy pembuat -keajaiban dunia- marah gmn?
sperti hal nya buku ini. jika dilabeli -hoax- lalu jika suatu saat bisa di pecahkan olh keturunan -pembuat- apakah tidak malu mereka.

dajone love said...

terima kasih Sir ENIGMA untuk ilmu pengetahuan, logis dan ilmiah ! tolong berita yang baru dimuat dong... trims

wismaem said...

bung enigma , coba cek blog ini dong
http://inmystery.blogspot.com/2010/04/misteri-manuskrip-voynich-terpecahkan.html

sama persis dengan blog anda.
tolong konfirmasi

enigma said...

Blog itu mengkopi paste tulisan itu dari blog enigma. Kalau kamu baca isinya, semua tulisan di blog itu adalah hasil kopi paste dari blog-blog lain.

Apakah Arti Sebuah Kehidupan said...

qokedy qokedy dal qokedy qokedy, jadi teringat kalo saya pas lagi ngetik cepat secara ngawur, padahal penginnya ga ada pengulangan tapi setelah dibaca emang banyak kemiripan ditulisannya.

Untuk masalah keseriusan dalam membuat hoax tidak ada batasannya. Contohnya Crop Circle beberapa ada yg sudah diakui ada yg membuatnya. Jika pendaratan di bulan bisa dianggap hoax berarti itu termasuk Hoax terbesar sepanjang sejarah. Jadi pengin request hoax2 terbesar sepanjang sejarah manusia. Kalo ada waktu cariin ya?

Anonymous said...

Wah.... Blog yg luar biasa....
banyak hal yg asyik untuk disimak di blog ini. Salah satunya adalah tentang manuskrip ini.
Sepertinya Anda adalah org yg benar2 mengerti sastra atau mungkin bahkan Anda sebenarnya adalah seorg penulis novel. Tutur kata dalam tulisan Anda benar2 bisa membawa imajinasi pembaca emnjadi benar2 berada pada kejadian tipa misteri itu terjadi.
Salut untuk Anda....

Seorang Novelis sejati....

Anonymous said...

walaupun itu mngkin "hoax", saya yakin yg nulis orang cerdas(walaupun iseng),dan butuh duit.
klo di bilang kepe2t butuh duit, kyaknya engga. tulisannya rapih gambarnya rapi.trus halamannya banyak. klo bener2 orng yg kepe2t, harusnya tulisannya ambrul adul (kyak kita ngebut nulis ringkasan yg besoknya harus di nilai sma gru). itu bisa
di liat dari gambar ke gambar, atau tulisan yg membuat kita "sebelumnya" yakin itu adalah misteri yg belom terpecahkan.
gambar pada tahun segitu,masih bisa di bilang bagus dan benar2 gambar ilmu sains, bukan hanya untuk mengarang suatu kata yg diulang 4 kali.
sya tau kenapa para Voynichologist agak ga terima klo manuskrip Voynich di blng rekayasa,
mereka fikir, karena seseorang / ribuan orng ga bisa memecahkan misteri, maka misteri itu di bilang rekayasa.
kyak maen game masak di komp.,trus kalah terus "wah sialan,wah komp.nya error nih!" begitu juga dngan bahasa, kyak jangn main2 dan janga main2...! di ulang 4x(walau kedengerannya aneh) tpi msih bisa di gunakan kan?
maaf ak ga terlalu bgus ngsih commentnya, aku orang awam bang E :D

-matahari-

Anonymous said...

