Monday, November 29, 2010

Adakah hubungan telepatik antara hewan peliharaan dengan pemiliknya - Kisah Jaytee dan Pamela Smart

Orang-orang mengatakan kalau anjing adalah sahabat terbaik manusia. Pandangan ini mungkin benar bagi Jaytee, seekor anjing terrier campuran, dan majikannya yang bernama Pamela Smart. Entah bagaimana mulanya, seakan-akan ada hubungan telepatik yang tercipta diantara keduanya.


Jaytee tinggal di Romsbottom, Manchester, Inggris, bersama pemiliknya Pamela Smart di sebuah apartemen di lantai dasar, persis di sebelah apartemen orang tua Pam.

Pam mulai mengadopsi anjing itu pada tahun 1989 ketika Jaytee masih bayi. Sejak saat itu keduanya menjadi sahabat yang tidak terpisahkan.

Pada tahun 1991, ketika Pam masih bekerja sebagai sekretaris di sebuah sekolah di Manchester, ia selalu menitipkan Jaytee kepada kedua orangtuanya ketika ia pergi bekerja.

Dan kisah Jaytee yang luar biasa ini pun dimulai.

Tidak berapa lama kemudian, kedua orang tua Pam mulai menyadari kalau Jaytee selalu pergi ke jendela setiap pukul 16.30, jam saat Pam mulai pulang kantor. Jaytee akan duduk dengan tenang di depan jendela hingga Pam tiba sekitar 45 menit kemudian. Ketika Pam terlihat di depan apartemen, Jaytee akan segera berlari menyambutnya sambil menggoyang-goyangkan ekornya dengan gembira. Perbuatan ini dilakukannya setiap Pam pulang bekerja.

Karena Pam bekerja dengan jam-jam yang rutin, kedua orangtuanya beranggapan kalau apa yang dilakukan Jaytee adalah hal yang biasa. Mungkin Jaytee mengingat dengan baik jam saat Pam selesai bekerja.

Pada tahun 1994, Pam tidak lagi bekerja di sekolah itu. Sekarang ia tidak lagi memiliki jadwal pulang yang teratur. Anehnya, kedua orangtuanya menemukan kalau Jaytee masih bisa mengetahui jam kepulangan Pam dengan akurat.

Biasanya Jaytee akan segera berlari ke jendela pada saat yang sama ketika Pam memutuskan untuk pulang, bukan ketika Pam sudah di tiba di dekat Apartemen.

Memang Jaytee juga biasa mendatangi jendela, namun umumnya hanya sebentar-sebentar. Ketika saatnya Pam hendak pulang ke apartemen, Jaytee duduk lebih lama hingga Pam tiba.

Perilaku ini menunjukkan seakan-akan Jaytee memiliki koneksi dengan pikiran Pam, dengan kata lain, hubungan telepatik.

Kemudian keluarga Smart memutuskan untuk mengadakan penyelidikan yang lebih serius. Lalu, mereka menghubungi seorang peneliti perilaku hewan bernama Dr. Rupert Sheldrake.

Dr.Sheldrake memiliki gelar Phd dalam bidang biokimia dari Universitas Cambridge. Ia juga anggota dari Royal Society.

Dr. Sheldrake yang memang telah lama mempelajari mengenai hubungan telepatik hewan mulai mengadakan lebih dari 100 eksperimen terhadap Jaytee. Ia memasang video kamera di berbagai tempat untuk merekam perilaku Jaytee sehari-hari. Ia juga merekam area yang terlihat dari jendela tempat Jaytee biasa menunggu untuk memeriksa apakah Jaytee benar-benar menunggu Pam atau hanya duduk di jendela karena bereaksi terhadap suara mobil yang lewat.

Ia juga mengubah-ubah jadwal kepulangan Pam dan memintanya untuk menggunakan alat transportasi yang berbeda-beda, seperti dengan taksi, sepeda, atau kereta.

Dalam eskperimen-eksperimen ini, Ia menemukan kalau Jaytee mampu mengantisipasi kepulangan Pam dengan akurasi hingga 85 persen. Bagi Dr. Sheldrake, eksperimen ini membuktikan apa yang telah lama dipercayainya, yaitu dengan suatu cara, hewan peliharaan bisa mengembangkan hubungan telepatik yang kuat dengan majikannya. Kemampuan seperti ini masih belum bisa dijelaskan dengan sains.

