Friday, October 29, 2010

Time traveler terlihat di film Charlie Chaplin tahun 1928?

Pada tanggal 20 Oktober 2010, seorang sutradara film independen dari Irlandia mengupload sebuah rekaman yang berasal dari tahun 1928 yang sepertinya memperlihatkan seorang wanita sedang berbicara dengan menggunakan ponsel. Mungkinkah wanita itu seorang Time Traveler?


George Clarke, nama sutradara itu, menemukan rekaman itu dari DVD film Charlie Chaplin yang berjudul The Circus. Adegan itu sendiri bukan bagian dari film The Circus, melainkan adegan extra yang terdapat dalam DVD itu yang memperlihatkan sekumpulan orang-orang yang sedang menghadiri pemutaran perdana film tersebut.

Time Traveler yang sedang menelepon
Dalam cuplikan tersebut, kita bisa melihat seorang perempuan berjalan dengan posisi tangan seperti sedang memegang sebuah ponsel. Pada saat wanita itu berhenti sesaat, dalam rekaman terlihat kalau mulutnya bergerak seperti sedang berbicara. Lalu, gambar rekaman itu berpindah ke adegan lain (transisi).



Clarke mengatakan:
"Satu-satunya kesimpulan yang bisa saya ambil - yang akan terdengar mengada-ngada bagi sebagian orang - wanita itu seorang Time Traveler."
Menurut Clarke ia telah memperlihatkan rekaman itu kepada lebih dari 100 orang dan tidak ada satu orang pun yang bisa memberikan penjelasan yang memuaskan.

Memang benar. Saya rasa memang tidak ada yang bisa memberikan teori yang bisa menjelaskan misteri ini dengan memuaskan (termasuk teori time travel). Tetapi saya akan mengajak kalian untuk melihat kisah ini dari sudut pandang yang berbeda-beda supaya kalian bisa memutuskan apa yang ingin kalian percayai.

Baiklah, kalau begitu mari kita mulai meneliti rekaman ini.

Hoax dan Viral Marketing

Pertama, ada anggapan kalau rekaman ini sebenarnya sebuah hoax atau bagian dari Viral Marketing yang dilancarkan oleh Clarke. Kecurigaan ini cukup beralasan karena dalam video yang diupload Clarke, ia menyebutkan kalau dalam tahun-tahun mendatang, film-film yang dibuatnya akan segera tayang. Lalu ia juga mempromosikan situs-situs miliknya.

Namun, saya kira anggapan ini cukup tidak beralasan karena Clarke memperlihatkan DVD yang berisi adegan itu. Tentu saja, semua orang bisa membeli DVD tersebut dan memeriksanya sendiri. Jadi, kecil kemungkinan rekaman ini sebuah hoax yang dibuat untuk Viral Marketing.

Kalau rekaman ini bukan hoax, apa yang sesungguhnya terlihat disitu? benarkah wanita itu sedang menggunakan ponsel?

Wanita misterius dan ponsel
Argumen utama mengapa banyak yang mengatakan kalau wanita itu seorang Time Traveler adalah karena perilaku wanita tersebut terlihat seperti sedang menelepon dengan sebuah ponsel yang jelas belum ada pada tahun 1928.

Namun masalahnya adalah saya tidak bisa melihat adanya ponsel di dalam genggamannya.

Dengan kata lain, orang yang beranggapan kalau wanita ini sedang menelepon bisa jadi hanya berpersepsi.

Beberapa orang beranggapan kalau bayangan hitam di dekat telapak tangannya adalah sebuah benda padat. Namun saya yakin kalau bayangan hitam itu benar-benar bayangan telapak tangan wanita itu. Soal ini akan saya jelaskan sebentar lagi.

Kemudian, lihat foto-foto di bawah ini, dan temukan persamaan pada cara memegang ponsel.

Jawabannya ada dua:

Pertama, Jari tengah, jari manis dan kelingking akan tersusun dengan rapi.

Kedua
, kelingking yang memegang ponsel selalu berada di bawah ujung hidung.

Kedua posisi itu bertujuan supaya ponsel yang dipegang membentuk sudut 45 derajat. Jika kalian memegang ponsel saat ini, kalian bisa mencobanya sendiri.

Sekarang lihat screen shot dari rekaman itu. Saya tambahkan sebuah ponsel imajiner berdasarkan posisi jari-jari wanita itu.

Wanita itu memegang ponsel dengan cara yang sangat tidak biasa karena kelingkingnya berada di tengah hidung, di atas ujung hidung. Posisi jari tengah dan jari telunjuk terbuka lebar, tidak mirip seperti seseorang yang sedang menelepon.

Mungkin kalian akan berkata kepada saya:

"Brother enigma, itu tidak membuktikan apa-apa. Saya bahkan biasa menelepon dengan memegang ponsel hanya dengan dua jari. Penjelasanmu tidak menjawab misteri ini sama sekali."

Saya tahu. Mari kita berbicara posisi tangan pada umumnya saja terlebih dahulu. Biarkan saya melanjutkannya terlebih dahulu.

Karena kejanggalan posisi jari-jari ini, ada kemungkinan kalau wanita itu bukan sedang memegang ponsel.

Lalu apa yang sedang dilakukannya?

Menutupi wajah dengan tangan
Beberapa orang percaya kalau ia sebenarnya sedang menutupi wajahnya dari sinar matahari. Namun saya meragukannya karena umumnya seseorang menutupi wajah dari sinar matahari dengan telapak tangan yang terbuka, bukan dengan jari-jari menekuk (kecuali kalau wanita ini memiliki jari-jari yang cacat).

Aktor pria dengan pakaian wanita
Ada lagi yang percaya kalau wanita itu sesungguhnya seorang aktor pria. Ini bisa terlihat dari sepatunya yang cukup besar dan aneh. Walaupun disebutkan kalau rekaman itu menunjukkan masyarakat umum yang hendak menonton pemutaran perdana film The Circus, selalu ada kemungkinan kalau sang sutradara, yaitu Chaplin sendiri, menggunakan aktor untuk memerankan orang-orang tersebut. Ini hal yang biasa dalam pembuatan film.

Jika ia adalah seorang pria yang diminta mengenakan pakaian wanita, maka ia perlu menutupi wajahnya untuk mengurangi kesan "prianya" dari para penonton. Ketika ia berhenti, kemungkinan ia menjadi ragu dengan suatu hal dan sedang berbicara dengan kru film mengenai instruksi selanjutnya. Karena itu, adegan itu segera berpindah ke adegan lain sehingga kita tidak menyadari kesalahan tersebut.

Penjelasan ini cukup masuk akal walaupun tidak cukup menjelaskan mengenai keanehan posisi jari-jarinya.

Alat bantu dengar
Teori lain yang cukup masuk akal adalah wanita itu sesungguhnya sedang menggunakan alat bantu dengar. Ia berbicara sedikit untuk mengetes pendengarannya.

Penjelasan ini juga cukup masuk akal. Coba lihat poster di bawah ini, dan tebak, apa yang sedang dilakukan oleh pria tua itu?

Mungkin kalian akan berkata "Sudah jelas! Ia sedang menelepon dengan ponsel."

Sebenarnya pria itu adalah raja Portugal yang hidup pada abad ke-19. Gambar di atas adalah ilustrasi yang menggambarkan sang raja sedang menggunakan alat bantu dengar yang disebut king Gowa Chair.

Alat bantu dengar lain yang cukup populer pada tahun 1920an adalah alat bantu dengar berbentuk terompet seperti ini.


Salah satu alat bantu dengar yang mungkin digunakan oleh wanita itu adalah Western Electric Model 34A "Audiphone" yang terlihat di foto di bawah ini.

Alat bantu ini diproduksi oleh Western Electric Company pada tahun 1925. Panjangnya sekitar 16 cm dengan lebar sekitar 8 cm.

Walaupun kita tidak bisa memastikannya, namun yang ingin saya tekankan disini adalah, benda kecil yang bisa dipegang seperti memegang sebuah ponsel bukan hal yang aneh pada tahun 1920an.

Menggaruk wajah atau kebiasaan kecil lainnya
Seperti yang sudah saya jelaskan di atas. Posisi jari wanita itu sangat tidak biasa untuk bisa disebut sedang memegang sebuah ponsel. Saya juga telah mengatakan kalau saya tidak bisa melihat ponsel tersebut. Karena itu saya berpikir kalau wanita itu mungkin sedang menggaruk atau sedang melakukan kebiasaan kecil lainnya (seperti memegang daun telinga).

Coba lihat video di atas pada menit 5:00.

Dalam slow motion, sebelum adegan berpindah, kita bisa melihat wanita itu mengubah posisi jarinya.

Lalu lihat posisi jarinya. Apakah itu terlihat seperti seseorang yang sedang menelepon?

Sekarang lihat bayangan hitam pada telapak tangannya.

Bayangan itu berlekuk mengikuti telapak tangan. Ini menunjukkan kalau tidak ada objek padat di dalam genggamannya. Persepsi kalau wanita ini sedang menelepon lenyap begitu saya melihat screenshot ini. Bagi saya, sekarang ia terlihat seperti sedang menggaruk (tentu saja ini pun persepsi saya sendiri).

Lalu kalian mungkin akan kembali bertanya: "Brother, tidak ada orang yang menggaruk kepala sambil berbicara."

Baiklah, kita akan kesampingkan teori orang gila yang mungkin saja menggaruk sambil berbicara. Tetapi, jika kita perhatikan rekaman itu, sesungguhnya tidak ada satupun bukti yang menunjukkan kalau wanita itu sedang berbicara!

Yang terlihat pada rekaman itu adalah: Wanita itu membuka mulut dan menutupnya kembali pada saat ia berhenti sejenak. Gerakan mulut ini bisa saja hanya berupa ekspresi kagum, kaget atau heran. Ini juga menjelaskan mengapa ia berhenti sejenak. Mungkin ia melihat sesuatu yang membuatnya heran.

Lagipula, kalau mulut seseorang terlihat komat-kamit, itu tidak selalu berarti ia sedang berbicara. Bisa saja ia sedang berdoa atau bernyanyi. Kita sering melakukannya bukan?

Namun, disinilah hebatnya rekaman ini. Ketika jawaban atas perilaku wanita ini akan segera muncul, adegan berpindah. Jadi, kita tidak mengetahui dengan pasti apa yang sebenarnya sedang dilakukan olehnya.

Perjalanan lintas waktu ke masa lampau

Jika wanita ini memang time traveler dan sedang berbicara di ponsel, pertanyaannya adalah: Mengapa ia begitu bodoh berjalan dengan santai sambil berbicara di ponsel di tengah keramaian yang penuh dengan kamera?

Jika ia memang sedang berbicara di ponsel, mengapa orang sekitarnya tidak bereaksi ketika melihat keganjilan itu?

Lalu, dengan siapa ia berbicara? dengan orang lain di tahun 1928? Jika iya, dengan apa sinyalnya dikirimkan? dengan satelitkah? satelit belum ada pada tahun itu.

Ataukah ia sedang berbicara dengan seseorang dari masa kini? Jika demikian, apakah sinyal telepon juga bisa melakukan perjalanan lintas waktu?

Mungkin kita berpikir, jika mereka bisa melakukan perjalanan lintas waktu, maka tentu saja mereka juga mampu menciptakan teknologi canggih untuk komunikasi antar waktu. Namun persoalannya perjalanan lintas waktu mundur ke masa lampau memiliki persoalannya sendiri. Karena itu fisikawan teoritis seperti Stephen Hawking tidak percaya kalau manusia bisa melakukan perjalanan lintas waktu ke masa lampau (Ia percaya manusia bisa ke masa depan, tetapi tidak ke masa lampau).

Bayangkan, jika wanita di adegan itu memang benar time traveler yang datang dari tahun 2010 atau 2011 misalnya. Ketika ia kembali ke masa kini, ia menemukan foto wajahnya terpampang di internet dan sedang dibahas dimana-mana. Menyadari telah melakukan keteledoran, ia segera kembali ke tahun 1928 untuk memperbaiki kesalahannya.

Di tahun 1928, persis saat pemutaran perdana film The Circus, ia melihat dirinya yang lain sedang berjalan sambil menelepon. Persis sebelum dirinya yang lain itu masuk ke dalam jangkauan kamera, ia segera menyetopnya dan berkata: "Jangan lewat situ, apakah kamu tidak menyadari kalau kamu masuk ke dalam rekaman film Chaplin yang kemudian ditemukan oleh seorang sutradara pada tahun 2010. Kamu membahayakan rahasia kita."

Menyadari hal itu, dia segera berbelok. Selamatlah rahasia mereka. Rekaman itu tidak pernah ada dan tiba-tiba postingan mengenai Time Traveler di film Chaplin lenyap dari seluruh website dan blog.

Tetapi masalahnya sekarang ada dua wanita time traveler dengan identitas yang sama.

Jika mereka berdua sama-sama kembali ke masa kini, bukankah sekarang ada dua wanita dengan identitas yang sama di masa kini?

Jika dua wanita ini kembali lagi ke tahun 1928, mereka berdua bisa bertemu dengan mereka yang lain di tahun 1928. Jadi jumlah mereka bertambah menjadi empat.

Siapakah yang berhak pulang dan tinggal dengan suaminya (yang cuma satu)?

Karena masalah-masalah seperti ini dan masalah lain seperti Grand Father Paradox, perjalanan lintas waktu ke masa lampau tidak mungkin bisa terjadi. Paling tidak, begitulah kata Hawking.

Pada saat saya mau mengakhiri tulisan ini, mungkin kalian kembali menginterupsi saya.

"Penjelasan ini tidak menjawab misteri ini. Wanita itu tidak terlihat seperti sedang menggaruk. Bagi saya ia terlihat seperti sedang menelepon walaupun posisi jarinya tidak wajar."

Nah, pertanyaan saya adalah:

"Jika kalian bisa percaya kalau wanita itu sedang menelepon dengan posisi jari yang tidak wajar, mengapa kalian tidak bisa percaya kalau wanita itu sedang menggaruk dengan posisi jari yang tidak wajar?"

Tetapi sekali lagi, kita bebas menentukan apa yang ingin kita percayai.

Baca juga: Seorang time traveler tertangkap kamera pada tahun 1940an.

(news.com.au, space.com)

Share on Facebook
Bookmark and Share

Perhatian ! Boleh Copy paste, tapi kalau anda tidak keberatan mohon cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini.
Comment Page :

227 comments:

«Oldest   ‹Older   1 – 200 of 227   Newer›   Newest»
Anonymous said...

bro E, saya juga baca tema ini di Blog Hawkson...

Anonymous said...

agus edogawa. .

5 bsr kc. .
q dah bc d hawkson dgn tma yg sma. . .tp enigma lbh terperinci mnjlsknx. . .luar biasa

Anonymous said...

udah baca di kaskus. komen saya sama dengan enigma. ibu itu sedang menggaruk atau apalah.
kita mempersepsikannya sebagai orang yang sedang memegang ponsel karena untuk jaman kita, posisi seperti itu memang biasanya posisi orang pegang ponsel. tapi coba bayangkan kembali ke jaman sebelum ada ponsel... gak ada yang aneh

Anonymous said...

hari minggu kemarin saya membaca postingan di Blog Misteri Hawkson. > http://xnews-hawkson-blogmisteri.blogspot.com/2010/10/time-traveller-kembali-tertangkap.html

Penjelasannya juga kurang lebih sama. Tapi setelah saya membaca postingan anda, ternyata kata-kata di dalam postingan anda, ada perasaan sedikit bangga diri.

Brother Enigma, tulisan-tulisan anda cukup bagus dan banyak peminatnya. Tetapi itu lah tantangan anda, saya harap anda tetap bisa menjadi manusia yang "down to earth".

"Orang yang peduli terhadap orang lain, bukanlah orang yang memberikan banyak pujian. Melainkan memberikan suatu nasehat baik untuk orang tersebut dan sebagai pengingat akan dirinya pribadi"

Mohon maaf bila kata-kata saya membuat hati anda menjadi tidak nyaman.

Thanx

Anonymous said...

agus edogawa

5 bsr kc. . ?
se'andaex q bs mncptkn mesin waktu. . .q pengn prgi k msa dpan bkan k msa lalu. . .
q dah bc d hawkson dgn tma yg sma. . .tp pnjlsn yg d tlz bro E lbh mnarik dan lbh trprinci. . .4 jmpol buat bro E.

Anonymous said...

agus edogawa

wlw ga2 5 bsr, 10 bsr pun OK
knpa org ga brfkr sc,klo mmg tu wnita sorang time traveler n lg nlpn pke HP,dia nlpn cva cba d thun 1928.
nlpn org d thun 2010. . ?
emg bs . . ?

ito said...

ke beberapax :D
kok saya seperti sudah melihat post yang ini ya mas enigma ?
apa memang ada kesaaan sumber ?

enigma said...

@Anonymous no.10: Persepsi bisa berbeda-beda. Tetapi, kalau saya telah membuat anda berpersepsi negatif. Maka pastilah saya yang salah. Jadi, saya minta maaf dan terima kasih untuk nasehatnya.

Apakah Arti Sebuah Kehidupan said...

Ada banyak kemungkinan, kalo mengenai rekaman diatas. Untuk masalah time travel, menurut yg saya dengar, pergi ke masa lalu tidak dapat merubah masa depan yg telah kita jalani, menurut teori alam semesta bisa saja paralel. Jadi setelah seseorang pergi ke masa lalu maka dunianya tetap berjalan seperti apa adanya, sedangkan ia akan membuat percabangan alam semesta dimana ia melakukan perubahan sejarah.

Maka ia akan berpindah dari satu alam semesta ke alam semesta lain yg telah berubah akibat perbuatannya dimasa lalu. Jadi seandainya ia memang time traveler, maka ia kemungkinan berasal dari alam semesta paralel yg lain dari dunia kita.