RT gan,hehehehehe
tapi kayaknya kerapihan bukan masalah deh... sekarang kan yang kita bahas dugaan bahwa penulisnya alchemyst gitu... ngga terlalu suspicious apa,rajin amat dia bikin manuscript cuman buat duit,sedangkan alchemyst kan ya umumnya tekhnik terkenalnya ngubah batu jadi emas... bisa aja itu isinya mantra atau petunjuk alchemy atau semacamnya.kalo dibuat untuk duit,artinya dijual,yang mau beli mahal tanpa tau kualitas nya,karena belom terpecahkan,kan cuma kalo orang itu tau dia alchemyst hebat,dan kalo iya dia hebat,berarti berarti punya skill,ngga mungkin miskin.terus ada yang menarik juga deh. tumbuhan dan wanita keduanya sumber kehidupan. ya,kalo tumbuhan kan pasti dibutuhin lah,wanita juga,soalnya kalo di genetika kan kalo ada kecacatan sehingga ngga dapet kromosom x bakal mati,kromosomnya wanita. tapi apa hubungannya sama astrologi? sorry,cuman nyambung nyambungin doang,heheehhehe

Anonymous said...

wah lukisan wanita telanjangnya mana nih...ko ga ada potonya...hwhwhwhw

Anonymous said...

"Rugg bahkan berani menyimpulkan bahwa manuskrip ini dibuat oleh seorang alchemist Inggris bernama Edward Kelley"
jadi inget edward elric fullmetal alchemist....

Linus Tua said...

@ Broer Enigma: link gambarnya ada yang sudah rusak..
@-matahari- : se7

Punched tape computer juga dibilang hoax kalo ga bs bacanya. :D

dalam manuskrip ini, ada lembaran yang hilang yaitu lembar ke :
12,
59,60,61,62,63,64
74,
91,92,97,98,
109,110
[apakah ada semacam "pola" di sini?]

kalau masih penasaran,
manuskrip ini bisa dilihat di:
Voynich information browser.
VIB - Version 0.4
http://voynich.freie-literatur.de/index.php
[tapi image hitam-putih]

Wisata Lombok said...

sungguh luar biasa.. yang luar biasa adalah analisa dari owner blog ini ... dua jempol

Anonymous said...

kalo saya orang cerdas yang sedang membuat sebuah buku hoax untuk tujuan uang, paling tidak saya akan memasukkan beberapa pemikiran saya tentang kehidupan, dunia, dan segala sesuatu yang ada di dalamnya dari sudut pandang saya, meskipun sesedikit apapun itu. Dg harapan kelak ada yang mampu mecahkan dan menyadarinya sehingga pemikiran saya tersambung kemasa yang akan datang. Tinggal seberapa jauh saya ingin menyampaikan pesan tersebut. Jika saya hidup di abad 15 dan saya ingin menyampaikan pesan itu ke abad 30 maka saya cukup menciptakan sebuah kode rumit yang diperkirakan baru akan terpecahkan pada abad yang dituju tadi. Well, that's me.
Kenyataannya otak saya sedang2 saja..hhe..

Anonymous said...

bukannya terakhir emang udah terpecahkan ya?berisi resep2 obat beserta gambaran tumbuhan yang dipakai untuk obat

Anonymous said...

Kalo menurut saya sih,buku itu mungkin juga buatan alien, karena tanaman diatas saya tidak pernah liat sebelumnya.

Thomas Gilang said...

Kayaknya gue sependapat sama Rugg kayanya itu tuh hanya karya seni yang fungsinya sama seperti lukisan.Dan kalaupun buku itu punya rahasia tapi di tujukan untuk siapa ?Dan kenapa rahasia itu di tulis di buka.
Atau jangan jangan itu diary lagi

Anonymous said...

karena tidak bisa memecahkan , makanya disebut HOAX , padahal itu adalah ketidakmampuan dari orang yang berusaha memecahkan manuskrip tersebut. Agar tidak terlihat bahwa dia tidak mampu , makanya HOAX adalah pilihan utama untuk melindungi eksistensi .

sarasita nurani said...

Buku voynich itu tentang illuminati, isinya kode kode tentang illuminati dan penulisnya itu cuma disuruh sama org2 yg udh nganut illuminati di jaman dulu terus dia di tangkep sm musuh2 illuminatinya itu, ga percaya? Baca aja link ini http://armageddonconspiracy.co.uk/The-Illuminati(903482).htm
Disitu di bahas kok,

Post a Comment