Kisah Jaytee kemudian menjadi sangat terkenal ketika salah satu stasiun televisi Austria membuat film dokumenter mengenainya dan menayangkannya ke seluruh dunia.

Menurut Dr. Sheldrake, jika seekor hewan bisa memiliki hubungan telepatik dengan pemiliknya, ada kemungkinan kalau di antara hewan-hewan itu sendiri juga memiliki hubungan telepatik. Pengetahuan mengenai hal ini akan sangat bermanfaat bagi para naturalis dalam memperlajari perilaku hewan di alam liar.

(Ilustrasi)

Namun, peneliti lain lebih skeptis. Richard Wiseman dari universitas Hertfordshire yang diundang Dr. Sheldrake untuk ikut meneliti kemampuan Jaytee menganggap kalau perilaku Jaytee sama sekali tidak menunjukkan adanya hubungan telepatik dengan Pam.

Menurutnya, Jaytee memang biasa mendatangi jendela itu ketika mendengar suara kucing atau mobil yang lewat.
"Pada waktu-waktu yang acak ketika Pam pulang ke rumah, memang anjing itu duduk di depan jendela. Namun ketika kami memutar ulang film itu, kami menemukan kalau anjing itu memang secara teratur mendatangi jendela itu. Bahkan, malah menjadi aneh kalau saat Pam pulang dan anjing itu tidak ada di depan jendela."
Wiseman percaya kalau keluarga Smart mengalami bias dalam berpikir, atau dalam bahasa psikologinya "Confirmation Bias". Maksudnya adalah seseorang akan lebih condong untuk mengenali atau bahkan mencari peristiwa yang mendukung kepercayaan mereka dan mengabaikan peristiwa yang tidak sesuai dengan kepercayaan itu. Pendapat ini serupa dengan para pendapat para skeptis lainnya.

Namun, Dr.Sheldrake bertahan pada pendapatnya. Menurutnya, kemampuan telepatik pada hewan sesungguhnya bukan sesuatu yang aneh.
Ia mengatakan kalau kita bisa menemukan kemampuan telepatik ini muncul dalam keseharian para hewan peliharaan. Misalnya seekor anjing atau kucing yang tiba-tiba menjadi senang ketika mengetahui majikannya akan pulang atau seekor kucing yang segera menghilang ketika tahu hendak diajak ke dokter hewan.

Para pemilik hewan peliharaan pun mengetahui dengan persis mengenai hal ini. Menurut sebuah survey yang dilakukan di Inggris terhadap pemilik hewan peliharaan, paling tidak 48 persen pemilik anjing dan 33 persen pemilik kucing mengatakan kalau hewan peliharaan mereka berespon terhadap pemikiran mereka yang tidak terucapkan.

Dr.Sheldrake menceritakan mengenai salah seorang rekannya, Profesor di universitas California di Berkeley, yang juga punya pengalaman dengan hewan peliharaannya.
"Ketika telepon berdering di rumah, istrinya akan langsung mengetahui kalau yang menelepon adalah suaminya karena Whiskins, kucing mereka, akan segera bergegas menuju ke telepon dan menarik pegangannya. Seringkali ia berhasil menariknya sehingga suara meongnya bisa terdengar dengan jelas di ujung telepon. Jika orang lain yang menelepon, Whiskins tidak akan menggubrisnya."
Dalam kasus yang lain, Sheldrake menceritakan mengenai hewan-hewan pada masa perang dunia II yang bisa merasakan datangnya serangan udara bahkan ketika suara pesawat musuh masih belum terdengar.

Jadi, apakah seekor hewan peliharaan memiliki hubungan telepatik dengan pemiliknya?

Mungkin hanya kalian yang memiliki hewan peliharaan yang bisa mengetahuinya.

Bagi Jaytee sendiri, ia tidak mengerti dengan perdebatan sains yang sedang terjadi. ia juga tidak peduli dengan apa yang dikatakan oleh Richard Wiseman dan para skeptis lainnya. Dan pastilah ia juga tidak menginginkan gelar sebagai anjing paranormal terhebat di dunia.

Pam dan Jaytee
Satu-satunya yang diinginkannya hanyalah melihat sahabatnya Pamela pulang ke apartemen setiap hari. Dan baginya itu sudah lebih dari cukup.

Baca juga:
Oscar - kucing yang berhasil mendeteksi 50 kematian dengan akurat.
Twin Connection - adakah hubungan telepatik di antara saudara kembar?