Bahkan tanpa adanya time traveler, alam semesta terus saja bercabang, ini diakibatkan adanya asas ketidakpastian heisenberg. Dimisalkan suatu peristiwa memiliki kemungkinan terjadi 50-50, contohnya sebuah coin dilemparkan memiliki peluang muncul angka 50% dan gambar 50%. Setelah koin dilempar maka terjadi percabangan alam semesta dimana satu muncul angka dan yg lain muncul gambar("Contoh koin ini hanya semisal saja, karena lemparan koin sebenarnya deterministik atau dapat diramal tergantung kondisi awal lemparan koin") asas ketidakpastian heissenberg hanya terjadi pada tingkatan sub atomik. Tetapi bagaimanapun juga dampaknya bisa sangat besar akibat "butterfly effect".

Apakah Arti Sebuah Kehidupan said...

Kalo cuma pergi ke masa depan gampang aja, bekukan diri anda, biarkan orang dimasa depan nanti membangunkan anda he he he

Anonymous said...

semoga org itu kidal..
atau tanyakan saja pada zebra berpelana itu :D
sejati

Anonymous said...

@Apakah arti sebuah kehidupan: Kalau dunia paralel itu ada, maka time travel malah jadi nggak mungkin. siapa yang berani ke masa lalu? bukankah ia bisa tersesat ke salah satu dunia paralel itu?
Kalau mengenai butterfly effect, memang bisa membawa bencana besar bagi dunia masa kini. Ada filmnya kok, kalau nggak salah judulnya sound of thunder.

-prof.krauss-

Anonymous said...

Figuran atau bukan ya ?
Kalau figuran mungkin ia pakai telpon kaleng ato sejenisnya, mendengarkan instruksi dari sutradara (hanya kira2), tp Q lebih kagum video i2 brasal dr 1928 dgn level zoom yg ga kalah bagus nya dgn kamera model sekarang he :)
rosevoildt

Anonymous said...

a.waHyu.s said...

Ah td mw cmant gk bsa..
Skrng dah lupa mw cmant pa..
Hhe..

Hhm.. Mw blng ni ja dahh
nice posting bro.
Hha.

a.waHyu.s

Vahn Saryu said...

Hahaha...yang jelas si pemeran wanita tersebut pasti tidak menyangka aktingnya akan menghebohkan dunia maya di masa depan...
btw, penjelsan yang panjang, komplit, n mudah dimengerti, great job bro!

Vahn Saryu said...

Oh ya bro, judul yang anda pilih menarik perhatian saya. BIasanya anda menggunakan kata penjelasan mengenai topik yang anda analisa, karena saya perhatikan dari artikel anda yang begitu detail menjelaskan tentang wanita tersebut...anyway, saya tidak bermaksud apa - apa bro, toh ini hanya pendapat saya kok, hihihi..mungkin bro Enigma punya alasan kuat dalam memilih judul tersebut..komen saya ini tidak usah dipublish juga ndak apa - apa bro, thanks :)

Anonymous said...

seperti biasa bang enigma memang punya analisa yang hebat dalam menjelaskan misteri2. btw ane tau info ini setelah baca di detik.com karena ane panasaran ane coba cek di blog ini dan ternyata sudah ada penjelasannya. nice posting, bang!

Moron-idiot said...

gak ada yang namanya time traveling...............

Apa yg kita sebut "waktu" itu adalah persepsi kit saja, waktu itu abstrak. kejadian yg sudah lewat gak bisa kita temui lagi. Gak ada yg namanya mundur dalam waktu. Paradox membunuh kemungkinan bertravel ke masa lalu. Teori Paralel universe diajukan untuk mengatasi paradox time travel itu, yang ironisnya tidak ada buktinya (parallel universe)sama sekali....

secara teori, katanya bisa menjelajah ke masa depan. prinsipnya dgn memperlambat laju waktu di sekitar kita. Sehinnga waktu yg sebenarnya menjadi masa depan bagi kita. Caranya dgn mengitari black hole atau melaju dgn kecepatan mendekati kecepatan cahaya........yg kedunya sama2 impossible dalam prakteknya...jadi, time travel gak ada. travel

jadi kalau ada yg bilang "time traveler ditemukan di tahun bla bla....." maka saya gak pernah percaya, itu hoax atau cuma salah tafsir aja.

cale said...

perempuan itu kelihatan meringis ketika menggaruk ...panu? tapi sambil menggaruk dia pegang benda, bukan hp.

emon_shares_some_stories said...

hahahahah
ada2 aja bang enigma ini
semua hanya masalah PERSEPSI
bagaimana kita melihat sesuatu hal dari berbagai sisi.selalu terbuka menerima segala kemungkinan dan tetap berdasar pada logika.bukankah 'selalu ada sisiyang lain' ? ^^

Anonymous said...

hehehehe, ternyata time traveller masih mempengaruhi pemikiran bro enigma

Anonymous said...

mantab... dari dulu sampai sekarang ulasan blog mr.E masih tetap memuaskan para pembaca...

deni said...

kayanya emang orang yang sedang menggaruk bang,,mungkin yang digaruk adalah belakang telinga,,kan sering terasa gatal ditempat tersebut,,selain itu klo dia emang time traveler bearti dia adalah time traveler bodoh dong,,ngapain bawa hp ditempat yang tak ada sinyal n tak ada orang yang bisa dihubungin,,haha,,emang mau minta jemput pulang,,haha

Anonymous said...

va
Klo diliat dr profil wajahnya dan btk tubuhnya (bahu yg lebar, jari yg kekar n kaki yg besar) maka saya rasa wanita tersebut adalah pria yg sdg berpakaian wanita, sedangkan gerakan tangannya merupakan gerakan menggaruk yg bertujuan utk menutupi wajahnya agar tak dikenali (saya jg pernah koq memakai jurus pura2 menggaruk wajah jika sdg malas bertegur sapa dgn org yg akan berpapasan dgn saya hehehe) hal itu jg mungkin menjelaskan gerakan menggaruk yg janggal tersebut hehe.

Anonymous said...

yahh.., walo terlmbt...
Komen prtm slm ngikutin enigma dr bln jnuari kkk...
Suka bgt ma artikel kali ini... Selalu, enigma mmbuat kita melihat dr sisi yg berbeda.. Good job... Hehehhh...
Buat anonim no10, ka enigma ga terkesan sombong kok... Tp ykn dgn kata2 dia, itu jg persepsi sy, kkkk. Nah, kalo di artikel yg ttg planet apa t, yg mrp sm bumi, yg ternyta blm tentu ada, sy mlh merasa ka enigma nulis smbl kesel2. Krcolongan gt kkkk...
Keep posting!
Hoshihime

Apakah Arti Sebuah Kehidupan said...

Bisa aja time traveler tidak sendirian, dan tidak punya tujuan untuk pulang lagi soalnya dunianya udah hancur, dia lagi nelpon temen sesama time traveler yg lagi berada di pesawat luar angkasa.

Atau bisa saja itu alien yg nyamar jadi manusia kayak di film MIB.

Atau mungkin itu alat pendengaran seperti yg dijelaskan bang enigma. Kalo saja ada orang yg mengaku sebagai anaknya atau cucunya dari orang itu. Atau kalo ada detektif yg serius menginvestigasi pasti bisa diketahui siapa orang itu.

Apakah Arti Sebuah Kehidupan said...

butterfly effect itu tidak selalu berbahaya, hanya saja dampak perubahan yg terjadi sangat besar (bahaya atau tidak kan relatif siapa yg memandang he he ..).
Ilustrasi Butterfly effect seperti ini, Ada seorang raja yg sedang berpesta pora, tiba-tiba madu yg dibawanya jatuh setetes, raja itu hendak mengelapnya tapi dicegah oleh patihnya katanya biarkan nanti pembantu yg membersihkan. Tiba-tiba datang seekor lalat hinggap dimadu, melihat ada lalat lalu seekor cicak mengejar lalat itu. Melihat ada cicak lari lalu dikejar sama kucing. Melihat seekor kucing menarik perhatian seekor anjing, lalu dikejarnya kucing itu yg menyebabkan kucing itu terbunuh.

Lalu si pemilik kucing marah dan membunuh anjing itu. Si pemilik anjing marah lalu terjadi perkelahian yg menyebabkan salah satu pihak terbunuh. Pihak keluarga yg terbunuh itu juga ikut marah maka terjadilah perang sipil antar desa yg pada akhirnya menyebabkan kerajaan itu hancur.

Jika saja raja itu jadi mengelap madu maka tidak akan terjadi kerusuhan yg menghancurkan kerajaan. Sama dengan time traveler yg berjalan terlalu jauh ke masa lalu dan tanpa sengaja membunuh primata yg menjadi cikal bakal evolusi manusia, maka dampaknya manusia tidak muncul dan mungkin digantikan oleh spesies cerdas dari evolusi hewan lain seperti reptil atau dinosaurus.

Jika time traveler ada maka hanya dengan datang saja sudah akan mengubah sejarah, sepandai apapun mereka menutupinya.

Jafan said...

klo dya pegang ponsel bererti ada lebih dari satu time traveler donk pada saat itu karena dia pasti ngubungin orang lain yang kebetulan pake ponsel juga. lagian ponsel kan butuh menara pemancar dan satelit, jadi kemungkinan itu garuk kepala dengan cara yang tidah wajar, ato ngupil dengan cara terbaru ala time traveler. hihihi

Anonymous said...

Hahaha
Yang jelas tu orang keknya nutupin wajahnya gt,,,
Emg kliatan gk pegang apa2...
Hahahaha

MJ said...

hanya persepsi!
waktu tidak bisa berjalan mundur, jadi tidak ada time travel.

MJ

Anonymous said...

nalar memang harus dipeke yah untuk menanggapi hal kayak gini

fangky said...

hm...jadi pengen nimbrung..
sempet kaget waktu liat twitter ni charlie caplin jadi trending topic semalem..

ternyata karena time traveller.

saya liat banyak yang menyangsikan bahwa orang tsb menggunakan ponsel karena dengan asumsi gak ada sinyal , bts, jaringan dsb.

bukannya saya percaya sama time traveller (TT) tapi saya cuman mau bilang konsep telepon /komunikasi tanpa sinyal atau bts itu ada loh.

klo tidak salah perusahaan intel menciptakan sebuah gadget yang dipasang di laptop yang mampu memancarkan sinyal (semacam wi fi gitu) sekaligus menerimanya dalam radius yang cukup jauh (katanya sih lebih dari 2 km).
saya juga kurang paham bagaimana cara kerjanya.sinyalnya seperti merambat di atmosfer gitu.
jadi selama masih ada atmosfer di bumi, gak peduli ada menara BTS ato gak, akan tetap terhubung

nah kalo memang orang ini dari masa depan mungkin2 saja dimasa TT ini hidup gadget ini telah sempurna.

jadi dalam video tsb dia memang menggunakan ponsel (lalu melakukan panggilan ala VoIP mungkin, biar gratis) untuk menghubungi temannya yang juga ada di waktu yang sama
walau gak ada sinyal kuat ****sat tetep bisa nelpon kan :p

tentu saja masih banyak hal2 yang belum kita mengerti seperti mengapa TT ini dateng ke tahun itu dan masuk tipi lagi ha...ha...ha...

inti yang ingin saya katakan adalah.
komunikasi tanpa jaringan ala menara BTS atau fiber optik bisa kok dilakukan.
lha wong listrik tanpa kabel aja bisa kok...
ya kan....

Anonymous said...

wah baru lg ydah baca di blognya bang hawkson

tp lbh jelas disini wkwkwk



aprian the fallen

Anonymous said...

jay said :

menurut saya sih, tangan perempuan tersebut sedang memegang kerah jasnya

mungkin dengan maksud ingin menutupi sebagian wajahnya

Anonymous said...

saya setuju sama bung enigma! pasti orang itu sedang menggaruk!

Anonymous said...

Rama.
Posisi tangan: sedang menggaruk wajah.
benda hitam : bayangan tangan, bisa dilihat bentuk polanya sama dengan tangan.
mulut membuka : menguap.
INTI : WANITA ITU SEDANG MENGUAP, TERKADANG JIKA MENGUAP KEBANYAKAN ORANG JUGA SAMBIL MENGGARUK WAJAH DI SEKITAR TELINGA.

Fadhlil Rizki M said...

om Enigma, postingan yang ini keren, coba posting tentang mars dong ^^

Anonymous said...

wah brother enigma postng kali ini banyak bikin ketawa

princess said...

@moron-idiot: setuju sekali. time traveling itu tidak ada. konsep itu muncul karena teori einsteins saja. Masa lampau itu sudah lewat dan masa depan masih kertas kosong. jadi tidak bisa didatangi. Saya yakin enig juga tidak percaya dengan time travel, terlihat dari cara nulis artikel ini. XD

Anonymous said...

Myhead 5012 said :

haha...

jawabannya adalah, korek kuping kali yah.... kali kali aja dia ngorek kuping sambil menggumam "fiuh.. lega..." haha...
Tapi keliatannya memang seperti yang di bilang brother E "menggaruk"...

haha

Myhead 5012

merah_s said...

setuju dgn penjelasan enigma, mantap dan telah menghilangkan keraguan yg ada pada jiwaku.. terimakasih.

Anonymous said...

bro....ane ingat foto piala dunia 1962 brazil jadi juara terlihat seorang sedang memgang hanphon lipat yg memiliki kamera, chek http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4444843

klo boleh tau tu gimana bro ????

Moron-idiot said...

@princess: kayaknya kamu bukan hanya setuju sama saya aja, tapi sama MJ juga. hehehehe

@fangky: kayaknya alasan gak bisa telpon2an krn gak ada bts, kurang kuat ya? tapi ya walaupun begitu, time travel itu ya juga gak ada, kebentur sama yg namanya time travel paradox. Lagian teori einstein juga gak bilang kalo kita bisa menjelajah ke masa lalu, cuma secara teori bisa menuju masa depan, tapi ya itu, cuma teori aja, gak bisa dipraktekkin, heheh, sory kalo komentar saya bodoh2an

Moron-idiot said...

@anonim nomor 50:
apakah menurut kamu itu bener2 hp kamera?
kalau ya, maka itu hoax---> sengaja diedit pake sotoshop. coba perhatiin gambar bulatan putih di layar hp yg dia arahkan ke pemegang piala...ada yg aneh kan?? Gambarnya gak mecing. Piala yg di angkat ukurannya kecil, di layar hp jadi gede. Orang yg ngangkat piala juga gak jelas...

enigma said...

Soal time traveler piala dunia thn 62, fotonya sangat lemah utk dijadikan dasar adanya time traveler. Kalau saya tdk salah ingat, klaim time traveler dlm foto itu cm beredar di indonesia.

AkaneD'SiLa said...

ah itu hanya hoax.
gak mungkin tahun segitu udah ada hape.
sapa yang buat euy

Deux said...

haha... SETUJU!!!
menurut saya dia sedang menggaruk wajah...

dia juga menggunakan tangan kiri, sedangkan dalam gambar pesamaan posisi jari saat memegang telepon semuanya menggunakan tangan kanan... :D

odeode said...

cuma orang garuk-garuk di atas telinga tuh.....
sperti umumnya orang sekarang...
mungkin dia lg jalan-jalan & lg mikirin sesuatu sambil bergumam, terus sambil garuk-garuk deh....
kayak ane waktu kesasar di daerah yg asing...
ato lg ngerjain ujian tp susah soalnya, jd garuk-garuk kepala...
hahaa....
cmiiw

Anonymous said...

Pertamax...
Hehehe...
Maksudny br pertama komen..

Salam kenal om E.sy dah lama jd penggemar blog om E.tp br kali ini komen...

Klo persepsi sy,kykny tu org lagi benerin rambut d samping telinga sambil nguap deh...coba deh liat klo cewek benerin rambut samping telinga...
Ini sih cuman persepsi saya...

myeyes0125 said...

Wah, sudah hampir 60 komen. Padahal kemarin pas saya berkunjung masih 10an. Blog yang ramai..

Saya cenderung setuju kalau dia sedang menggaruk belakang / atas telinga. Pas saya praktekkan, posisi tangan saya persis dengan wanita tsb.

@my head
Sepertinya bukan saudaraku kalau dia sedang korek kuping. Praktekkan saja! Posisi jari-jari beda kok dengan gambaran di atas.

Semoga ini bukan komen terakhir saya. Karena suatu urusan saya akan jarang berkunjung (halah.. Siapa juga yang bakal nyariin).
@bro enig
Mohon maaf dan maklumnya jika ada komen-komen saya yang tidak berkenan. I luv this blog..

anak baru said...

jangan lupa 1 benda yg merupakan nenek moyang hp.... benda itu adalah walky talky..

Anonymous said...

werlington
kalo persepsi ane tuh orang lagi sakit gigi atau abis dari dokter gigi.karena merasa sakit tuh orang megangin rahangnya sambil mengeluh...hahahaha itu salah satu pendapat ane yg paling simpel,kalo ditulis semua pendapat ane gak kan muat nih blog...hahahahahaha...
nice posting boz enigma

Anonymous said...

Saya bisa pastikan bahwa perjalanan melintasi waktu ke masa lampau adalah tidak mungkin!!

Perjalanan ke masa depan pun belum jelas keberhasilannya dan malah berujung bahaya

H.Be said...

Ya sudahlah jika ada pembaca yang tetep ngotot kalau itu adalah TT dengan henpon berjaringan Wimax nya,..Demi Masa, saya tidak percaya adanya Time Travel dan Time Paradox atau sodara2nya sebelum saya sendiri nongol disana.wkwkkwkwkwk

black smoke said...

kenapa ya kalo ada suatu misteri yang dipercaya orang sebagai kebenaran mesti selalu ada fakta yang dapat menyangkalnya..benar benar merusak imajinasi..hehe

enigma said...

