Saturday, June 27, 2009

Misteri peristiwa ledakan Tunguska terungkap !

Pada tahun 1908, sebuah ledakan misterius yang 1.000 kali lebih kuat dari bom atom Hiroshima menghantam sebuah hutan di wilayah Tunguska, Siberia, dan menghanguskan 80 juta batang pohon seluas 830 mil persegi. Ledakan ini disebut dengan peristiwa Tunguska. Beberapa teori dimunculkan mengenai penyebab pasti ledakan tersebut. Ada yang menyebut jatuhnya sebuah UFO, ada yang menyebut sebuah lubang hitam mini, yang lain menyebut antimatter dan yang lebih spektakuler menyatakan ledakan itu adalah hasil percobaan ahli fisika Nikola Tesla yang gagal.

Namun pada 24 Juni 2009 kemarin, American Geophysical Union menerbitkan sebuah publikasi pada jurnal Geophysical Research Letter yang menyatakan bahwa ledakan itu diakibatkan oleh sebuah komet.




Teori ini muncul setelah para peneliti menghubungkan antara fenomena pembuangan asap pada pesawat antariksa NASA dengan peristiwa tunguska. Setelah pesawat antariksa NASA melepas asap buangan, muncul sebuah awan aneh yang bercahaya terang pada malam hari sehari setelah peristiwa itu, awan itu sering disebut awan noctilucent. Awan yang sama juga terlihat sehari setelah peristiwa Tunguska. Awan noctilucent adalah awan yang terbentuk akibat partikel es dan hanya terbentuk di ketinggian langit yang tinggi serta di temperatur yang luar biasa dingin.

"Hal ini seperti mengumpulkan petunjuk-petunjuk yang berserakan dari misteri pembunuhan berumur 100 tahun," Kata Michael Kelley, seorang profesor dari univeristas Cornell yang memimpin riset ini. "Bukti-bukti yang ada cukup jelas menunjukkan bahwa bumi ditabrak oleh sebuah komet pada tahun 1908."

Para peneliti merujuk kepada sejumlah besar uap air yang tersembur ke atmosfer oleh nukleus es dari komet dengan rupa tiang melingkar dengan membawa energi yang luar biasa. Proses ini disebut turbulensi dua dimensi. Hal inilah yang menyebabkan awan noctilucent terbentuk sehari sesudahnya.

Peristiwa pelepasan asap buang pada pesawat antariksa mengakibatkan sebuah efek yang menyerupai peristiwa jatuhnya sebuah komet. Sebuah pesawat antariksa melepaskan 300 metrik ton uap air ke atmosfer bumi, dan partikel air yang dilepas mengembara ke arah arktik dan antartika dimana mereka membentuk sebuah awan setelah berhenti di mesosfer.

Prof. Kelley dan rekan-rekannya menyaksikan awan tersebut terbentuk beberapa hari setelah pesawat antariksa Endeavour (STS-118) diluncurkan pada tanggal 8 Agustus 2007. Awan yang sama juga terlihat ketika pesawat yang sama diluncurkan pada tahun 1997 dan 2003.

Mengikuti ledakan 1908, yang dikenal sebagai peristiwa Tunguska, langit Eropa terang benderang selama beberapa hari hingga sejauh 3.000 mil. Prof Kelley yang menyelidiki laporan dari para saksi mata setelah ledakan itu segera menyimpulkan bahwa langit yang terang benderang itu pastilah awan noctilucent.

Sebelumnya, para ilmuwan mengusulkan teori bahwa ledakan itu diakibatkan oleh sebuah meteor. Namun penyelidikan yang seksama terhadap lokasi ledakan tidak menunjukkan adanya sebuah kawah atau batu meteor yang tersisa. Sebaliknya, sebuah komet umumnya hanya terdiri dari partikel es dan debu yang segera menguap ke udara ketika komet itu menghantam Bumi. Ini sebabnya kenapa para peneliti tidak bisa menemukan satupun bukti penyebab ledakan tersebut.

Memang teori bahwa ledakan Tunguska diakibatkan oleh sebuah komet telah lama dikemukakan. Namun baru kali ini mendapat peneguhan dengan bukti yang meyakinkan.

(astronomyhistory.com)

Share on Facebook
Bookmark and Share

Perhatian ! Boleh Copy paste, tapi kalau anda tidak keberatan mohon cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini.
Comment Page :

14 comments:

Anonymous said...

kereeen,.lanjutkan gan,.,.heheh,.,menarik nih bos,.,.hahaha,.gw suka bg artikel gni'an,.,

Blog Piala Kemenangan said...