(Sheldrake.org, ru.org, opensourcescience.com)

Share on Facebook
Bookmark and Share

Perhatian ! Boleh Copy paste, tapi kalau anda tidak keberatan mohon cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini.
Comment Page :

66 comments:

a.waHyu.s said...

wah mngkn sja tu bnr..
Saya dgn kcng sayapun srng bgtu..
Entah tu insting hwan atw memank telepati..
Tpi yg pzty hwan2 pliharaan bsa mrasakn ssuatu yg da hbngn'a dgn mjikan'a..

a.waHyu.s

princess said...

Stupid Wise Man!
Hal-hal kayak gini emang nggak bisa dijelasin. tapi bisa dirasakan. Semua yang punya hewan juga tau kalau hewan tuh punya perasaan yang peka. Bukan cuma bisa merasakan bahaya, mereka juga bisa merasakan perubahan suasana hati.

yovi avianto said...

Bang E, apakah anjing juga memiliki gelombang otak seperti manusia? Lalu apakah otak anjing itu terbagi menjadi 2 otak seperti manusia? Karena kalau telepati kan biasanya berhubungan dengan otak kanan..

Mohon penjelasannya bang E

Terima kasih

arashita apsari said...

anjing yg kayak gini ada lho, di jepang. namanya Hachiko, anjing akita, tapi udah meninggal. Malah ada filmnya...

dia setia nungguin majikannya pulang, padahal majikannya udah meninggal! dan hal itu terus berlangsung sampai 9 tahun! bayanin aja gimana setianya anjing itu... :')

PHENOMENA said...

Saya percaya kalau seeprti itu emang ada..hehe..krn saya sendiripun pernah mengetahuinya (mengalaminya) dengan hewan peliharaan saya

Anonymous said...

saya pun punya anjing di rumah dan memang dia seperti mengetahui "pikiran yang tidak terucapkan" seperti yang ditulis bang Enigma diatas ^^
dan foto antara Pam sama Jaytee itu so sweet banget yaa :)

enigma said...

@yovi: semua mamalia, termasuk anjing kurang lebih memiliki struktur otak yang sama dengan otak manusia.

Anonymous said...

Ardana in bali:

betul bro,anjing lebih peka dalam hal insting. Apalagi kalau kita merawat mereka dan memperhatikannya dgn baik.kenapa postingan saya yg pertama da muncul ya bro?

ito said...

ini hanya pada anjing atau pada semua hewan yang bisa dipelahara mas ? hehe

enigma said...

@Ito: semua hewan seharusnya. namun kan yang dipelihara kebanyakan anjing atau kucing. Saya tidak tahu apakah ular atau iguana peliharaan bisa memiliki hubungan telepatik spt ini atau tidak. haha.
Tapi, kalau bicara soal kemampuan paranormal, di website Sheldrake ada ditulis mengenai burung nuri yang dianggapnya juga memiliki kemampuan seperti ini.

the masked cat said...

Saya rasa, kalau memang terbukti manusia memiliki kemampuan telepatik, maka hewan pun layak memilikinya. Hanya saja, seperti pada manusia, tidak semua hewan yang punya. Hanya hewan yang lebih peka dan memiliki keterikatan yang kuat dengan pemiliknya.
Entah benar atau salah, yang jelas telepatik ini (atau sekedar bias) akan semakin meningkatkan rasa sayang pemilik terhadap hewan peliharaannya.

Hendra said...

Itulah hebat & indahnya makhluk hidup... kalau segala sesuatunya bisa dijelaskan dg logika betapa tidak menariknya dunia ini....
keep on posting, Mr E...

vahn saryu said...

Kalau menurut saya, hubungan seperti itu memang ada, apalagi jika hewan tersebut dipelihara sejak kecil...
Insting hewan memang kuat ya, coba baca di blog Phenomena, ada tuh tentang postingan insting hewan

Anonymous said...

hubungan telepatik itu bernama "kasih sayang yang tulus..."

uh...kangen my late Nuno... i still love u sooooo much my dear cat!!! huhuhuhu.... oot dikit nih, kucingku itu bisa main lempar tangkep frisbee/boneka kayak dogi...hahaha...


Ms. Terry

DEKJAL said...

Saya juga pernah punya pengalaman seperti ini. Dulu waktu SMP Anjing saya sering kali tau waktu saya pulang mengaji, padahal jadwal pulang ngaji saya tidak tentu, antara jam 9 s/d jam 11 malam, tergantung moodnya Pak Ustad :-).
Padahal jarak mushalla dengan rumah saya tu sktr 700 meter & Anjingku itu selalu jemput tepat saat kami selesai ngaji.