@Anak baru: walkie talkie baru ada pada tahun 1940. Lagipula ukurannya masih cukup besar. Jadi, kemungkinan walkie talkie bisa kita hilangkan.

@H.Be: Tahun 1928 belum ada tower seluler.

@Black Smoke: Benar sekali. Benar-benar merusak imajinasi.

Anonymous said...

Sebenarnya Hawking itu aneh juga ya. kalau manusia bisa ke masa depan tapi tidak bisa ke masa lampau, itu berarti semua orang yang ke masa depan nggak bisa balik lagi dong? kalau gitu bagaimana kita bisa tahu kalau mereka telah berhasil ke masa depan mengingat mereka tidak bisa menceritakannya kepada kita? Konsep yang aneh. Menurut saya, keseluruhan konsep mengenai time travel ini hanya bikinan para fisikawan teoritis saja untuk tetap membuat fisika tetap menarik. Padahal Time travel sendiri mustahil dilakukan. Saya setuju dengan bro.e. apakah manusia bisa jadi lebih dari satu kalau dia kembali ke masa lalu?
Kalau saya kembali ke 1 jam yang lalu, saya bisa bertemu dengan saya satu jam yang lalu? lalu bagaimana saya bisa jadi dua? siapa yang menciptakan saya?
Ini jelas melanggar hukum Tuhan dan bahkan hukum sains.
Ridiculous theory!

-prof.krauss-

H.Be said...

@AnakBaru: bukannya nenek moyang henpon itu adalah Car Phone??

Anonymous said...

hehehe...memang aneh tuh cara memegang kalo memang dia bener-bener megang hp. ternyata bro enigma kuat juga ya analisisnya..belajar dimana bro???

Anonymous said...

tu cewek lg garuk kpala, karna pusing nungguin cowokx yg blm datang hahahaha..

max said...

tu cewek lg garuk2, karna panuan, sambil bilang gatel, gatel,hahahaha..

Anonymous said...

Angulus Ludovici:
Bro Enigma, ada beberapa point yang menarik:
1. Bila alat tersebut adalah alat bantu dengar, maka siapa lawan bicara wanita tersebut? Di video tersebut kita tidak melihat wanita tersebut punya lawan bicara. Lagipula bila kita mempunyai alat bantu dengar seperti itu, maka kita tidak 'bicara' pada alat bantu dengar kita bukan? Yang ada adalah kita bicara pada lawan bicara kita sambil mendengarkan suara pada alat bantu dengar. Dalam video tersebut jelas terlihat wanita itu bicara pada alat yang ada digenggamannya.

2. Bro Enigma, posisi jari-jari yang melebar dan janggal seperti itu bisa saja terjadi bila kita memegang handphone sambil menekan tombol-tombol yang biasanya ada dipinggiran handphone, seperti tombol volume. Coba lihat menit 00:08:02, jari-jari tangan wanita tersebut bergerak seperti orang memencet tombol volume dipinggiran sisi handphone.

3. Bila dilihat dengan seksama, handphone yang dipegang wanita dalam video tersebut cukup besar, seperti handphone pisang Nokia jaman dulu. Memang bila kita seorang Time Traveller, tentu akan lebih aman memakai earphone kala berbicara di tahun 1928 supaya tidak menarik perhatian. Namun mungkin handphone yang tahan banting, tahan lumpur, mampu bertahan dalam perjalanan waktu dan mempunyai sinyal yang kuat tanpa membutuhkan satelit/tower phone lah yang kita butuhkan, sehingga bentuknya pun otomatis cukup besar seperti handphone tentara.

4. Ada lagi hal yang janggal dalam video tersebut: apa tujuan sutradara film Charlie Chaplin tersebut mengambil gambar kuda? Gambar kuda diambil dari sudut yang sepertinya kurang baik, kaki kuda tidak seluruhnya tampak, sehingga terkesan si sutradara mengabadikan gambar begitu saja.

Lagipula bila judul film tersebut 'The Circus', maka papan 'The Circus' yang tampak pada video tersebut malah tertutupi sebagian oleh telinga kuda. Bukankah seharusnya si sutradara bergeser ke kanan sedikit sehingga papan 'The Circus' jelas terlihat tanpa ditutupi oleh kuda?

Kalau Bro Enigma pribadi, menurut Bro sendiri wanita tersebut sedang apa?

enigma said...

@Angulus Ludovici:
1. Seperti yang sudah saya singgung diatas, jika ia memang memakai alat bantu dengar, maka bisa saja ia berbicara sedikit untuk mengetesnya. Jadi tidak berarti ia memiliki lawan bicara saat itu. Itupun jika kita asumsikan mulut komat-kamitnya sebagai berbicara.

2. Betul, posisi seperti yang kamu maksud bisa saja artinya sedang menekan tombol volume. Tetapi tidak menjelaskan posisi jari di gambar di menit kelima persis ketika terjadi transisi adegan yang saya bilang seperti menggaruk.

3. Nah, masalahnya adalah saya tidak bisa melihat adanya handphone. Saya hanya melihat bayangan hitam, bukan handphone. Saya semakin yakin karena melihat bayangan bengkok yang saya lingkari itu.

5. Soal itu, hanya Chaplin yang tahu. Namun, kita perlu mengetahui kalau adegan itu bukan iklan film. Melainkan hanya xtra dari DVD. Kalau iklan film, tentu saja judul "The Circus" harus terlihat dengan jelas. Saya malah yakin kalau rekaman itu hanya ada di dvdnya saja.

Menurut persepsi saya, wanita itu sedang menggaruk atau menggosok ujung telinga atau kebiasaan-kebiasaan kecil yang biasa dilakukan oleh orang pada umumnya.

Anonymous said...

Angulus Ludovici:
Apakah ada kemungkinan video tersebut direkayasa dengan teknologi CGI? Tapi bukan pekerjaan yang mudah tentunya mengingat si wanita berjalan dibelakang kuda dengan gambar bayangan yang sempurna.

Merekayasa sebuah video jauh lebih sulit dibandingkan foto yang bisa diphotoshop.

Well... saya pribadi sebetulnya berharap wanita itu benar-benar Time Traveller. Imajinasi seperti ini amat menghibur dan memabukan!
Salut buat analisanya Bro Enigma!

enigma said...

Beberapa orang memang berpikir kalau video itu hoax yang direkayasa dengan teknologi CGI. Namun saya rasa kecil kemungkinannya. Berita ini sudah dimuat di banyak media besar dunia seperti CBS dan NBC. Bahkan terakhir Livescience.com mengangkatnya. Jika ini adalah sebuah hoax, maka pasti sudah ketahuan dari awal.

Anonymous said...

Pendapat saya wanita itu tidak lebih dari sekedar menggaruk pipi sambil menguap. .
Tapi kalo pertanyaanya "apakah mesin waktu bisa diciptakan?"
Itu perbandingannya satu banding satu milyar kemungkinan. .

Near_

Richiie said...

kl saiia sih tetep pro ke om enigma, dari pd om ludovici eeq
sungguh penjelasan yg keren,
ckckckck
salut..
:D



krn saiia yakin mesin waktu itu ada

ical said...

Analisa yg bagus bro enigma. sy juga baca di Newyork Times soal ini. Gak yakin jg sih kalau dia time traveler. Berhubung rekaman ini disaksikan org masa kini yg biasa memakai handphone, jadi kita seolah melihat sesorang yg sedang menggunakan handphone. padahal bs jadi dia hanya sdg memakai alat bantu dengar atau bahkan menggaruk spt analisis di atas.

Anonymous said...

I'm agree with brother enigma, impossible if we can back to past. your explanation is logic..

Anonymous said...

"Lalu, dengan siapa ia berbicara? dengan orang lain di tahun 1928? Jika iya, dengan apa sinyalnya dikirimkan? dengan satelitkah? satelit belum ada pada tahun itu."

I agree with that..

ryan crb

Rudi said...

Tidak ada time traveler, tidak akan pernah ada dan memang tidak ada :D

*
Planet A= Planet BUMI
Planet B= Planet JAUH (kita namakan saja planet JAUH yg jaraknya 100jutaTahun cahaya)

Detik ini kita melihat planet B penuh air

*****Lalu kita pergi kesana dengan pesawat berkecepatan 100JutaTahun cahaya perdetik, maka kita akan sampai disana dan melihat hal yg berbeda mungkin planetnya sudah berpenghuni dsb...

Masih detik ini ada orang berbeda dg kecepatan yg 2 kali lipat lebih cepat yaitu 200Juta tahun cahaya perdetik. Nah orang ini akan melewati planet B dan sampai di planet C dan bukannya pergi ke masa lalu

KARENA WAKTU ITU TETAP dan berbeda dengan KECEPATAN

putude said...

yang bener ajah.. kayaknya gak mungkin deh. klo ponsel, mana ada provider waktu itu ? gak logis kayaknya gan!

Anonymous said...

nandar,

bagi saya ini hanyalah adegan kebetulan saja.
banyak banget yg seperti ini d temukan d kehidupan kita sehari2.

dan saya stuju sekali bahwa time traveler itu tdk ad. konsep n pemikiran yg masih jauh dr kebenaran.

tp saya juga suka mengenai imajinasi org tentang keberadaan time traveler yang saya anggap hanya cerita fantasi saja.

overall nice article ..

pradipta25 said...

Bro Enig, gimana kalo tangan tersebut menutupi wajah atau pandangan karena wanita yang dimaksud tersebut takut dengan zebra(atau kuda) yang ada disana??
kalau menurut saya, agak aneh jika dari ujung frame ke ujung frame yang lain wanita tersebut komat-kamit tanpa alasan yang jelas karena itu terlalu lama.

wismaem said...

kalo menggaruk, kenapa dari pertama kemunculannya, dari kanan layar sampe kiri dan menghilang, jari2nya gk bergerak2 seperti orang menggaruk?

Anonymous said...

boleh juga ulasan mr. Enigma... tapi..!!! eng ing eng..... bukanya jaman sekarang banyak film yang di produksi baru-2 ini dengan gaya tempo doeloe... kalian semua jangan mudah tertipu bisa saja itu adalah keteledoran sutradara dan menjadikan kesalahan tersebut sebagai sebuah keanehan.
Mr. Enigma tolong selidiki di web, masalahnya film charlie chaplin the circus di google maupun wikipedia di upload di tahun yang sama yaitu antara 2007 s/d 2010, ngemeng 2 film itu udh lama ko baru di upload???
ada apa sebenarnya.....?????

enigma said...

@pradipta25: bisa saja. semuanya mungkin.

@wismaem: betul, karena itu saya mengatakan kalau ia menggaruk dengan tidak konvensional. ada beberapa orang yang punya kebiasaan menggaruk telingan bagian belakang hanya dengan jempol. bisa jadi juga itu yang ia lakukan.

@Anonymous no.87: Bukankah tidak mungkin mengupload film itu ke internet ada tahun 1928?

ixan said...

saya setuju dengan yang dikatakan bung enigma..
lagipula dapet SINYALnya darimana?
hehe....

Anonymous said...

emank iya sih agak mirip org nelpon, tpi kyk yg d blng bang enigma d atas.

DY NELPON SIAPA N UNTUK AP?

mungkinkah dy menelpon teman'a sesama time traveler tpi dy gga sadar? (inti'a ad 2 ataw lebih time traveler disana tpi cuma 1 yg ketangkep kamera).

atawkah mungkin itu sebuah transciever (BTW transciever muncul thn brp??) n dy sdng bicara k tmn'a yg juga memegang transciever.

ataw dy komat-kamit (bkn ngomong) dgn gaya org lgi ngobrol lewat hp , tpi mslh'a ap mungkin dy taw hp itu bakal ada?

By : Koe-Chink

pindar pengelana said...

penjelasan yang bagus bro, dan masuk akal, lebih memahami lagi tentang isu2 time traveller

Anonymous said...

kermarin lagi ngelatih drama natal , biasalah bung e, dah dekat bulan 12, pas lagi istirahat, sy merhatiin salah satu anak yang posisi tangannya persis ky digambar, kirain dia lagi telp2 karena dia klihatan lg bicara, tapi begitu sy perhatikan dr dekat ternyata dia lagi ngapal naskah drama dngan posisi tangan persis yg diatas dan yang ditangannya saputangan, bukan hp, tiba2 teringat postingan ini yang sy bc sehari sebelumnya, jadi mungkin aj wanita diatas sdng ngapal dialog juga ...hehehhe.... :)

Unyil Kucing said...

Lalu, dengan siapa ia berbicara? dengan orang lain di tahun 1928? Jika iya, dengan apa sinyalnya dikirimkan? dengan satelitkah? satelit belum ada pada tahun itu.

Ataukah ia sedang berbicara dengan seseorang dari masa kini? Jika demikian, apakah sinyal telepon juga bisa melakukan perjalanan lintas waktu? <== Unyil menyukai ini...

Bro enig emang luar biasa... penjelasannya betul2 make sense!!

Saya juga berpikiran yang sama, saat (apabila betul) orang itu time traveler. Lah.. mau nelpon ke siapa dia? lagian mana ada signal di jaman segitu, secara tidak ada Menara Telepon yang dipancang pada saat itu....

tks infonya bro...

Lambda said...

Salam. Sebut saja nama saya Lambda. Sudah lama saya mondar-mandir menjadi pembaca setia Bro Enigma. Ulasan-ulasan yang tepat dan cerdas. OK. Saya salut. Namun saya agak sedikit kecewa, sedikit saja, pada saat saya membaca ulasan Bro Enigma tentang "time traveller Chaplin 1928".Begini Bro, saya akan bahas dari sisi lain. Dan tidak mau bersikeras apakah "ditangan itu ada Hp atau tidak". 1. Bro Enigma membahas benda yang disebut Hp terbatas dengan pengetahuan tahun dimana Bro Enigma "Hidup" (kurang lebih tahun 2000-an). Bagaimana JIKA "orang" itu datang dari tahun 2887, misalnya. Apakah di tahun 2887 Hp masih sama bentuknya dengan Hp yang anda kenal sekarang Bro ? Bisa saja Hp "nanti" transparan, misalnya, atau sangat kecil, atau ditanam di dalam tangan, misalnya, atau itu bukan Hp. Mungkin hanya sebuah alat komunikasi, semacam "Walkie Talkie" tahun 2010-an. Karena "orang" itu datang ke tahun 1928 tidak sendiri, misalnya. Melainkan Berdua, atau bertiga, jadi orang itu sedang berkomunikasi dengan temannya yang menunggu entah dimana, dan sama sekali tidak memerlukan "satelit", mungkin saja sistem pemancar atau penerima frekuensi pada tahun 2887 hanya butuh sinar matahari, misalnya. 2. Everett - Wheeler dan Tipler - Kerr menegaskan : bahwa perjalanan menembus waktu sesungguhnya memasuki Dimensi yang berbeda, "many Worlds Interpretation", banyak kemungkinan-kemungkinan Dunia lain, jadi penjelasan Bro Enigma yang mengatakan, pada saat orang tersebut "ketahuan" rahasianya di tahun 2010 (siapa bilang orang itu dari tahun 2010, orang itu datang dari tahun 2887 kok, jadi Dia enggak tahu kalau di tahun 2010 rahasianya terbongkar), kenapa orang itu tidak kembali ke tahun 1928 dan seolah-olah "menyelamatkan" Dirinya sendiri agar tidak tertangkap kamera, jelas salah total. Karena dengan apa yang diungkapkan "Everett dkk" diatas, bisa saja orang itu kembali ke tahun 1928, tapi Dia tidak akan kembali ke Dunia dan Dimensi yang sama. Pada saat Dia kembali ketahun 1928, Dia tidak akan mendapati Dirinya berada "disana", karena Dia masuk ketahun 1928 di Dunia yang lain. Sederhananya adalah apabila "saya" melakukan perjalanan waktu dan mundur ke tahun 1960 dan membunuh ayah saya, saya akan tetap "eksis", karena yang saya bunuh adalah "ayah" saya yang berada di Dunia dan Dimensi yang lain, artinya masa depan yang berubah adalah masa depan Dunia yang saya "kunjungi" bukan masa depan Dunia saya. Itu yang dimaksud oleh Everett dkk."many worlds Interpretation" jumlahnya Tak Terhingga Bro. 3. Maaf Bro, saya pun bersedih jika "teknologi" bangsa kita "tertinggal" sangat-sangat-sangat jauh. Sejauh mana Amerika, atau Rusia atau Jerman, atau negara jenius lain nya menyembunyikan "telnologi" mereka. 4. Salam kenal Bro.

enigma said...

@Lambda: Salam kenal juga bro.

Pertama saya ingin memberitahukan alasan mengapa saya mengasumsikan time traveler itu dari tahun 2010 atau 2011.

Alasan saya adalah ini: Kehebohan ini, atau kesimpulan kalau wanita itu adalah Time Traveler (TT), bisa muncul karena kita MEMBANDINGKAN perilaku wanita itu dengan PERILAKU KITA (yaitu tahun 2000an). Jadi kita perlu menggunakan tahun 2010 sebagai asumsi.

Sekarang, jika kita asumsikan kalau kita hidup pada tahun 2887. Seperti yang kamu katakan, pada tahun itu, HP sudah berbentuk lain, misalnya transparan atau hanya berupa implan dengan sinyal yang ditransfer lewat cahaya matahari. Atau bisa saja Noetic science sudah sedemikian majunya sehingga setiap manusia bisa bertelepon hanya dengan telepati. Artinya, kita bisa menghubungi seseorang di tempat lain hanya dengan memasukkan kedua telapak tangan kita di saku celana (tidak perlu mendekatkan sebuah peralatan ke telinga). Nah, jika masyarakat melihat rekaman itu pada tahun 2887, adakah yang akan mengambil kesimpulan kalau wanita itu adalah Time Traveler?

Jawabannya, tentu saja tidak. Karena cara menelepon pada tahun itu berbeda dengan yang terlihat di rekaman. Jika rekaman itu muncul pada tahun 2887, saya yakin semua yang melihatnya akan yakin kalau wanita itu hanya sedang menggaruk.