Yup,pokoknya tak tunggu harut dan marutnya,oya,menurut beberapa artikel yang pernah saya baca,ada kemungkinan di jaman dahulu sudah ada peradaban yang lebih canggih daripada kita,buktinya,konstruksi pada pyramid,atlantis,kalender maya dll sudah terlihat sangat canggih dan maju,yang jadi pertanyaan,apakah peradaban itu maju dengan sendirinya,ataukah peradaban tersebut di bawa oleh orang dari masa depan ke masa itu?arti lugasnya adalah orang dari masa depan datang kemudian mengajarkan tehnologi?lenyapnya bangsa maya dan atlantispun juga meninggalkan pertanyaan,karena bencana ataukah memang sengaja di musnahkan demi keseimbangan alam semesta,serta demi kelangsungan generasi berikutnya?ada pepatah mengatakan,"biarlah peradaban sendiri yang menemukan keajaiban,agar harmoni alam tidak terganggu",saya pernah mendengar ada seseorang yang bertemu dengan orang lain yang sangat mirip sekali dengan dirinya,hanya saja lebih tua,namun saya lupa link nya,menurut artikel tersebut,ada kemungkinan orang tua tersebut adalah dirinya sendiri yang datang dari masa depan,ada sebuah pitutur kuno yang intinya berkata,ruang dan waktu hanyalah ilusi,alias fatamorgana,jadi di alam sana,ruang dan waktu sama sekali tidak ada gunanya,dan kemungkinan ada seseorang yang saat ini mampu menembus batas ruang dan waktu tersebut,mungkin dengan alat yang terlampau canggih,atau keajaiban supranatural,anda pasti pernah membaca tentang worm hole bukan?salah satu teorinya mengatakan bahwa worm hole bisa menembus ruang dan waktu,anda juga pasti ngerti tentang ilmu sorog,yaitu ilmu kejawen untuk melihat masa depan maupun masa lalu,itu juga sebagai bukti bahwa ruang dan waktu bisa di permainkan dalam artian di tembus,tolong posting artikel tentang misteri tsb ya...saya sangat penasaran,namun belum ada satu artikelpun yang saya anggap memuaskan keingin tahuan saya terimakasih

Anonymous said...

om enigma tolong donk bahas piramid dari mesir .... ya ya ya

Anonymous said...

komet y.. hmmm... tapi qo waktu ledakan penduduk d sekitarnya kena penyakit radiasi y?? ++ledakan d tunguska ini sama persis loh dengan ledakan d nagasaki.. persis.. sumber 100 MISTERI TERBESAR... y siapa yg tau sih hal2 bginian, lagian belum tentu riset merka tentang komet itu benar kan,

Anonymous said...

nah looh... jadi meteor itu ancur dong pass nabraknya??? jadinya gak ada bentuk lagi...

reactivator said...

kalo saya sendiri masih percaya bahwa peristiwa tersebut akibat uji coba penemuannya Nikola Tesla. bung enigma, uji cobanya tidak gagal! hanya meleset dari target yg ditentukan.

untuk cerita serunya silahkan baca di sini:
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1601397

bagi saya teknologi ciptaan Nikola Tesla itu benar2 canggih di jamannya, cobalah lihat video ini:
http://www.newvisionsociety.com/videos/genius.wmv (48Mb)

Thanks. :)

Anonymous said...

wah kalau begitu tunguska terjadi akibat ulah tesla dong?.

Anonymous said...

di NatGeo bilang itu gara2 meteor. meteornya ga sampe nabrak permukaan bumi, karena tekanan dan sebagainya pas meteornya lagi meluncur ke bumi, si meteor itu meledak duluan

CMIIW

Dj eCho said...

Bagaimanapun caranya manusia... semua terinspirasi oleh peristiwa Isra Miraj.. menembus waktu 7 Dimensi alam oleh Nabi Muhammad. Dan semua itu tidak terlepas dari kekuatan dan izin dari Tuhan. Manusia hanya berdalih bagaimana caranya untuk melunturkan/membohongi diri tentang ilmu/ajaran dari Tuhan... dengan Hoax2-an manusia membuat2 sesuatu seakan sehebat Tuhan. Harusnya kita sebagai manusia sadar... segala kerusakan di muka bumi ini adalah ulah dari manusia, dengan eksperimen2 yang merusak alam. Alam bumi = Tempat tinggal manusia, Merusak bumi = Membunuh Manusia.

Anonymous said...

dosanya Tesla (penjahat terbesar abad ini). Tuhan selalu berbaik hati memberikan energi yg melimpah, tapi ada aja manusia yang salah memanfaatkannya.

Soal bisa tidaknya energi listrik berbuat sejauh itu, baca teori dasar ilmiah yang tidak pernah diajarkan secara resmi, salah satunya Quest for Zero Point Energy - Engineering Principles for Free Energy karangan Moray B. King

Post a Comment