Aku jg gak tau itu apa karena hubungan Telepatik, Indera penciuman atau Indera pendengarannya yg tajam.

Ras apa juga gak atau, tp kakinya pendek & berbulu putih lebat seperti awan sampai hampir kena tanah. Makanya aku beri nama si Awan. Tp sayang, dia kelindas mobil saat nyeberang jalan waktu jemput aku. RIP... :-(

cale said...

itulah yg membuat saya percaya pada kemampuan Aktivasi Otak tengah.

Anonymous said...

hubungan telepatik binatang peliharaan dengan majikannya itu mungkin saja benar dan mungkin saja salah,,, tapi yang jelas, manusia tidak tau semua kelebihan yang dimiliki oleh seekor binatang ,,,
setiap makhluk yang ada di bumi ini memiliki kelebihannya masing-masing,,,!
,,,,yusuf,,,,

Dön said...

hachiko ga bisa disamain dgn kisah ini bro/sis
hachiko ga punya telepati, buktinya dia ga tau kl pemiliknya udah koit, dia cm py "kesetiaan"
tp ane percaya ama kisah jaytee n pam, kl hewan punya telepati, dasar Richard Wiseman aja yg ga punya hewan peliharaan :-p
*nice artikel enigma, ty :)

rizells said...

pertama kali posting disini,
saya pernah nonton acara tv di jepang tentang anjing dan perilaku anjingnya itu mirip dengan jaytee,,di rumahnya juga dipasang kamera biar tau gerak geriknya.

ketika si majikan pergi kerja tu anjing tetep nunggu duduk di koridor pintu depan rumah (istilah jepangnya genkan, saya kurang tau istilah indo nya) sampe majikannya nyampe di kantor, begitu tu majikan sampe kantor baru anjingnya jalan2, sama juga pas pulang, si anjing nunggu lagi pas majikannya jalan dari kantor sampe rumahnya, dan hebatnya walau tu majikan mampir dulu ke bar si anjing bisa tau juga, pokoke tu anjing nungguin selama perjalanan majikannya dari dan ke rumah

Anonymous said...

kalo buka internet tapi ngga liat blog enigma rasanya ada yang kurang! :D

Anonymous said...

sy jg punya cerita. Sy pecinta kucing dan kebetulan keluarga sy tdk suka kucing. Jd ya.., sy ga bs plhra kcg. Tapi, tetangga sy ada pelihara kcg, dan sy dkt dgn kucing itu. Setiap pagi kcg itu msk dari dapur rmh sy, trus minta makan sm sy kkkkkk. Kcg itu lmyn pintar, karena cm sy ajar sebentar, lgsg ngerti kalo sy tepuk paha sy, dia lgsg naik ke paha sy. Uniknya, mama blg kalo kcg itu ga prnh kerumah kalo sy ga ada dirumah. Telepati? Ga tau de hheeheh
hoshiHime

Anonymous said...

btw, Mr E, skg rutin updet nya hehehehhe..., teruskan!
Umm, mr E ada plhr anjing ato kcg?? Tmbn posting yg ginian??
Sy pribadi sih merasa kalo bntg sprti anjing ato kucing memang lbh 'berperasaan', walo ga tau de, itu bs disebut telepati ato tidak... Yg jelas keunikan itu jg membuat mereka smkn dicintai hehehh..., siapa ga seneng dpt plhraan kek gt..
HoshiHime

Unyil Kucing said...

wahhh... ikan koi saya kalo saya dateng malah pada kaburrrrrr... :p

Apakah Arti Sebuah Kehidupan said...

Kalo menurut saya itu lebih cenderung pada panca indera anjing yang sangat sensitif, seperti pada pendengaran atau penciumannya dan didukung oleh otak anjing yang tergolong lebih cerdas dari hewan peliharaan lainnya, makannya pada hewan peliharaan lain jarang dibahas kemampuan ini contohnya pada hewan reptil ataupun ikan. Hewan reptil memiliki indera yg baik tetapi otaknya tidak cerdas. Makannya jarang orang bisa melatih buaya atau ular apalagi ikan. Kalo lumba2 bukan tergolong ikan, tetapi mamalia sehinga mudah dilatih. Makannya belum ada sirkus yg mempertontonkan Ikan Hiu, ha ha ha...

ixan said...

kalo nggak salah telepati itu ada hubungannya sama frekuensi otak...