Itulah alasan saya menggunakan asumsi tahun 2010 atau 2011.

Kamu telah menyimpulkannya dengan benar pada kalimat kamu yang berbunyi:

"Bro Enigma membahas benda yang disebut Hp terbatas dengan pengetahuan tahun dimana Bro Enigma "Hidup" (kurang lebih tahun 2000-an)."

Jika kamu mengasumsikan wanita itu dari tahun 2887, maka semakin tidak relevan untuk mengambil kesimpulan kalau wanita itu Time traveler karena kita tidak tahu bagaimana cara menelepon masyarakat tahun 2887. Bukankah begitu?

Nah, sekarang mari berbicara soal Many Worlds Interpretation (WMI). Jika dimensi lain benar-benar ada, maka semakin tidak mungkin kalau wanita yang terekam itu adalah Time Traveler. Seperti yang kamu katakan:

"Everett - Wheeler dan Tipler - Kerr menegaskan : bahwa perjalanan menembus waktu sesungguhnya memasuki Dimensi yang berbeda"

Menurut WMI, setiap kali seseorang melakukan Time Travel ke masa lalu, terciptalah sebuah dunia yang baru, alias dimensi yang baru. Misalnya kita hidup di dimensi A. Ketika wanita itu melakukan Time Travel ke tahun 1928, maka terciptalah dimensi baru, yaitu dimensi B. Ia masuk ke dimensi B tersebut.

Jika ia masuk ke dimensi B, bukankah ia tidak akan tertangkap kamera di dimensi A (Dimensi kita)?

Bisakah ia kembali ke dimensi A lagi? kalau bisa, maka pendapat saya mengenai ada dua atau empat wanita akan terjadi. Bukankah begitu?

Mengenai paragraf terakhir di komentar kamu:

"Maaf Bro, saya pun bersedih jika "teknologi" bangsa kita "tertinggal" sangat-sangat-sangat jauh. Sejauh mana Amerika, atau Rusia atau Jerman, atau negara jenius lain nya menyembunyikan "telnologi" mereka."

Saya setuju kalau kita perlu bersedih jika teknologi kita tertinggal. Tetapi, kita harus rasional dalam menilai. Benarkah Amerika dan negara lain menyembunyikan teknologi mereka (mesin waktu)? Saya tidak yakin.

Bagaimana kamu bisa yakin? apakah berdasarkan rekaman Chaplin? Atau berdasarkan teori Tipler Kerr (yang sebenarnya lebih dipopulerkan oleh John Titor yang saya percayai sebagai hoax)?

Time Travel itu hanya sebatas teori, bukan teknologi. Multi Worlds Interpretation malah disebut Meta teori yang artinya teori mengenai teori. Jadi sama sekali tidak bisa disebut sebagai teknologi.

Lagipula, Teori MWI ditolak oleh sebagian besar ahli fisika. Jadi, jika kita menolak teori ini, tidak berarti kita sendirian atau tertinggal kok. :)

The Strider said...

sama seperti fenomena pareidolia mungkin.... suatu fenomena psikologis dimana otak mempersepsikan apa yang sedang kita saksikan dengan apa yang pernah kita lihat / alami sebelumnya.

_Aria

Anonymous said...

"mgkin itu mike marcum"

Pada tahun 1996, Marcum kembali muncul di acara radio Coast to Coast. Pada saat itu ia mengatakan bahwa 30 hari lagi ia dapat menyelesaikan mesin waktunya.

Itu adalah kemunculannya yang terakhir. Pada Januari 1997, Marcum menghilang.

Setelah hilangnya Marcum, seorang pria dari Orange County menelepon Art Bell. Ia mengatakan bahwa ia ingat dengan sebuah foto dari surat kabar edisi beberapa tahun lalu yang menceritakan sebuah peristiwa misterius yang terjadi pada tahun 1920an.

Menurut surat kabar tersebut, pada tahun 1920an, polisi menemukan mayat seorang pria di sebuah tabung besar yang aneh. Tubuh pria tersebut hancur berantakan. Disebelah tubuh tersebut ditemukan sebuah peralatan aneh. Para polisi saat itu tidak bisa mengidentifikasi peralatan itu atau identitas mayat itu. Penyebab kematiannya juga tidak dapat dipecahkan.

Pria dari Orange County ini kemudian ingat kepada foto tersebut dan ia mengatakan bahwa peralatan disamping mayat tersebut mirip dengan sebuah ponsel.

Apakah Marcum berhasil melakukan perjalanan lintas waktu ke masa lalu ? Apakah mayat pria tersebut adalah Marcum ?

The cicak said...

setelah saya lihat baik-baik dan dengan durasi waktu yang lama,,sekedar masukan buat bro enigma!!sepertinya wanita tsb memang sedang menggaruk TAPI harus ditambahkan lagi :: wanita itu sedang menggaruk sambil memegang sebuah benda.
klo menurut saya dia sedang memegang dompet,kenapa dompet???karena yg dominan membawa-bawa dompet ditangan adalah wanita!!mungkin dapat kita saksikan sendiri sekarang kalo pergi ke mall atau tempat wisata akan banyak wanita bahkan mungkin lelaki yang menenteng dompet ditangan kirinya dan bila suatu saat dia merasa gatal di pipi sebelah kiri maka secara reflek dia akan segera menggaruknya dengan tangan kiri,,,kenapa tidak dgn tangan kanan??atau memindahkan dulu dompetnya ke tangan kanan biar ga repot???
yaa karena menggaruk ga perlu waktu yg lama ,paling lama 10 detik jadi untuk apa repot" memindahkan dlu dompetnya ke tangan kanan sedngkan dengan tangan kiri yg lagi memegang dompetpun bisa!!coba saja oleh para pembaca dan bro enigma praktekan,memegang dompet lalu menggaruk pipi sebelah kiri pasti akan persis seperti foto diatas!!
makasih,maaf bila ada kesalahan kata"

Republican Wasp said...

Kalau soal waktu2an gini emang ribet karena dah menyangkut soal alternate event dst. tapi secara pribadi, saya setuju dengan bro enigma bahwa wanita itu memang tidak sedang memegang apa2 kalau melihat posisi & gerakan wanita itu sendiri

Anonymous said...

dari Tresna Asti

Gambarnya tidak jelas.. Semua hanya bisa ber'asumsi', tidak ada asumsi yang bisa disalahkan ataupun benar-benar bisa dibenarkan.. namanya juga nebaknebak... :P
Kita menebak yang kita sendiri tidak tahu kepastiannya.. =,="a

bagi saya lebih mirip orang yang sedang mengurusi cuping rambut di telinganya.. Jjjiiiiaaaahhhhh,, dengan gaya sensual menyibakkan rambut di dekat telinganya.. O_o???
atau mungkin sedang mengalami sedikit masalah dengan kupingnya, nanahan gituhh.. jiakakaakakkakakaak
>O<v

huhf! ada gambar berbeda yang bisa saya persepsikan berbeda.. yang satunya seperti menggaruk.. yang satunya lagi seperti sedang menggunakan terompet dengar.. hohohohohohoh
^-^a

time-traveler-002 said...

Coba perhatikan lebih teliti lagi video-nya, katakanlah disitu ada 3 scene,
- pertama, scene ketika kamera mengarah agak jauh tepat kearah depan bioskop, yang kelihatan adalah: gajah (tepat ditengah kerumunan), pohon (sebelah kanan video), papan selebaran (kanan, tengan dan kiri video), orang terlihat sangat ramai
- kedua, scene ketika kamera mengarah pada sosok misterius, yang terlihat: pohon, kursi, papan selebaran, dan "zebra", hanya 2 orang yang jelas terlihat
- ketiga, scene ketika gambar video perlahan berubah (fade out) dimana kamera mengarah lebih close up ditengah / tepatnya didepan bioskop, yang terlihat, gajah, pohon, dan papan selebaran, orang terlihat sngat ramai

Dapat diketahui bahwa tempat dimana scene ketiga adalah berada disekitar "tengah-tengah" pada scene pertama, karena memang banyak kesamaan, disitu terdapat gajah, selebaran dsb,

Tapi dimanakah letak scene kedua?, kalo scene pertama jadi acuan maka kita akan menganggap bahwa scene kedua terletak dipojok kiri pada scene pertama, karena disitu terdapat pohon, yang terlihat sama pada rimbunan dan dahan-dahannya) begitu juga selebarannya, tapi dimanakah "zebra" dan dinding bangunan nya??,

jadi kesimpulanku Scene kedua adalah "fake" / palsu, scene itu dibuat baru-baru ini, dan sengaja dibuat untuk "popularitas",

Tapi kalo mereka bisa mengatakan videonya telah tersebar sejak taon 1920-an, dan ada buktinya.. maka itu bisa jadi memang seorang sedang melakukan komunikasi melalui ponsel.

Anonymous said...

orang itu mungkin sedang mengingat - ingat sesuatu yang membuat ia linglung kemudian menyadari kesalahan yang telah ia perbuat jadinya ya ekspresinya sambil garuk garuk dan ngomong sendiri gitu..

Lica Lawliet said...

kyaaaa~~ bro E kereeenn~~ *3*v

jangan2 lg nutupin jerawat? ahahahaha! XD

Anonymous said...

Angulus Ludovici:
Bro Enigma, menarik sekali pembahasan Bro Lamda dan Bro Enigma mengenai WMI / Many Worlds Interpretation. Memang waktu dan ruang itu sama-sama relatif dan tidak mutlak. Bahkan alam semesta pun tersusun dari materi yang tidak nyata ada (tidak jelas), atau konjugatnya tidak dapat dinilai secara mutlak pada saat yang bersamaan (Heisenberg).

Banyak kemungkinan yang bisa terjadi dalam alam semesta. Saya pribadi ‘percaya’ bahwa perjalanan lintas waktu (baik kembali ke masa lalu ataupun melompat ke masa depan) itu sangat mungkin terjadi. Sudah pernah saya postingkan sebelumnya bahwa aktivitas isi nukleus dari sebuah atom yang sekarang sedang dipilah-pilah di CERN memungkinkan untuk adanya perjalanan lintas waktu. Bila secara mikro eksperimen hal ini dimungkinkan, saya yakin dalam rentang waktu 50 sampai 100 tahun ke depan rahasia perjalanan waktu sudah dapat disingkap (Kalo cuma 50-100 tahun bentuk handphone belum berubah banyak khan Bro Enigma? Hehehehehehe).

Bangteh said...

Sangat menarik sekali apa yang diungkapkan oleh Bro Angulus Ludovici, Bro Lamda dan Bro E, dan tidak menutup kemungkinan apa yang diungkapkan oleh bro time-traveler-002 juga benar adanya (bahwa video-nya hoax), karena mengingat dari namanya sendiri.. hehehehe
.
~ Kita harus sepakat dulu bahwa tidak ada yang tidak mungkin didunia ini (dalam hal ini perjalanan melintasi zona waktu), ke masa depan atau ke masa lampau. Jika saja orang bisa melintasi waktu ke masa depan, maka sangat mungkin juga untuk melintasi waktu ke masa lampau, karena jika tidak bisa kembali ke masa lampau, bagaimana orang yang yang telah ke masa depan tadi akan pulang?

~ Begini Bro-E, pemahaman ente mengenai MWI kayaknya kurang mengena, atau tidak sesederhana itu. Ada banyak teori yang menjelaskan bagaimana MWI atau “Alternate Worlds”atau “Dunia paralel” ini sampai terbentuk, dari sekian banyak teori, ada satu teori yang paling masuk akal, yaitu bahwa MWI tercipta karena disebabkan campur tangan para time traveler, selain diantaranya juga disebabkan oleh proses alami di alam ini, artinya kita tidak bisa mengangap dunia sekarang yang kita tempati adalah “pure” / original adalah dunia yang melahirkan dunia-dunia alternate lain, tapi bisa jadi dunia kita sendiri ini adalah salah satu dari sekian banyak dunia alternate yang telah terbentuk dikarenakan para time traveler, who knows?

~ Dunia ini adalah “timeline” (ruang & waktu) atau bisa digambarkan seperti tali yang sangat besar yang tak berujung dan tak berpangkal, mungkin banyak sekali timeline-timeline (dimensi-dimensi) yang telah tercipta oleh sebab adanya para time traveler ini, karena setiap time traveler yang menjelajah ke masa lampau, dan ketika begitu dia sampai ke masa yang dia inginkan, maka dimulai dari sanalah satu poin sebuah dunia alternate baru tercipta/muncul dengan sendirinya oleh alam yang disebabkan oleh mesin waktu-nya tersebut (tapi makhluk-makhluk didalamnya tidak akan pernah menyadarinya), dan bukan ke dunia versinya sendiri yang memang tetap berjalan sebagaimana mestinya, akan tetapi ketika dia mencoba untuk kembali ke masa depan dimana dia datang maka dia tetap akan kembali ke dimensi –nya sendiri dimana dia berada sebelumnya, bukan ke dimensi baru yang muncul dan telah berubah oleh karenanya tadi. Inilah teori perjalanan waktu yang diungkapkan sama John Titor yang terkenal itu.

~ Sekarang bicara mengenai alternate worlds yang muncul karena campur tangan para time traveler, dan katakanlah sekarang orang misterius yang ada didalam video heboh Chaplin tersebut bernama “Jack” dan dia masih belum melakukan misi tersebut, nah pertama kali Jack lahir kedunia mungkin saja pada saat itu para ilmuwan telah menemukan teknologi mesin waktu (anggaplah saat itu tahun 2057).. Jack lalu ditugaskan dari atasannya yang memiliki mesin waktu pergi ke tahun 1928 untuk melakukan sesuatu (misalnya mencari informasi yang hilang), tentu saja dia tidak sendiri, dan dia juga dibekali semacam alat komunikasi berupa wakie talkie yang tidak perlu memiliki tower/satelit atau apapun utk saling berhubungan, tapi memiliki dayang jangkau yang sangat kuat/jauh, lalu secara tidak sengaja dia melewati tempat dimana sebuah kamera terpasang, yang ternyata baru diketahui sekarang menjadi salah satu bagian scene diextra video Movie Chaplin. Mungkin saat itu dia sedang melakukan penyamaran menjadi seorang wanita, karena bagaimanapun itu harus ia lakukan agar misinya dapat berhasil dengan baik. Karena tergesa-gesa tiba-tiba dia ditelpon/ di-call oleh temannya ditempat yang berbeda (masih di tahun 1928) dan dia tidak menyadari ada kamera disana, atau mungkin saja si Jack ini punya selera humor yang cukup tinggi, jadi semua itu sengaja dia persiapkan dan perlihatkan tapi dengan pose yang tidak terlalu mencolok untuk disimak.. bisa jadi sebagai sebuah “tanda/sign” dari Jack bahwa suatu saat orang mungkin dapat menerima sinyal ini bahwa time traveler itu ada dan dia pernah eksis pada tahun 1928. ...
*bersambung..

Bangteh said...

***Sambungan..

Jadi seandainya misi Jack tadi “sebenarnya” untuk membunuh seseorang di tahun 1928 katakanlah untuk membunuh seseorang yang bernama “Daniel Han” karena orang ini mungkin sangat berbahanya, dan memang apa yang kita sendiri tahu sekarang (anggaplah) Daniel Han memang telah terbunuh oleh suatu kecelakaan yang masih misterius di tahun 1928 tsb. Akan tetapi ketika Jack kembali ke dimensi dunia-nya sendiri tahun 2057, mungkin saja Daniel Han masih hidup (tua banget kali ya??), karena dia hanya membunuh Daniel Han di dimensi lain yang baru tecipta karena ulah mesin waktunya tadi.

Jadi begitulah kerumitan alam ini, semua memang masih selalu akan menjadi misteri sampai kita menyadari bahwa ternyata kita sendirilah yang memang menginnginkan agar semua itu tetap menjadi misteri. Bagaimanapun kalau seandainya didunia ini telah banyak para time traveler yang berseliweran, tapi secara akal sehat logika kita, jika kita seorang time traveler tersebut , maka kita tidak akan dengan mudah mengatakan kepada semua orang tentang identitas kita ini, karena pertama akan mengancam nyawa kita sendiri, dan kedua misi yang kita bawa terancam “GAGAL”.

Anonymous said...

yang muncul dalam vidio pasti semu adalah aktor. yang tidak berkepentingan pasti duruh menjauh atau kalau terlanjur masuk pasti adegan diulang. apalagi sampai sedekat itu! pasti aktor, harusnya diselidiki ke pembuat film, siapa aktornya.

Ken said...

hahaha ini yang saya suka nih, bau2 futuristik.
Saya setuju sama bro E!! emang seperti menggaruk gitu.


@Angulus Ludovici, Bangteh, dan siapapun yg percaya time travel itu mungkin:

iseng2 saya ketik kata 'travel' di kotak pencarian blog ini, berharap ada artikel2 keren senada lainnya. ketemu beberapa. Semuanya keren2. Artikelnya saya baca, komen2nya juga. Ada komen yg menarik menurut saya si sini:
http://xfile-enigma.blogspot.com/2010/04/rekomendasi-benarkah-seorang-time.html

komennya dari seseorang dgn nick "Chris". Ngomen tentang pendapatnya ttg kemungkinan Time travel yg ditanya oleh seseorang dgn nick "Nirvana".
Siaaal, abis ngebaca komen dia, saya jd berpikir ulang apakah time travel itu ada. hahah, padahal saya berharap time travel itu ada. Tapi emang saya akui penjelasannya bagus. Padahal pemikirannya lumayan rumit. Salut buat Chris.


Nih saya copas ke sini aja.
(Btw, saya ternyata gak bodoh2 amat, soalnya langsung 'ngeh' dgn yg dijelaskan Chris hahahah )



Chris said...

@bro Nirvana:
Maaf baru terbaca bro.