Anonymous said...

Sebenarnya peristiwa telepatik itu mungkin saja bisa terjadi... tapi saya lebih setuju bahwa ada conditional learning yang terjadi (istilah psikoginya). Mengapa anjing itu dapat bersikap menunggu seperti itu? karena telah dikondisikan, dimana dalam kasus ini kondisi pulangnya si majikan. Setuju juga dengan adanya pendapat confirmation bias, karena sesungguhnya peristiwa-peristiwa yang 'melenceng' atau 'tidak sesuai' dengan dugaan sementara menjadi dikesampingkan...

Perlu diketahui, bahwa hewan mamalia seperti anjing pada khususnya memiliki tingkat penciuman yang tajam. Anjing memiliki hampir 220 juta sel penciuman yang sensitif terhap bau sementara manusia hanya 5 juta. Begitupun dengan indera pendengarannya yang lebih unggul daripada manusia.

Just share ;)

-mia-

ripinus said...

bang E, kalo baca komen nya arashita apsari [nomor 6], tentang Hachiko, yang katanya setia nunggu tuannya padahal tuannya sudah meninggal, selama 9 tahun pula. nah bisa disimpulkan bahwa ajing nya itu "tidak bisa" mendeteksi bahwa tuannya sudah meninggal. gimana itu bang E ?

hehehehehehheheheheee

Anonymous said...

menurut saya sich anjing itu bisa tau kepulangan tuannya karena penciuman dari si anjing
tau kan kalo anjing itu mempunyai penciuman yang sangat tajam.. hohhohoho

AlterDiaz said...

bukan, bukan telepatik, tapi hubungan emosionalnya, dulu q punya 2 ekor angsa, yang q rawat sejak menetas pertama kali, setelah beberapa saat, 1 ekor diberikan ke orang lain. tinggal 1 ekor yang q rawat sejak kecil, makin lama, hubungan q dengan angsaq makin dekat, sama halnya dengan kisah di atas

enigma said...

@Dekjal: sungguh kisah yang luar biasa :)

@Hoshihime: Saya tidak memelihara kucing ataupun anjing.

@ripinus: benar sekali. bisa jadi hachiko tidak tahu kalau tuannya sudah meninggal. Tetapi bisa juga Hachiko sudah tahu, namun dia menunggu karena berharap adanya sebuah mukjizat.

Anonymous said...

jadi keinget alm.Miauw kucingku.. udah ilang seminggu, terus plg2 malah untuk say goodbye a.k.a mati..

ms. MilkyWay

Anonymous said...

dulu (waktu masih muda) keluarga kami sering plihara kucing. biasanya emang klakuan mereka macem2 dan spertinya mrk ngerti komunikasi dg manusia.

ada salah satu kucing yang lengket bgt sama nyokap. kalo nyokap keluar pasti ngikutin. kmana nyokap pergi pasti diikutin. bahkan sampai2 qt harus kunciin tuh kucing supaya gak ikut nyokap pergi. (kasihan)

biasanya doi (kucing tsb, red) tau kl nyokap mw ke pasar. jd doi cm nganter aja dket rumah tetangga. tp anehnya doi tau banget kapan nyokap mw pulang. padahal jadwal pulang nyokap dari pasar gak tetep.
jadi kl nyokap mw plg, doi dah nunggu tuh di rumah tetangga, skitar 5 s/d 10 menitlah sbelum nyokap sampe rumah.
biasanya nyokap slalu naik bajai dan doi gak pernah salah ngejar bajai yang bukan ditumpangi nyokap.
hee, mantaplah...

ada lagi kucing yg hobinya bangunin bokap-nyokap pagi hari. hampir setiap subuh, pasti doi naik ke tempat tidur ut bangunin bokap nyokap. dan kl pintu kamar di kunci doi meong2 sambil cakar2in pintu kamar.
lucu deh...

entah ngerti atau memang ada hubungan telepatik. yg pasti kejadian itu, dan artikel ini sungguh menarik.

-kodok bulan-

Anonymous said...

bro E
q jg punya ikan yang tiap kali aku deketin pasti langsung pada kumpul ngikutin kemana aku gerak ke arah samping kiri atau kanan akuarium
padahal kalau orang lain yang di rumah nyoba eh tuh ikan malah diem aja kayak gak ngrespon
apa kayak gtu termasuk telepati bro E???
Kayak tuh ikan bisa kenal sama aku gitu

(dta)

Kucing Maling Data said...

asem ... cma ke 50 .... um [E] teori Konspirasi na dund ... need bahan2 nih ...