''Nirvana said...
Pertanyaannya : bro enigma/chris percaya gak kalau Time Traveler benar2 ada ? atau hanya sekedar hoax/dongeng/
lelucon belaka ?''

Ini pendapat saya pribadi saja ya bro.
Menurut saya Time Traveling tidak bisa dilakukan. Itu berarti Time Traveler itu tidak ada. Alasan saya:

1. Waktu itu linier, bergulir ke depan, tidak dapat terulang lagi, tidak bisa dimundurkan. Waktu adalah hal yang abstrak, bukan berupa materi. Waktu adalah persepsi kita terhadap lamanya sesuatu. Kita mengungkapkannya sebagai masa lalu, masa sekarang dan masa depan. Masa lalu telah terjadi dan tidak bisa diulang atau diintervensi lagi. Masa sekarang adalah tiap detik terbaru dalam perjalanan kehidupan kita. Sedangkan masa depan adalah hal yang belum terjadi, dan sangat dipengaruhi oleh peristiwa masa sekarang dan masa lalu.

2. Diri kita, yang kita sebut sebagai 'aku' ini, hanya ada 1, tidak ada yang lain. Diri kita berada dalam 'aliran' waktu menuju masa depan, sampai 'hilang' pada suatu titik dalam 'aliran' waktu.
Jika seandainya kita bisa kembali ke masa lalu, kita tidak akan pernah mendapati diri kita (maupun orang lain) di sana, sebab peristiwanya telah berlalu, dan diri kita yang dulunya ada di sana tidak akan terlihat lagi, karena sekarang dia pada masa lalu itu adalah diri kita yang sekarang ini, yang sedang mengunjungi masa lalu-nya.
Jika seperti pada film Doraemon, kita akan melihat diri kita di masa lalu itu. Sehingga, tentu jumlah diri kita menjadi sangat-sangat banyak, sesuai kemungkinan waktu yang kita kunjungi. Lalu siapakah dia (mereka) di masa itu? Bukankah dia (mereka) adalah diri kita juga? Bagaimana dengan fisik, sifat dan kepribadiannya? Bagaimana dengan nyawanya? Apakah masing-masing dari diri kita memiliki nyawa masing-masing? Dan bagaimana hubungannya dengan nyawa yang ada pada diri kita yang saat ini? Jika diri kita dibunuh pada masa lalu, tentu kita di masa depan tidak pernah ada.
Pertanyaan-pertanyaan ganjil lain akan segera bermunculan jika ini diteruskan.

3. Jika kita bisa melakukan time travel dengan anggapan klasik (seperti dalam film Doraemon), maka kita akan bertemu dengan masalah paradox. Jika kita kembali ke masa lalu, dan membunuh nenek kita, maka kita tidak akan pernah ada! Pada saat itu juga diri kita akan LENYAP! Bukan hanya diri kita, tapi ayah/ibu, paman, bibi, kakak/adik, sepupu, tidak akan pernah ada. Tentu ini semua akan mengubah masa depan.
Perubahan kecil yang dilakukan di masa lalu, bisa memberikan efek yang luar biasa dahsyat pada masa depan, karena masa depan dibangun atas hubungan KAUSALITAS yang sangat kompleks dari peristiwa-peristiwa masa lalu. Mungkin inilah yang disebut dengan 'butterfly effect''--(Correct Me If I'm Wrong, CMIIW).

(Bersambung...)
April 26, 2010 8:31 PM

Ken said...

Nih sambungannya.....

Chris said...

(Sambungan...part 2)


4. Untuk mengatasi sandungan logika ini (time paradox, grandma paradox), maka banyak pihak yang mengembangkan teori-teori lain agar time travel dapat terterima secara logika:

1. Teori Multiple World Interpretation.
Dengan teori ini, jika kita membunuh nenek kita di masa lalu, maka kita tidak akan serta-merta lenyap. Sebab adanya 'dunia jamak', atau dunia alternatif, dimana diri kita pada dunia itulah yang akan lenyap. Teori ini mengatakan bahwa setiap kemungkinan yang terjadi pada diri kita, exist pada dunia-dunia alternatif yang mungkin tak terhitung banyaknya. Jadi, menurut teori ini, terdapat banyak 'diri kita yang lain' di dunia alternatif yang berbeda-beda.
Nah, teori inilah yang diajukan John Titor saat dihadapkan pada tantangan paradox, saya rasa.

2. Teori yang mengatakan bahwa jika kita kembali ke masa lalu, maka kita tidak terlihat (invisible) di masa itu, dan tidak bisa melakukan intervensi, jadi kita hanya selaku pengamat saja. Saya suka menyebutnya dengan teori 'Observer'. Dengan demikian, katanya, kita bisa mengunjungi/melihat nenek kita di masa lalu, tapi tidak bisa membunuhnya, sehingga kita tidak bisa mempengaruhi masa depan.
Teori ini tentu saja menganut kondisi seperti pada time travel ala film Doraemon.

Nah, dari 2 teori di atas, tetap saja masih mendapat SANDUNGAN LOGIKA:
1) Berdasarkan kedua teori itu, maka masa depan TIDAK DAPAT DIPENGARUHI. Bukankah (salah satu?) tujuan konspiratif time travel adalah MENGUBAH SEJARAH??
Dengan demikian, hal tersebut menjadi TIDAK DAPAT DILAKUKAN.

2) Jika time travel dimaksudkan untuk MENGKONFIRMASI KEBENARAN PERISTIWA SEJARAH, atau MEMECAHKAN MISTERI, karena berdasarkan teori 'Observer', hanya ini yang dapat dilakukan, maka hal itu berarti 2 hal:

1. Jika teori 'Multiple World Interpretation' dianggap benar dan diperhitungkan, maka kembali ke masa lalu untuk mengkonfirmasi/mengetahui kebenaran peristiwa sejarah akan menjadi KURANG RELEVAN-SIGNIFIKAN, karena masa lalu dari masa depan time traveler berangkat, juga dipengaruhi 'Multiple World Interpretation', artinya juga ada (mungkin) tak terhingga dunia alternatif masa lalu, yang masing-masingnya memiliki alternatif kemungkinan yang berbeda. Jadi peristiwa di dunia alternatif mana yang mau dikonfirmasi??

Mungkin anda menjawab, ''yaitu masa lalu-nya masa depan yang sekarang''. Nah, sebelumnya telah disinggung bahwa masa depan dibangun atas hubungan KAUSALITAS peristiwa-peristiwa masa lalu, sedangkan kemungkinan peristiwa-peristiwa di masa lalu itu memiliki dunia alternatifnya tersendiri. Peristiwa demi peristiwa masa lalu itu berhubungan satu sama lain sedemikian rupa sehingga mempengaruhi masa depan dengan hubungan KAUSALITAS. Nah jaring-jaring peristiwa dan kausalitas ini menjadi SANGAT KOMPLEKS bukan? Apalagi jika mengingat KOMPLEKSITAS-nya berbanding lurus dengan jauhnya jarak masa lalu itu dengan masa depan.
Hal ini membuat (hampir) mustahil untuk melakukan konfirmasi peristiwa sejarah di masa lalu.

2. Jika teori 'Multiple World Interpretation' tidak benar, sehingga tidak diperhitungkan.
Jika demikian, berarti tidak terdapat dunia-dunia alternatif. Konfirmasi dapat dilakukan. Tetapi hasil konfirmasi itu hanya berdampak pada masa depan saja, misalnya dengan mengubah opini masyarakat, mengubah ideologi/agama, maka hal itu akan mempengaruhi rentetan peristiwa-peristiwa di masa depan. Hmm..terlihat REALISTIS bukan?? Mungkinkah ini yang sebenarnya terjadi??
Hmm..saya rasa tidak. Di poin saya berikutnya, saya akan menyinggungnya..


(Bersambung...)
April 26, 2010 8:32 PM

Ken said...

Chris said... 84

(Sambungan...part 3)


5. Ini adalah poin kelima saya. Pembicaraan 2 teori (Multiple World Interpretation dan Observer) di atas adalah seperti anggapan kebanyakan orang, yaitu seperti apa yang saya sebut 'time travel ala film Doraemon', kita masih dapat melihat diri kita dan orang lain atau masyarakat pada masa yang kita kunjungi.
Hal ini menyebabkan banyaknya terdapat sosok diri kita dalam waktu yang berbeda-beda.
Mari kita BALIK SUDUT PANDANG ini, jika kita adalah diri kita yang berada di satu titik waktu di masa lalu, maka, itu berarti SEBENARNYA masa depan TELAH ada, dan diri kita yang di masa depan juga telah ada!
Jika diperluas: itu berarti SEBENARNYA masyarakat/peradaban di masa depan telah ada!

Jika hal yang sama diterapkan pada diri kita yang sekarang, bukankah TIDAK MENUTUP KEMUNGKINAN bahwa masa depan telah ada, lengkap dengan diri kita yang berada di masa depan?
Kemudian jika hal yang sama diterapkan pada diri kita yang berada di masa depan, bukankah TIDAK MENUTUP KEMUNGKINAN juga bahwa sebenarnya sudah ada masa depan yang lebih 'depan' lagi, dimana diri kita yang lebih tua berada di dalamnya, atau bahkan telah meninggal??

Nah, jika ketiga hal di atas dipandang secara keseluruhan, berarti masing-masing segmen waktu: masa lalu, masa sekarang, masa depan, sudah ADA bersamaan??
Hal ini benar-benar seperti film Doraemon! Kita pada dasarnya bisa MENGUNJUNGI masa lalu dan masa depan, karena ketiganya ada secara simultan. Nah ini berarti waktu TIDAK LINIER! waktu bergulir pada masing-masing 'dunia' dengan segmen waktu yang berbeda-beda.

Jika demikian halnya, maka ini berkonsekuensi pada:

1. Jika time paradox diabaikan, artinya tidak terdapat teori 'multiple world interpretation' atau teori 'observer', maka sudah banyak time traveler dari titik-titik waktu tertentu di masa depan yang datang berseliweran ke masa kita, atau masa lalu, untuk observasi atau bahkan mengubah sejarah!
Setidaknya ulah/efek dari intervensi yang dilakukan time traveler dari masa depan ini, sudah dapat kita rasakan masa ini. Misalnya, jika sejarah diubah tiba-tiba, maka akan ada yang LENYAP atau MUNCUL tiba-tiba di zaman kita, apakah berupa orang, makhluk hidup lain ataupun berupa benda. Ataupun perubahan kondisi. Contoh ekstrim: (maaf), jika seandainya time travel ada, orang-orang berniat jahat dari masa depan, bisa melakukan intervensi terhadap awal penyebaran Islam di Mekah atau Madinah, dengan (maaf sekali lagi) membunuh Nabi Muhammad, sehingga Islam tidak pernah ada. Tapi ternyata hal ini TIDAK TERJADI BUKAN??
Bukankah percobaan pembunuhan ini bisa dilakukan berulang-ulang??
Tapi, ternyata, Islam tetap ada.

Bila dipikir-pikir, menurut saya, jika time travel memang ada, mustahil Tuhan akan mengizinkan percobaan pembunuhan itu.

Tapi, walau bagaimanapun, skenario time travel di atas, dibangun atas anggapan time paradox dapat DIABAIKAN.
Tapi, benarkah time paradox BISA DIABAIKAN??
Tentu saja TIDAK! sebab jika demikian, maka time travel menjadi TIDAK LOGIS.


(Bersambung...)
April 26, 2010 8:33 PM

Ken said...

Chris said... 85

(Sambungan...part 4)

2. Kemungkinan masa lalu-masa sekarang-masa depan terjadi simultan dengan memperhitungkan time paradox (teori multiple world interpretation, dan teori observer).

Dengan teori multiple world interpretation, time traveler dari masa depan dapat berseliweran di masa kita atau masa lalu, dan melakukan intervensi. Kemungkinan dunia kita terpengaruh efek intervensi yang mereka lakukan TETAP ADA.
Tetapi, nyatanya pada dunia kita tidak pernah terjadi peristiwa-peristiwa aneh sejarah, sejarah berubah tiba-tiba, kelenyapan dan kemunculan tiba-tiba atau apapun yang mengindikasikan efek dari intervensi time traveler dari masa depan.

Hal ini membuat kemungkinan adanya time travel semakin kecil.
Dan tahukan anda, jika kemungkinannya akan menjadi NOL, karena seluruh teori-teori dan kemungkinan yang saya bicarakan di atas, didasarkan pada ASUMSI bahwa WAKTU TIDAK LINIER. Pengamatan sehari-hari dan common sense (analisis terhadap kemungkinan TEORETIS time travel seperti di atas), maka meneguhkan bahwa WAKTU BERSIFAT LINIER!

Mengenai teori-teori Relativitas Umum dan Khusus Einstein, saya pribadi tidak menilainya sebagai bukti nyata terhadap time travel.
Jika seandainya manusia bisa melaju melebihi kecepatan cahaya, so what?!
Berdasarkan teori, waktu hanya akan relatif terhadap si penjelajah yang melebihi kecepatan cahaya itu, sedangkan realitas di muka bumi tidak terpengaruh.
Pertanyaan lain: mungkinkah manusia melaju dengan kecepatan melebihi kecepatan cahaya??
Jika manusia adalah energi murni dan bukan tulang dan daging, maka saya rasa itu baru mungkin terjadi. Jika tidak, maka saya pesimis.

Mengenai teoretis membuka 'black hole' menuju masa lalu?
Saya pribadi menganggapnya tidak berhubungan dengan time travel, tetapi jika pun black hole dapat dibuat, maka itu (menurut saya) lebih kepada 'shortcut' ke bagian lain di alam semesta, atau 'shortcut' ke dimensi lain.


Saya harap apa yang saya coba sampaikan dapat dimengerti. Dan ini hanya pendapat pribadi saja.
April 26, 2010 8:34 PM

Bangteh said...

Bikin saya terpancing dan terpacu untuk mengungkapkan alasan-alasan saya. hehe, thanks bro Ken atas copasnya btw..

Saya pribadi mengakui akan timbulnya “time paradox” **apabila** persepsi kita menganggap bahwa hanya ada single timeline dialam semesta ini. dan “tidak ada” “alternate” world atau MWI sama sekali. Tapi percayalah teori tentang adanya time paradox itu hanyalah mitos dan salah satu dari sekian banyak kelemahan dari akal logika manusia itu sendiri yang sangat wajar dalam memahami ruang & waktu, dan ekstrimnya lagi dari kalangan ini bahkan juga menganggap bahwa dalam teori MWI (Many Worlds Interpretation) juga akan terjadi “time paradox”, dan ini yang membuat saya sangat heran dan penasaran bagaimana cara pikir logikanya, hehehe. Contoh dari Time Paradox sendiri mungkin dapat kita saksikan di film “Back to the Future”, dan film-film animasi 3D yang banyak bertebaran sekarang, dan saya mengakui bahwa saya pribadi juga paling suka sekali dg film-film tersebut.

Perlu diingat bahwa time paradox sendiri adalah suatu keadaan yang datang tiba-tiba / spontan dimana terhapus/berubahnya sebagian atau keseluruhan materi dari sebuah alam semesta karena adanya campur tangan para time-traveler dimasa lampau. Nah benarkah hal demikian dapat terjadi?..

Maka dengan itu ijinkan saya kali ini untuk menjelaskan satu persatu bagaimana kronologis hingga seorang timetraveler dapat dengan bebas menjelajahi ruang & waktu tanpa khawatir akan adanya “Time Paradox” ini, tentu saja ini hanya pendapat pribadi :

~ Jawaban terhadap “keraguan-keraguan” akan teori MWI oleh bro Chris
Quote : “Jika teori 'Multiple World Interpretation' dianggap benar dan diperhitungkan, …. KURANG RELEVAN-SIGNIFIKAN, …..(dapat dicari sendiri versi lengkapnya).”

Jawaban :

~ Sebenarnya waktu itu (baik masa lalu, masa sekarang, dan masa depan) itu telah pun ada dan terbentuk dan karena ulah kita sendirilah hingga terjadi sejarah yang beraneka ragam didalamnya, Tuhan hanya memberikan pilihan kepada kita untuk merasakan “sadar” kita sendiri tentang usaha kita dalam menentukan banyak pilihan dalam hidup ini, Tuhan memberikan fasilitas berupa otak, tubuh, ruh, alam, binatang dsb sebagai sebuah “test” seperti apa sebenarnya kita ini, baik ataukah jahat, yakin ataukah peragu.. dan begitu pula dengan adanya kemungkinan dunia parallel/alternate universe dan semacamnya, begitu rumitnya “mungkin” perjuangan seorang time traveler, dan begitu njelimetnya juga mungkin alam-alam/dimensi-dimensi yang tercipta, percabangan-percabangan alam semesta yang tak terhitung jumlahnya, dan akhirnya namti bagaimanapun dihari pembalasan semuanya akan dipertanggungjawabkan.

Dengan sadarnya kita sekarang adalah bukti bahwa apapun itu, bagaimanapun itu, semuanya mungkin saja terjadi, dengan segala keseimbangan yang tiada batasnya, dunia ini telah ada dan begitupun keunikan-keunikan didalamnya, semua telah ada dengan segala kerumitannya, hanya kita tidak menyadari karena keterbatasan otak dan indera sendiri bagaimana semua itu bisa “balance”, dan waktu itu hanya persepsi dari “sadar” kita saat ini.

Bangteh said...

Baiklah bicara “persepsi sadar” kita.. Nah katakanlah, kita belum pun menyadari tentang hal diatas tersebut, anggaplah hal diatas tersebut belum terbaca oleh pikiran (untuk sementara waktu.. hehehe)

~ Anggaplah dimensi-waktu itu seperti sebuah pita yang dibentangkan, dan katakanlah nama dimensi-waktu kita adalah dimensi-waktu-11, anggap pangkal pita sendiri adalah proses terciptanya alam semesta dan akhir pita adalah dimana kita berada sekarang. Pita selalu memanjang dan memanjang terus tanpa berhenti, itulah yang kita alami sekarang dan kita namakan saja proses “berjalannya waktu”. Dan perlu digaris bawahi bahwa “masa depan” didimensi-waktu kita memang belum tercipta, karena dimasa kitalah yang dapat dijadikan patokan sudah seberapa jauh dimensi-waktu kita berjalan.