Lica Lawliet said...

hyaaa~~
nanti, sy mau ngerawat dan ngajarin anjing biar bs kaya gitu jg ahh.. :D

btw, yg foto ilustrasi itu kelinci ya bro? >.<v

Anonymous said...

dari Tresna Asti

kereeeeennn..
kangen sama anjing saya..... T,T

Anonymous said...

bung enigma tolong bahas masalah alien hand syndrome dong, masih penasaran nih

endang said...

saya sangat percaya hubungan telepatik antara hewan peliharaan dan pemiliknya, Dulu kucing saya meymey pun begitu. setiap pulang kuliah, dia selalu menunggu di depan pntu. atw ketika saya baru sampai depan pintu, dia sudah berlari2 mendekati saya dan lsg minta pangku/gendong. Sayang meymey mati beberapa jam setelah sya pulang berlibur dr batam selama 2 bulan, pdhal dia sehat2 sja ketika saya pergi, menjelang kematiannya sya gelisah & tdk bs tidur. saya telpon org rumah, trnyta meymey skt parah nyaris sekarat. saya pun segera pulang, mengakhiri liburan saya yg belum usai. tdk lama setelah sya sampai di rumah, saya peluk meymey dan sy minta pada Tuhan agar segera menjemputnya atau menyembuhkannya sekalian, sya tidak tega melihat keadaannya yg sdh tdk bisa berdiri lagi hanya berbaring dan bernafas satu2. dan akhirnya, meymey pun mati 1 jam kemudian dalam pelukan saya T_________T (maaf ya jadi curhat)

Valen said...

Saya juga, kak Enigma.. Tiap kali saya lagi sedih, anjing peliharaan saya pasti lari masuk ke kamar saya.. padahal dalam keadaan normal (lagi happy dll), anjing saya tidak pernah masuk ke kamar saya (sampe diseret2 juga tetep ga mau)..

ngurah agung said...

semua mahluk hidup memiliki hubungan batin dgn yg lain, lebih enak memiliki hubungan batin jd trasa spt sodara daripada memiliki hubungan darah tp tdk spt sodara, spt halnya banyak di setiap keluarga termasuk di keluarga besarku, lebih baik aku menganggap itu kebetulan nama keluarga yg sama dengan org2 itu

Anonymous said...

Apakah peristiwa seperti ini bisa dikaitkan dengan insting hewan terhadap bencana alam? misalnya para hewan liar akan segera mengungsi ketika akan adanya gunung meletus??

~ Just Anonymous

Ruru Corat Coret said...

jadi ingat film HACHIKO itu tentang kisah anjing yang setia nunggu tuannya di statiun kereta.. sedihnyaaa

Arestullah said...

entah iya entah tidak. Tapi itu juga yang aku rasakan terhadap aku dan kucingku yang selalu merelakan waktunya dikala hatiku senang tidak enak. Padahal pada saat biasanya dia hanya akan bermain tanpa hirau ke keadaan sekitar. Entah ini hanya perasaanku aja atau emang kucingku ini cukup perhatian kepada orang2sekitarnya

sandy said...

waktu saya kecil,saya memiliki kucing,hampir stiap pagi saya mengelus bulu kucing it,karena bulunya,ayah saya berniat untuk membuangnya,lalu kucing it d buang di dekat hutan yg berawa,yg lumayan jauh dari rumah saya,selang 3 bulan,pagi hari ada seekor kucing yg menunggu d dpan pntu dapur,meong-meong suaranya pas ibu saya buka ternyata kucing lama,yg tlang dbuang ku lihat bulunya kusut,kakinya sprti kelelahan dan kurus,lalu kami rawat kmbali,in dah terjadi pda kucing prtama dan skitar yg ke 4 saya

Anonymous said...

Kucing ku pun begitu, si Ucil namanya, setiap jam jam aku sampai di ruman sepulang kerja si ucil selalu saja sudah nongkrong di tengah tengah gang menuju rumahku...
Sayang aku meninggalkannya saat aku pndah rumah karena setelah aku menikah, istriku ternyata tidak terlalu suka dengan kucing apalagi setelah aku pnya anak...

Post a Comment