~ Sekarang anggaplah kita ditahun 2057, saat itu telah ditemukan mesin waktu, lalu kita mencoba untuk kemasa lampau, misalnya ke tahun 1963 ,misi kita kesana adalah untuk mencegah pembunuhan terhadap Presiden Amerika John F Kennedy dan membawanya ke dimensi-waktu kita untuk mendapatkan informasi detail tentang sesuatu yang sangat penting bagi keselamatan umat manusia (tentunya di dimensi kita sendiri).
~ Sewaktu kita sedang melintasi waktu, maka dapat digambarkan bahwa posisi kita adalah seperti berada diluar zona “pita”/dimensi-waktu11, nah pada saat itu “dimensi- waktu” kita terlihat seperti pita yang memanjang dan diam tapi bergerak pada ujungnya (karena masih adanya proses berjalannya waktu). Mesin waktu hanya cukup mengkalkulasikan titik koordinat dimana dia harus berada (jadi gak seperti betul-betul seakan-akan berada diluar pita dan menjelajahi pita tersebut) . Dan ketika kita sampai pada titik tahun 1963 di “dimensi-waktu” kita ini, maka dengan serta merta sebuah “dimensi-waktu” beserta masa lalu-nya yang baru muncul, karena kedatangan kita seakan-akan “membangunkan” sebuah titik-waktu yang sedang “tidur” (namakan saja ini kelahiran dari “dimensi-waktu-12”) dan ini sama sekali mirip dengan dimensi-waktu-11 / duplikatnya (yaitu pada bagian masa lalunya), hanya berbeda dibagian ujung/ terakhirnya (yaitu tahun 1963 dimana kita berada). dan kita sendiri sedang berada didalamnya.
~ Sedangkan Ujung “pita” dimensi-waktu-12 ini adalah baru sampai pada tahun yang kita mulai saat itu yaitu baru nyampe 1963, jadi 2057 di dimensi-waktu-12 belum terbentuk. maka ketika kita sedang melakukan misi ini, tentu saja kita dengan segala cara membuat bagaimana agar orang-orang disana menganggap kita sebagai orang biasa dan menjaga jangan sampai mereka tahu bahwa kita sebenarnya timetraveler dari tahun 2057.
~Tentu saja kita juga tidak akan perduli apa akibat yang bakalan terjadi dimasa depan pada dimensi-waktu-12 ini nantinya. Karena apapun itu tidak akan berpengaruh pada dimensi-waktu11 dimana kita nanti akan kembali.
~Nah anggaplah misi ini kita selesaikan selama 1 minggu, jadi ketika kita kembali ke masa depan dimana kita datang sebelumnya, maka kita juga akan datang tepat pada ujung pita dimensi-waktu-11 yang kita tinggalkan yaitu seminggu kemudian.. Nah jadi tidak ada paradox bukan?... hehehe,
~ Sekarang waktunya kita ke masa depan, katakanlah untuk melihat bagaimana keadaan dimasa depan, apa yang harus dilakukan agar tidak terjadi suatu bencana atau persiapan menangkal sebuah bencana yang bakal terjadi, maka proses perjalananya juga sama hanyasaja karena pita dimensi-waktu-nya belum terbentuk maka mesin waktu ini hanya mengkalkulasikan titik dimana mesin waktunya harus berhenti, dan ketika sampai pada titik ini maka dengan serta merta akan muncul sebuah dimensi-waktu-13 lengkap dengan masa lalunya sendiri yang sama persis dengan dimensi-waktu-11 (bukan dimensi-waktu-12 lho).

Bangteh said...

~ Lalu apakah mungkin didalam dimensi-waktu11 “sekarang juga” (di sadar kita, bukan dalam ingatan loe) tiba-tiba datang seorang time traveler?, karena jika kita berasumsi bahwa kita bukan sebagai “the first” universe atau induk dari segala induk alam ini, maka walaupun dengan berat hati ini kita bisa saja mengiyakan bahwa masa lalu kita adalah semu, atau memang dikarenakan dimensi-waktu11 hanyalah satu dari trilyunan bahkan lebih dunia “alternate yang telah tercipta, maka hal itu mungkin-mungkin saja.. lalu paradox apalagi yang akan kita khawatirkan?

Sebagai penutup tentunya semua itu tetap atas kehendak Tuhan, dan Tuhan juga yang bikin otak kita sampai berpikir sejauh ini bukan?.. karena dia yang menciptakan alam semesta beserta isinya begitu juga dengan banyaknya dunia-dunia alternate dan berbagai kemungkinan-kemungkinan didalamnya

Dengan sadarnya kita terbukti,sekarang bahwa tidak ada error (paradox) yang bakal terjadi pada alam semesta ini, karena ini semua itu telah diperhitungakan dengan matematika yang luarbiasa canggihnya oleh sang Pencipta Matematika tersebut, Allah SWT.

Anonymous said...

Analisanya mengagumkan. 2 Thumbs up.
Keep posting Bro...!!!

Ken said...

@ Bangteh: terus terang saya gak ngerti dgn penjelasan kamu. Membacanya saya jadi bingung,banyak pertanyaan dikepala saya.


"tapi percayalah teori tentang adanya time paradox itu hanyalah mitos dan salah satu dari sekian banyak kelemahan dari akal logika manusia itu sendiri yang sangat wajar dalam memahami ruang & waktu,..."

Saya gak bisa percaya begitu aja kalau gak ada bukti. Dari penjelasan kamu diatas kayaknya cuma teori aja. Yah semuanya berhak berteori. Kalau penjelasan si chris ini saya paham dan bukti2 berupa alasan2 yg masuk akal dan kenyataan sehari2. Saya bisa mengikuti idenya. Dan emang masuk di akal saya.


"Dengan sadarnya kita terbukti,sekarang bahwa tidak ada error (paradox) yang bakal terjadi pada alam semesta ini, karena ini semua itu telah diperhitungakan dengan matematika yang luarbiasa canggihnya oleh sang Pencipta Matematika tersebut, Allah SWT"

Kalau begitu, siapa yg akan dihakimi di akhirat nanti??? Bukankah ada bayak "saya" yg lain, di dunia2 alternatif lainnya???? Bisa aja kan kalau di dunia alternatif lainnya saya jadi seorang kriminal??? Padahal disini saya jadi manusia baik2. Masak saya ada banyak??? Dan beberapa dari "saya" ada yg masuk neraka??? Ketika di neraka bertemu pula, dan saling bertanya, "siapa kamu????" Padahal semuanya merasa dialah yg paling asli, yg lainnya palsu.

Satu lagi. Saya lahir di dunia ini. Samapai saat tertentu saya membuat keputusan yg mempengaruhi jalan hidup saya. Pada saat itu, menurut teori MWI akan muncul dunia alternatif baru terhadap kemungkinan2 keputusan yg saya buat. Jadi saya yg di dunia alternatif lain baru saja terbentuk donk??? Soalnya kan saya bikin keputusan itu bukan saat saya lahir, tetapi bertahun2 setelah itu. So, di dunia alternatif lainnya, saya tiba2 muncul lengkap dgn segala tetek bengek dunia yg bersangkutan. Jadi saya yg di dunia inilah yg asli, karna hanya saya yg lahir ke dunia. Saya di dunia2 alternatif yg lain, bukan saya yg asli, soalnya tidak pernah terlahir di sana, tiba2 ada karena keputusan yg saya buat di dunia ini. Saya pikir teori ini lebih mirip dongeng daripada teori ilmiah.

Satu lagi, bisakah kamu menyebutkan dasar penjelasan/teori kamu di atas ttg MWI? Dasar fisikanya?? terus siapa ahli yg mempopulerkan teori tersebut??? Terus, bagaimana penerimaannya di komunitas saintis????

lihinzz said...

Hoax gan... itu bukannya alat bantu dengar.. http://www.hearingaidmuseum.com/gallery/Carbon/WesternElectric/info/westelect34a.htm tahun pembuatan 1925. << bukannya ini lebih masuk akal gan....

Bangteh said...

@Ken:
“Kalau begitu, siapa yg akan dihakimi di akhirat nanti??? Bukankah ada banyak "saya" yg lain, di dunia2 alternatif lainnya???? Bisa aja kan kalau di dunia alternatif lainnya saya jadi seorang kriminal??? Padahal disini saya jadi manusia baik2..”
--------- Untuk urusan akhirat setiap orang (dan setiap kamu ditiap dunia alternative yang berbeda) pasti akan mendapatkan ganjaran yang setimpal sesuai amal perbuatannya masing-masing selama didunia , jadi kamu yang sekarang (yang persepsi “aku” dari sadarmu sekarang / didunia yang ini) tentu saja tidak akan menanggung dosa versi lain dirimu didunia alternative lainnya. ?. Nah mungkin tiap dunia alternative memiliki masing-masing surga dan neraka juga, itu saya rasa bukan suatu hal yang sulit bagi Tuhan.

“Satu lagi. Saya lahir di dunia ini. Sampai saat tertentu saya membuat keputusan yg mempengaruhi jalan hidup saya. Pada saat itu, menurut teori MWI akan muncul dunia alternatif baru terhadap kemungkinan2 keputusan yg saya buat. Jadi saya yg di dunia alternatif lain baru saja terbentuk donk??? Soalnya kan saya bikin keputusan itu bukan saat saya lahir, tetapi bertahun2 setelah itu..”
---------- Saya tidak terlalu yakin dengan kelahiran alam semesta alternative versi MWI yang kamu sebutkan ini, dan memang saya akui versi seperti inilah yang banyak dipakai oleh orang-orang sekarang, menurut kamu dunia alternative berdasarkan banyaknya keputusan yg di buat, tapi perlu diingat lagi bahwa teori saya ttg MWI berbeda.. hehe
Nah seperti yang saya pernah katakan sebelumnya Ada banyak teori yang menjelaskan bagaimana MWI atau “Alternate Worlds”atau “Dunia paralel” ini sampai terbentuk, dari sekian banyak teori, ada satu teori yang paling masuk akal, yaitu bahwa MWI tercipta karena disebabkan campur tangan para time traveler, dan inilah versi MWI yang sekarang saya “pahami”.
--------
Setidaknya didunia ini telah terjadi tidak sedikit kasus dimana "time travel" itu fenomena yang ada disekeliling kita, baik itu disengaja atau tidak, alami atau buatan..., akan tetapi karena kemunculannnya pada beberapa orang / lebih menjadikannya bukti-bukti serta alasan kuat yang tidak bisa disepelekan begitu saja bahwa kemungkinan untuk itu "ada", walaupun sains kita (yang memang masih terbatas dan akan terus berkembang) belum bisa menjelaskannya secara ilmiah, seperti beberapa contoh kasus dibawah ini:
~ Sebuah jam tangan SWISS ditemukan didalam sebuah artefak kuno yang berusia 400 th yang lampau
http://www.youtube.com/watch?v=DOeU7cBN8TQ
~ Seorang pria yang mengaku sempat terlempar ke tahun dimasa depan dimana dirinya sudah sangat tua dengan bukti kamera video HP yang sempat diabadikan oleh mereka berdua
http://www.youtube.com./watch?v=Jtljs6-fpYk
~ Seorang profesor fisika membuat mesin waktu untuk menolong nyawa ayahnya
http://xfile-enigma.blogspot.com/2009/07/seorang-profesor-fisika-membuat-mesin.html
~ video Chaplin ini (walaupun masih diragukan kebenarannya)
~ Seorang time traveler tertangkap kamera pada tahun 1940an.
http://xfile-enigma.blogspot.com/2010/04/rekomendasi-benarkah-seorang-time.html

>> bersambung

Bangteh said...

>>sambungan

~ dan kamu bisa cari lebih banyak lagi kasus-kasus seseorang yang mengalami pengalaman melintasi waktu lainnya dengan search di google.com
~ Banyak tentang kemampuan seseorang yang bisa melihat masa depan, contohnya anak-anak indigo, serta kebenarannya bukanlah sekedar isapan jempol belaka.
~ Walaupun (maaf) didalam Islam tidak diterangkan secara spesifik tentang memungkinnya perjalanan waktu, akan tetapi bukan berarti hal itu harus dicari kebenarannya lewat Alquran, dan itu juga tidak berarti tidak tercantum disana, seperti halnya bahwa bumi itu bulat, mungkinkah seseorang yang mengatakan bahwa bumi itu bulat 1000 lebih tahun yang lalu harus lebih dulu mencari kebenarannya secara spesifik lewat Agamanya? Itulah bahwasanya Tuhan selalu mengajak kita untuk selalu menggunakan akal untuk berfikir, ibadah dan dunia adalah dua porsi yang sama didalam kehidupan tiap manusia.
-------
Kesimpulan
1 - Seandainya bukti-bukti diatas benar adanya seperti halnya seorang pria yang menemukan dirinya dalam keadaan sudah tua di masa depan, tentu saja hal itu tidak akan terjadi suatu saat didunia pria tersebut ketika dia sudah tua, karena pertemuannya tadi adalah kejadian yang hanya terjadi di dunia alternative yang berbeda, artinya antara dunia si pria muda yang terlempar dan dunia dirinya yang tua dimasa depan adalah dua buah dunia yang berbeda hanya terdiri dari dengan orang-orang yang identik.
2 - Begitu juga seperti seorang indigo yang merasa memiliki kemampuan melihat masa depan perihal bencana yang bakal terjadi, maka apa yang dia lihat adalah dunia alternative, dan bisa jadi bencana juga akan terjadi di dunia original si anak indigo tersebut, akan tetapi dengan korban yang mungkin lebih sedikit karena dia telah lebih dulu tahu dan memberitahukannya kepada orang-orang yang berada disekitar lokasi bencana untuk segera menghindar.
~ Dua hal tersebut diatas hanyalah sebagian kecil alasan kuat akan adanya dunia alternatif disekeliling kita dan bagaimana teori MWI itu sangat memungkinkan ke-eksis-annya dialam sehingga perjalanan waktu itu menjadi sebuah “keniscayaan”., dan sangat memungkinkan suatu saat untuk diteliti dan diterapkan secara “buatan”,

~ Satu hal yang sangat penting bahwa teknologi akan sangat berguna bila berada ditangan yang benar, dan begitu juga sebaliknya, jadi jangan biarkan tangan-tangan jahat lebih dulu memanfaatkan teknologi ini untuk kepentingan pribadi mereka, dan mereka tanpa kita sadari sengaja membuat kita berfikir untuk tidak bisa menguasai teknologi ini, agar apa yang mereka inginkan tidak ada yang mampu untuk menghalanginya.

Saya tidak akan menjelaskan secara rinci tetek bengek apa itu induk / anak / cicit dari teori MWI .. mungkin dapat kita cari sendiri lewat artikel-artikel yang banyak berserakan di dunia maya.. hehehehe, karena semua itu baru sebatas teori, adapun apa yang saya gambarkan dengan bahasa yang (menurut saya) **sangat-sangat** sederhana (sedikit sekali istilah sains/asingnya.. hehehe) diatas adalah pemahaman saya pribadi mengenai MWI. Tentu saja ini baru sebatas praduga karena saya juga tidak 100% yakin, tapi cukup meyakinkan saya untuk memahami fenomena yang banyak dan sering terjadi disekeliling kita akhir-akhir ini.
^__^

Ken said...

"......Tentu saja ini baru sebatas praduga karena saya juga tidak 100% yakin, tapi cukup meyakinkan saya untuk memahami fenomena yang banyak dan sering terjadi disekeliling kita akhir-akhir ini. ..........."

Kalau saya disuruh memilih antara "praduga" dan "argumen yg logis+kenyataan sehari2", maka saya akan pilih yg kedua :)

Ken said...

dan oh ya saya kok mikirnya kalau ide "Time Travel" yg muncul di masa kita, kok sepertinya cocok dgn situasi peradaban teknologi kita saat ini. Maksud saya ini adalah produk persepsi, pemikiran yg dominan pada masa yg bersangkutan (masa kita).

Jadi disaat sains menemukan teori Relativitasnya Einstein, teori Kuantum, atau berusaha menemukan apa yg disebut "Theory of Everything", maka bumbu science fiction-nya adalah "Time Travel". Semua cerita/video tentang Time Travel berhubungan ke masa kita.

Coba ada cerita di masa lampau, jauh dari masa kita tentang, tentang penculikan dirinya atau tersesatnya dia ke masa depan yg berperadaban canggih. Sayangnya saya gak dengar ada cerita kayak gitu.

Padahal ini penting lo buat salah satu poin tambahan tentang bukti keberadaan time traveler dari masa depan ke masa2 jauh sebelum masa kita, shg paling gak bisa meredam kecurigaan itu bukan hayalan ilmiah abad 21 saja :)

Anonymous said...

sbenarnya, kemungkinan besar time traveler tuh tdk ada, cuma orang yang terlalu berimajinasi jadi jika ada yang sedikit yang aneh pada seorang oknum pada masa lampau, langsung nyablak bilang itu time traveler aj hha.. padahal sbenarny itu hanya orang biasa ..

Anonymous said...

dari Tresna Asti

seruuu!!! Chriss memang jago analisa..!!! tapi hilang..

Bangteh said...

“...kok sepertinya cocok dgn situasi peradaban teknologi kita saat ini. Maksud saya ini adalah produk persepsi, pemikiran yg dominan pada masa yg bersangkutan (masa kita)...”

Benar sekali, dan persepsi kamu seperti itu dapat saya maklumi, karena semakin kedepan segala sesuatu akan semakin “terang”, artinya kebenaran akan semakin nyata dan terkuak seiring ilmu pengetahuan yang bertambah dari generasi ke generasi didalam peradaban manusia. Logika liar memainkan peranan pentingnya untuk menumbuhkan inovasi dan kreatifitas, jadi tidak perlu dibatas-batasi, selama masih memberikan manfaat untuk kemaslahatan. Sesuatu yang dianggap khayalan ribuan tahun yang lalu untuk terbang dan mendarat ke bulan sekarang menjadi kenyataan, Sehingga ketidakmungkinan sebenarnya hanyalah keterbatasan pengetahuan kita, dan kadang itu “sengaja” dibatasi untuk kepentingan pihak-pihak tertentu. Tapi tidak ada salahnya untuk sedikit membuka pikiran dan mencoba segala kemungkinan. Itu semua sebenarnya anugrah dari Tuhan yang perlu dimanfaatkan dengan baik oleh manusia sebagai khalifah di alam semesta.

Anonymous said...

menurut saya di masa depan perjalanan waktu seprti itu adl hal yg lumrah dan biasa aj jd pd tak perlu ada yg dirahasiakan sprti om enigma td blg
"Jangan lewat situ, apakah kamu tidak menyadari kalau kamu masuk ke dalam rekaman film Chaplin yang kemudian ditemukan oleh seorang sutradara pada tahun 2010. Kamu membahayakan rahasia kita."
tak da yg prlu dirahasiakan krn semua wajar,, mngkin wnita tsb di jamanya skrg justru mlh dtnya oleh tmn2nya yg lain knp kau tdk berfoto brsama "charlie" dsitu smbil tertawa dan meminum segelas teh

Ken said...

@Bangteh: tak ada salahnya mempunyai hayalan yg liar. Dengan mengatakan impian ke bulan dulu cuma hayalan, itu tidak berarti berlaku untuk semuanya. Mana yg mungkin tentu akan terjadi. Tapi kalau berhayal tentang segala sesuatu yg melanggar hukum fisika itu sendiri, adalah hal yg absurd.

Pernyataan saya di atas kamu tanggapi sebagian. Padahal intinya adalah yg, yaitu tidak adanya hard evidence tentang timr travel itu sendiri ( videodi youtube yg kamu sebutkan masih kontroversial, dan terbuka utk segala kemungkinan, termasuk kemungkinan hoax yg cukup besar :) )
Kemudian ketiadaan bukti adanya indikasi time travel ke masa lalu jauh sebelum masa kita. Misalnya dari milenium pertama, misalnya ada cerita tentang seseorang di jaman itu yg mengaku diculik atau tersesat ke tempat (masa) yg berbeda dgn dia, dimana dia menjelaskan ada banyak benda2 aneh disana yg sebenarnya adalah bagian dari peradaban teknologi masa itu. Jika ini ada tentu pernyataan kamu tentang " time traveler" yg mengunjungi berbagai masa menjadi lebih masuk akal karena adanya kesaksian ini. Itu maksud saya.

Jika ini tidak ada, jadi "time travel" hanyalah sebuah kepercayaan buta (dogma) tanpa ada bukti2 kuat, dan tak boleh dibantah (walaupun sudah terbantahkan berkali2 oleh logika). Juga mudah percaya pada hal yg kamu bilang :

"--------- Untuk urusan akhirat setiap orang (dan setiap kamu ditiap dunia alternative yang berbeda) pasti akan mendapatkan ganjaran yang setimpal sesuai amal perbuatannya masing-masing selama didunia..."

walaupun tanpa didukung bukti dari kitab suci itu sendiri.

dan oh ya, tiba2 saya kepikiran.Mengenai pendapat kamu yg saya kutip di atas, setiap "saya" yg lain muncul di dunia alternatif yg lain karena diri saya di dunia ini membuat keputusan yg mempengaruhi jalan hidup saya. Misalnya suatu saat saya kepikiran untuk melakukan tindakan kriminal, misal mencuri, plagiat, korupsi atau apalah. Tapi di dunia ini saya gak jadi melakukannya. Tentu kemungkinan lain akan jadi kenyataan di dunia alternatif.
Berarti saya yg di dunia lain itu muncul dgn status seorang pencuri/koruptor yg belum sempat bertobat. Dan pada dunia2 yg lainnya, mungkin setelah saya menjadi pencuri/koruptor saya mati karena ditembak polisi.

Pertanyaan: apakah "saya" yg mati sebagai koruptor itu akan dihukum juga oleh Tuhan?? padahal itu bukan karena keinginan saya yg di dunia itu, tetapi sebagai alternatif kemungkinan dari keputusan saya yg sebenarnya di dunia ini.
Nah, bingung kan??

Apakah kamu juga mau mengatakan setiap dunia alternatif memiliki akhirat-nya sendiri???

Kalau ya, saya tak akan mendebatnya lagi. Karena setiap orang berhak mempercayai apa yang ingin mereka percayai :)

Anonymous said...

kalau time traveller betul-betul ada, industri perjudian gak akan bisa selamat...

Bangteh said...

@ Ken:
agan ini gak ngerti-ngerti juga ya :D
Teori ane itu dunia alternatif muncul (hanya akan terjadi) apabila seseorang melakukan time-travel, bukan muncul dari kemungkinan-kemungkinan keputusan yang bakal dibuat seseorang. coba baca lagi deh diatas tulisan saya (>_<), wah kaloo yang ini mah malah sangat gak masuk akal.. lol, menurut saia alternate worlds sendiri tercipta karena disebabkan campur tangan para time traveler, that’s it. dan inilah versi MWI yang sekarang saya “pahami”..."

Mengenai amal seseorang ditanggung masing-masing ada dasarnya, (karena kebetulan saya muslim maka sumbernya juga dari kitab suci saya yaitu Al-Quran, gak tau juga kalo ente).. Surat Al Baqarah, ayat 286. "Kepada dirinya apa yang ia kerjakan, dan atas dirinya apa yang dia lakukan", Al-Isra :15, dan banyak lagi.

Kalo mengenai kasus dijaman dulu tentang seseorang yang diculik dan dibawa kemasa depan, mungkin saja pernah, mungkin saja tidak (dikarenakan setiap kepergian time-traveler tidak akan merubah masa lalunya sendiri tapi hanya akan membuat sebuah dunia alternatif baru), dan jika memang pernah terjadi, kemungkinan besar dia akan dianggap gila atau bohong dan seterusnya secepatnya dilupakan oleh orang-orang, karena hanya buang-buang waktu, dan tentu saja si time-travel sendiri sengaja agar “kunjungan”nya tidak disadari demi tercapainya misi mereka, apalagi teknologi serta ilmuwan pada masa itu tidak satupun yang bisa menjelaskan akan kemungkinan time-travel. Akhirnya apa, mereka-mereka mungkin jadi banyak yang takut untuk cerita.

Beda dengan sekarang, dimana tidak sedikit ilmuwan ternama mulai dari Einstein yang mengungkapkan sendiri akan adanya kemungkinan-kemungkinan itu. Kalo sekarang pembuktian kearah itu, seperti yang sekarang sedang dikembangkan sama CERN yaitu mini-blackholes (pendirinya World Wide Web.), zero point energy, antigravity propulsion , semua semakin membukakan kemungkinan-kemungkinan bahwa apa yang kamu namakan prinsip-prinsip fisika dasar (yang diajarkan di sekolah-sekolah) banyak diantaranya yang cukup beralasan untuk dipertanyakan lagi.

Seperti contoh apa yang telah dicapai dalam hal teknologi anti gravitasi, sekarang mulai di aplikasikan pada keperluan khusus militer AS dalam proyek-proyek rahasia mereka yang mana ada beberapa type mesin penghasil anti gravitasi dari tegangan tinggi pada tesla,hutchison,Dr biefeld dan brown,lalu dari magnet dan atau superkonduktor seperti David Hamel,Roschin Godin,lalu microwave seperti woodward effect dan Model mutakhir dari proton saturasi oleh viktor schauberger,joe cell,Proton cell,dll.. Dan salah satu yang cukup asing ditelinga kita adalah "efek Hutchison".. dimana ternyata Hutchison telah membukakan kita pada sebuah penemuan baru yaitu apa yang dinamakan dengan Zero Point Energy (Energi tak terbatas). Energi ini dinamakan seperti itu karena telah terbukti dari osilasi (sebuah titik keseimbangan) pada nol derajat Kelvin, dimana seharusnya semua aktivitas pada atom terhenti. Energi yang saling terkait dengan emisi spontan dan pemusnahan elektron dan positron yang datang dari apa yang disebut "kekosongan kuantum." Kepadatan energi yang terkandung dalam kuantum kosong diperkirakan dari antara sepuluh hingga tiga belas joule per sentimeter kubik, yang dipercaya cukup untuk mendidihkan lautan dibumi hanya dalam waktu hitungan detik.
Lha kok saia malah ngobrolin teknologi antigravitasi ya.. :bingungs

Anonymous said...

Bro, Kalau Wanita itu pake alat bantu dengar, wanita itu ngomong ama siapa ?? bukankah dia berjalan sendirian alias gak ada teman ngobrol yang berjalan disampingnya ??? wanita itu terlihat jelas berbicara bukan membuka mulut lalu menutupnya kembali.

enigma said...

@Lihinzz: sepertinya kamu memberikan komentar sebelum membaca tulisan saya ya? Alat bantu dengar yang kamu sebutkan sudah saya tampilkan di tulisan atas.

@Anonymous no.134: sepertinya kamu juga tidak konsentrasi ketika membaca tulisan saya. Saya ada menulis:

"Teori lain yang cukup masuk akal adalah wanita itu sesungguhnya sedang menggunakan alat bantu dengar. Ia berbicara sedikit untuk mengetes pendengarannya."

Jadi, dia tidak butuh lawan bicara karena hanya mengetes alat bantu itu. Sebenarnya kita bisa berdebat soal apakah dia itu berbicara atau sekedar membuka mulut karena perbedaan persepsi. Saya tidak melihat ada gerakan pada mulutnya ketika ia berjalan. Saya hanya melihat ia membuka dan menutup mulut saat ia berhenti.

Ken said...

@Bangteh:
Oh, ternyata kamu tidak mengakui teori MWI pada umumnya ya. Pantes lah. Rupanya kamu punya teori tersendiri.

Kalau begitu ada beberapa pertanyaan yg muncul:

1. Teori MWI yg pada umumnya muncul untuk menghilangkan sandungan logika time paradox, sehingga kalau nenek kamu dibunuh oleh kamu, maka kamu gak akan lenyap. Hanya dirimu yg lain di dunia alternatif yg akan lenyap.

Pertanyaan: bagaimana teori kamu itu mengatasi time paradox itu???
Apa kamu mau bilang ini: "...percayalah teori tentang adanya time paradox itu hanyalah mitos dan salah satu dari sekian banyak kelemahan dari akal logika manusia itu sendiri ..."????
:D

2. Apa kamu punya hard evidence tentang teori kamu itu??
Apakah kamu mau bilang beberapa video yg kamu sebut di youtube itu, atau beberapa pengakuan (yg belum terbukti kebenarannya) itu yg kamu jadikan sebagai hard evidence adanya time traveler?? :D

3. Jadi menurut teori kamu, time travel tdk bisa mempengaruhi sejarah dunia dia berada, tapi hanya bisa menciptakan dunia alternatif baru akibat kedatangannya??
Pertanyaan: Lantas apa tujuan dia datang ke masa lalu?? Bukankah harapan besar time traveling ke masa lalu adalah untuk merubah sejarah (dunianya)???
Sepertinya kamu melupakan motif time traveling :D

4. Ehm, btw, sebenarnya saya agak gak enak berbicara sara, tapi bukan bermaksud yg negatif.
Kamu bilang :

"Mengenai amal seseorang ditanggung masing-masing ada dasarnya, (karena kebetulan saya muslim maka sumbernya juga dari kitab suci saya yaitu Al-Quran, gak tau juga kalo ente).. ,Surat Al Baqarah, ayat 286. "Kepada dirinya apa yang ia kerjakan, dan atas dirinya apa yang dia lakukan" Al-Isra :15, dan banyak lagi."

Pertanyaan 1:

Apakah bagimu ayat ini mendukung teori kamu tentang time traveler yg menyebabkan terbentuknya dunia alternatif???

"Surat Al Baqarah, ayat 286. "Kepada dirinya apa yang ia kerjakan, dan atas dirinya apa yang dia lakukan"

Bukankah itu juga berarti: setiap orang menanggung akibat/balasan perbuatannya sendiri??? Setiap orang maksudnya: saya , kamu, dia , si Ani, si Budi, dll.

Dan arti ini rasanya lebih pantas dan masuk akal daripada "setiap orang" yg ditafsirkan : saya1 , saya2, saya3, saya4........dst .

Maaf ya, bukannya menggurui, tapi setau saya, ayat2 kitab suci TIDAK BOLEH ditafsirkan seenak hati. Ada ilmunya, ada ahlinya. Maka serahkanlah ke ahlinya. Saya baru dengar kalau dalam ajaran Islam dikatakan kalau seseorang itu ada banyak, di dunia alternatif yg berbeda2. :D

Pertanyaan 2: Kalau boleh tau, apakah penafsiran ini, adalah hasil interpretasi kamu sendiri terhadap ayat tersebut???

Kalau ya, wah, bisa bahaya itu...... :(

Bangteh said...

Ken (apa jangan-jangan Chris ni ya??):
Jawaban 1
Wah kayaknya gak baca tulisan saya diatas neh (>_<), payah tapi gpp lah… kalo gitu saya copas aja (+ disingkat).. Tapi anggap saja ini hanya diskusi sains fiksi mudah-mudahan bisa kasi inspirasi sukur-sukur jadi pengen niat bikin mesin waktu atau setidaknya film juga-lah gpp hehehe.. amiiinn , gw tekankan sekali lagi ini semua hanya PRADUGA terkuat gw, boleh juga bilang teori (walaupun cuma dikit)

1. Dunia ini Realtime,
Artinya waktu terus bergerak seperti anak panah.
Masa lalu adalah masa lalu (tidak bisa dirubah), masa depan (belum tercipta), dan masa sekarang (adalah ujung waktu dunia kita sekarang), artinya proses berjalannya waktu memang berlaku.

2. Time-travel (ke-masa depan / masa lalu) tidak akan merubah masa depan dan masa lalu si T-T ( Time-traveler) sendiri, tetapi akan memunculkan D-Alt (dunia alternative) baru lengkap dengan masa lalunya yang sama persis dengan D-Or (dunia original) T-T, dan waktu di D-Alt dimulai pada saat T-T itu datang pertama kali, Belum ada masa depan disana. Sehingga tidak terjadi time paradox seperti diri saya yang tiba-tiba menghilang didunia alternative itu, karena memang belum pernah ada masa itu.
Contoh: jika seorang T-T yang berasal dari tahun 2010 melompat ke tahun 1945, maka antara tahun 1945 di D-Alt akan berbanding linier dengan D-Or T-T yang (mungkin) sedang tahun 2010. dan waktu juga tetap berjalan terus, sehingga ketika T-T berada di D-Alt selama 1 tahun.. maka ketika dia kembali juga pada 1 tahun kemudian di D-Or.

Kasus ke-1, Nah kasusnya sekarang bisakah kemungkinan adanya time-travel di masa lampau di dunia kita? jawabaannya, bisa. Tapi time-travel tersebut bukanlah dari dunia kita tapi karena dialah yang membuat hingga munculnya dunia kita (sebagai dunia alternatifnya) bingung kan.. hehehe, pikirkan sendiri coi.. lalu bisakah dua kali atau lebih terjadi time-travel dimasa lampau?, bisa. Itu berarti diatas kita ada beberapa cabang atau lebih dunia yang berkali-kali memunculkan dunia-dunia alternative hingga yang terakhir adalah muculnya dunia kita. Pasti makin tambah bingung nih.. wkwkwkwkw

Kasus ke-2, bagaimana proses time-travel kemasa depan?, sedangkan masa depankan belum tercipta, mudah, kamu ke masa depan bukan benar-benar masa depanmu, tapi hanyalah dunia duplikat yang didalamnya berisi apa yang terjadi seandainya duniamu mencapai tahun itu misalnya ke tahun 3010.. huahahaha….ternyata dah gak ada buminya..

Tentu saja untuk seterusnya loe bisa pikirkan dengan logika loe sendiri, karena rumusnya udah jelas diatas tadi :D, lalu apakah mitos tadi masih mau dipake? :D

Jawaban 2
Seandainya itu hanya (benar-benar) beberapa kasus/kejadian saja, maka hal itu bisa jadi keisengan atau kebetulan aja. Akan tetapi jika kasusnya puluhan bahkan ratusan? Kamu pasti juga belajar tentang peluang bukan?

Jawaban 3
Betul, memang kalo diliat difilm-film begitu, yaitu untuk merubah masa lampau agar dimasa depannya “tiba-tiba” berubah, tapi pada kenyataan hal tersebut memang gak bisa, Akan tetapi tentu saja ada mandaat yang lain, seperti: mendapatkan informasi yang benar tentang sejarah, mendapatkan sample DNA hewan-hewan prasejarah dan sbg-nya, mencegah korban yang lebih banyak jika akan terjadi bencana, dan masih byk lagi..

Jawaban 4
wah maaf nih.. susah kalo bicara agama, ujung-ujungnya bisa SARA coi, … satu hal aja Tuhan percayakan dunia ini pada kita hanyalah sebagai “test”.. percayalah ini.. jangan pernah salahkan agama jika kenyataannya gak sesuai dengan harapanmu, bisa jadi kitalah yang belum sepenuhnya paham akan isi didalam Kitab itu, karena sebenarnya ia berlaku hingga akhir zaman, jadi peganglah ia sekuatmu. Dan selalu terbukalah untuk kebenaran darimanapun datangnya, siapapun orangnya.. Thanks admin & all ^__^

Ken said...

“Ken (apa jangan-jangan Chris ni ya??)”
Wakakakak, sejenak tawa saya meledak. Apakah menurut kamu kalau saya memakai penjelasan si Chris dan setuju dgn dia membuat saya adalah dia?
Kenapa saya setuju dgn dia, itu karena penjelasannya bahwa waktu itu linier, bagi saya sangat masuk akal. Ehm, kayaknya dia sebenarnya menjelaskan kalimat kamu yg ini deh:
“1. Dunia ini Realtime,
Artinya waktu terus bergerak seperti anak panah.
Masa lalu adalah masa lalu (tidak bisa dirubah), masa depan (belum tercipta), dan masa sekarang (adalah ujung waktu dunia kita sekarang)….”
(Dan pertanyaan kamu dalam tanda kurung, walaupun gak nyambung sama topiknya, tapi membuat saya GR loooo, hahahaha).
Sebenarnya kalau dipikir2 dgn teliti:

1. Apa yg kamu sampaikan tentang time travel adalah praduga kamu (seperti yg kamu bilang sendiri), sebab ketiadaan hard evidence.
2. Tidak ada suatu pengukuran pun yg dapat membuktikan klaim ini:
“2. Time-travel (ke-masa depan / masa lalu) tidak akan merubah masa depan dan masa lalu si T-T ( Time-traveler) sendiri, tetapi akan memunculkan D-Alt (dunia alternative) baru lengkap dengan masa lalunya yang sama persis dengan D-Or (dunia original) T-T, dan waktu di D-Alt dimulai pada saat T-T itu datang pertama kali, Belum ada masa depan disana……”
Pertanyaannya adalah: “bagaimana kita tau kalau dunia alternative itu ada? Dan bagaimana membuktikannya secara ilmiah? “
Jika ini tidak ada, maka selamanya itu menjadi praduga.
3. Sepertinya ini agak janggal:
“2. Time-travel (ke-masa depan / masa lalu) tidak akan merubah masa depan dan masa lalu si T-T ( Time-traveler) sendiri, tetapi akan memunculkan D-Alt (dunia alternative) baru lengkap dengan masa lalunya yang sama persis dengan D-Or (dunia original) T-T, dan waktu di D-Alt dimulai pada saat T-T itu datang pertama kali, Belum ada masa depan disana. Sehingga tidak terjadi time paradox seperti diri saya yang tiba-tiba menghilang didunia alternative itu, karena memang belum pernah ada masa itu.”
Pertanyaan:
1. “…..tetapi akan memunculkan D-Alt (dunia alternative) baru lengkap dengan masa lalunya yang sama persis dengan D-Or (dunia original) T-T”
Sama persis?? Pernahkah kamu membayangkan (contoh yg ekstrim), jika TT itu pergi ke masa lalu dan membunuh neneknya , maka itu akan membuat perubahan yg drastic nantinya di dunia alternatifnya?? Ini hanya contoh untuk menunjukkan intervensi sekecil apapun oleh TT di masa lalu, dapat mempengaruhi dunia alternative (dgn dahsyat). Artinya dunia si TT akan berbeda dgn dunia alternatifnya. “berbeda” dgn “sama persis” itu berbeda :D
2. Sepertinya kamu menganggap kalau TT ke masa lalu tidak menyebabkan intervensi apa2. Bukankahl itu hal yg mungkin kalau dia mampu mengintervensi ??
Pertanyaan: kalau tidak, atas dasar apa kamu berpikiran begitu? Atau lagi2 Cuma praduga kamu saja? :D

cont'd

Ken said...

4 . Pertanyaan saya: ” Apa kamu punya hard evidence tentang teori kamu itu??
Apakah kamu mau bilang beberapa video yg kamu sebut di youtube itu, atau beberapa pengakuan (yg belum terbukti kebenarannya) itu yg kamu jadikan sebagai hard evidence adanya time traveler??”
Jawaban kamu: “Jawaban 2
Seandainya itu hanya (benar-benar) beberapa kasus/kejadian saja, maka hal itu bisa jadi keisengan atau kebetulan aja. Akan tetapi jika kasusnya puluhan bahkan ratusan? Kamu pasti juga belajar tentang peluang bukan?.
Hahaha, sepertinya kamu juga tidak yakin apakah video/pengakuan itu real / hoax. Ingat kamu bilang “seandainya……..”? :D
Hahhaa, walaupun kamu punya 1000 video /pengakuan, tapi hoax semua??? So?? :D
Jadi sebenarnya, gak ada hard evidence buat TT.
5.”…………. Akan tetapi tentu saja ada mandaat yang lain, seperti: mendapatkan informasi yang benar tentang sejarah, mendapatkan sample DNA hewan-hewan prasejarah dan sbg-nya, mencegah korban yang lebih banyak jika akan terjadi bencana, dan masih byk lagi..”
Haha…tentu masih banyak lagi, seperti berbondong-bondongk kemasa lalu buat memasang nomor lotre, atau mencegah kejadian WTC 9/11, atau mencegah pembunuhan JFK misalnya??? Disamping mengkonfirmasi kebenaran suatu ajaran agama misalnya (yg sangat berpotensi mengakhiri riwayat agama yg dikonfirmasi) , atau memecahkan kasus2 misteri…hahaaha. Soalnya kamu kan bilang: “mencegah korban yang lebih banyak jika akan terjadi bencana”. Mm, bagaimana dgn mencegah korban Tsunami desember 2004? Kelihatannya ide bagus ya :D
6. “……….Dan selalu terbukalah untuk kebenaran darimanapun datangnya, siapapun orangnya..”
Ehm, “kebenaran” ?? Bagaimana saya bias menyimpulkan itu sebuah “kebenaran” ??
Apakah saya harus percaya begitu saja teman?
Saya percaya kpd Tuhan karena 2 hal: pertama, secara logika Dia memang ada. Kedua, kitab suci mengatakan keberadaan-Nya.
Saya tidak percaya pada teori kamu, karena: pertama, secara logika dia tidak ada. Kedua, saya juga tidak menemukan kitab suci mengatakannya.
Kamu liat perbedaannya kan????

7. Dan oh ya, sebenarnya saya gak perlu berpanjang-lebar seperti ini. Karena sejak dari awal sebenarnya kamu sudah memiliki premis/persepsi yg keliru.
Perhatikan ini: kamu sendiri yg bilang:
“ Dunia ini Realtime,
Artinya waktu terus bergerak seperti anak panah.”
Jika demikian, mungkinkah kita ke masa lalu??? Anak panah selalu melesat ke depan. Waktu terus bergulir ke depan. Masa lalu sudah terjadi dan sudah selesai. Dia tidak bisa diubah lagi, karena memang kejadiannya gak terulang lagi, selesai, berlalu. Apakah anak panah kamu bergerak mundur???
Dalam hal ini, menurut saya penjelasan Chris keseluruhan sangat masuk akal saya:
“Waktu itu linier, bergulir ke depan, tidak dapat terulang lagi, tidak bisa dimundurkan. Waktu adalah hal yang abstrak, bukan berupa materi. Waktu adalah persepsi kita terhadap lamanya sesuatu. Kita mengungkapkannya sebagai masa lalu, masa sekarang dan masa depan. Masa lalu telah terjadi dan tidak bisa diulang atau diintervensi lagi. Masa sekarang adalah tiap detik terbaru dalam perjalanan kehidupan kita. Sedangkan masa depan adalah hal yang belum terjadi, dan sangat dipengaruhi oleh peristiwa masa sekarang dan masa lalu.”
Dan oh ya, senang berdiskusi dgn kamu. Dan satu lagi, benarkah kamu sempat kepikiran kalau saya adalah Chris? Hahahah, saya senang sekali :D

Anonymous said...

kalo ada time traveller pasti ada doraemon.hahaha..

V said...

sekalipun itu adalah ponsel tapi tidak ada tower ato provider yg bisa menghubungkan ponsel itu dgn masanya....saya pikir.....

Anonymous said...

fakta bahwa SEKARANG pun sinyal selular kadang tidak bisa menembus ruang, apalagi waktu, adalah penjelasan logis yg membantah kasus time-traveller di atas.

soal grandpa paradox, itu karena beda persepsi tentang ruang dan waktu aja. hawking cs melihat waktu sebagai time-series. sedangkan teori yg mematahkan paradox itu melihat waktu sebagai paralel. si kakek bisa dibunuh tanpa menghilangkan kita di masa depan.

rudy.

Bangteh said...

@Ken :
Baiklah .. Pak Ken, terserah apapun maumu.. :)
1 & 4. Tentu saja tidak akan ada “Hard Evidence”, jika batasan hard evidence itu menurut anda harus melalui : (1) Para TT harus lebih dari 3 orang dan harus mengadakan konferensi pers lebih dulu (2) dibuat video rekaman ttg kronologis terjadinya TT sendiri sejak berangkat hingga pulangnya dan dikonfirm oleh seluruh ilmuwan didunia (3)Direka ulang dan disiarkan disemua stasiun televisi didunia dan disaksikan oleh semua orang .. wah-wah yang ada belom sempet pers udah di tangkep dulu sama Agen Rahasia. :)
Mengenai video, mau itu hoax ataukah benar smuanya masih kemungkinan, dan jika anda berani mengatakan bahwa 100 video-nya hoax, apakah anda bisa memberikan “hard evidence”-nya juga?
2 & 7. Mengenai adanya Parallel Universe dan memungkinkannya Time-Travel, sebenarnya semua udah bisa dijelasin secara ilmiah baik dalam bentuk teori, maupun bukti konkrit melalui adanya fenomena ilmiah (berarti buat yang percaya aklan adanya kemungkinan hal ini juga tetap beralasan, karena ada para ilmuwan ternama dibelakang mereka :))
(1) Untuk Many World Interpretation pertama kali diperkenalkan sama Hugh Everett pada 1957, John Wheeler, Profesor David Deutsch, dan seterusnya Dr.Robert Foot dan Dr.Saibal Mitra (Bukti tersebut mereka temukan pada penelitian asteroid Eros berupa adanya percikan mirror matter), tapi sebenarnya penelitian Sejak awal abad-20, para pakar fisika kuantum mekanik telah menemukan bahwa berbagai partikel mikro seperti elektron dan proton, dan lain sebagainya, kesemuanya memiliki suatu sifat yang aneh yakni: bisa secara bersamaan ada di sini dan ada di sana, atau dengan kata lain suatu partikel mikro di saat yang bersamaan dapat eksis di sejumlah tempat dalam suatu dimensi, seolah mereka memiliki ilmu menggandakan diri. Namun pada saat kita benar-benar mengamatinya dengan seksama, maka ia hanya dapat ditemukan di sebuah tempat saja.
(2) Untuk Time-Travel sendiri dari Bang Einstein, berdasarkan teori Relativitas-nya
E = Mc^2 dimana E = energy, M = massa, c = cepat rambat cahaya (dalam satuan waktu), berarti, jika kita menginginkan nilai c (waktu) diperkecil maka secara otomatis untuk menghasilkan Energi yang sama maka nilai Massa harus di perbesar, Jika masa tetap maka energy yang dihasilkan akan semakin kecil. Dalam Proyek Philadelpia mereka menggunakan medan energy dan massa yang besar untuk memperlambat waktu. Sebuah worm hole / mini-blackholes memungkinkan terjadinya TT, sebuah penelitian kesana juga sedang dalam proses, yaitu Large Hadron Collider (LHC) milik CERN itu yang proyeknya dikerjakan hingga 7000 Fisikawan.

Bangteh said...

...sambungan..

3, 4 & 7. Kayaknya ngantuk nih.. Coba dibaca lagi deh.. :) , yang saya maksud sama persis itu adalah WAKTU di BELAKANG sejak si TT datang. Misalnya dia datang th 1945 dan berada disana 1 minggu lamanya, berarti waktu sejak mulai tanggal 31 Desember 1944 hingga terciptanya alam semesta di D-Alt KEADAANNYA sama PERSIS dg di D-Or. Tapi sejak 1 Januari 1945 hingga 8 Januari 1945 keadaanya sudah berubah. Dan waktu sejak 9 Januari 1945 dan seterusnya di D-Alt belum eksis, seperti anak panah yang sedang meluncur dan baru sampai ke-angka 9 januari 1945. Dan tentu saja nantinya tahun 2010 di D-Alt sangat berbeda dengan 2010 di D-Or, bedanya dimulai dari th 1945.
Saya garis bawahi lagi “waktu sejak 9 Januari 1945 dan seterusnya di D-Alt belum eksis”, jadi gak aka nada paradox di D-Alt.
Dunia ini realtime, seperti anak panah, melesat terus, tidak mundur, tidak juga melompat kedepan. Kamu benar ketika kamu bilang dengan melompat ke masa lalu maka artinya saya berjalan mundur (hukum anak panah terbantahkan) karena persepsi kamu hal itu masih dilakukan didunia kamu sendiri (D-Or), tapi tidak didunia yang lainnya (alternatif/D-Alt). Karena ketika kamu melakukan TT maka kamu sudah berada diluar teritorial dunia-mu yang sedang bergerak maju.

5. That’s what I mean.. and so what dude? .. :)
6. Seandainya anda lahir (ribuan th lalu) dimasa orang masih menganggap bumi ini datar dan ada seorang ilmuwan yang tiba-tiba bilang bahwa bumi bulat, lalu apakah anda akan mengkafirkannya hanya karena gak ada di Kitab? Lalu ketika terbukti dia benar apakah anda tetap akan percaya bumi itu datar? Apakah bukti kebenaran sains harus diconfirm dulu lewat Kitab? Jika ya.. Saran saya pelajarilah ilmu Agama lebih dalam, melihat dari berbagai perspektif bisa memperkaya pengetahuanmu. Dan penjagalan masal terhadap para ilmuwan yang tidak tahu apa-apa pun dapat dihindarkan untuk dikemudian hari :D, tahu kan maksud saya?? :)

Anonymous said...

Laler_Ijo said.....

Wuaaa...kerenn....
Salut buat Ken (or Chris?)VS BangTeh,,semuanya punya dasar yg kuat untuk mempertahankan argumen masing2...
(Tetap semangat guys,,cz sampai kapanpun ilmuan2 TOP sekalipun akan terbelah dlm 2 kubu)
Nah skrng ijinkan saya mengemukakan PENDAPAT :
Logikanya begini,,
=> Apakah menurut anda luar angkasa itu luasnya "tidak terbatas" ?? Anggapan "tidak terbatas" itu sendiri lahir karena "keterbatasan" Qta,yg terkecoh dgn luasnya tata surya,galaksi,dst...
pdhl sesungguhnya entah di titik mana,angkasa luar pastilah "ADA BATASNYA"...
#Begitu jg dgn masalah Waktu,,memang benar manakala Qta meningkatkan kecepatan,maka waktu dapat dipercepat/diminimalkan,,,tp klo MENURUT SAYA,percepatan itu betapapun cepatnya tak akan pernah bisa menyentuh detik ke 0 (TERBATAS mendekati nol),,sehingga praktis teori tentang perjalanan waktu (baik ke masa depan/masa lalu) mnjadi mustahil dilakukan...
Saya akui argumen saya tdk memiliki dasar yg kuat,,saya hnya ingin mencoba melihat dr sisi lain (cz sisi kbnykn sudah ter-explore oleh teman2 yg lain)...
jg saya lebih suka memakai ungkapan ;
SEMUA ITU TAK TERHINGGA TP TETAP BERBATAS

Oia satu hal lg,,sekedar saran bhwa Qta tdk hrs mengikuti secara persis apa2 yg telah diungkapkan para ilmuan (jgn 100% dijadikan acuan),,mungkin sejauh ini teori mrka msh dipakai,tp bs saja suatu saat muncul teori baru yg memetahkannya,,,cz pengetahuan manusiapun terus bertambah seiring wktu....

Tesis=>Antitesis=>Sintesa
dan Sintesa itu adalah TUHAN....

of course,,CMIIW....
^_^

Ken said...

@Bangteh: Diskusinya lanjut lagi..........hehehehe
Ehm, btw kenapa kamu manggil saya "Pak" ?? Penghormatan kah?? Hehe, saya jadi tersanjung ke-2 kalinya :D

1. "Hard Evidence". adalah bukti yg tak terbantahkan. Yaitu realita yg terjadi dan dukungan logika. Dan tentu saja bukan hal2 konyol ini: "1) Para TT harus lebih dari 3 orang dan harus mengadakan konferensi pers lebih dulu..dst".
Sesuai dgn realita, maksudnya dapat teramati (observable) dgn keseragaman persepsi terhadapnya. Misalnya buku saya berwarna hitam, maka orang2 melihat yg sama dgn saya, yaitu sebuah buku yg warnanya hitam. Semua memiliki persepsi sama karena sama2 teramati/terindra. Atau jika tidak dapat diamati langsung, maka dia dapat diketahui melalui penalaran yg sehat. Contohnya: Tuhan. Jika kue saja tidak bisa ada dgn sendirinya, apakah lagi alam semesta ini, tentu ada yg menciptakannya. hal ini adalah hal yg pasti dan logis.

Jadi jika TT memang ada, maka akal akan bisa menerimanya dgn mudah, tanpa ada kendala apa2. Mengatakan bahwa kita dapat menuju masa lalu adalah hal yg bertentangan dgn logika. Dengan mengatakan Dan akibatnya harus menghadapi pertanyaan2 aneh bertubi2. Time paradox adalah konsekuensi jika melawan common sense bahwa waktu itu linear (istilah si Chris). bahkan jika diakal2i sekalipun dgn "trick" teori2 yg sifatnya hipotetis, tetap saja masih menimbulkan celah dalam logika, artinya pada titik itu, ditemui suatu keadaan yg tidak logis.
Contoh mmengenai ketidaklogisan MWI versi saintis (bukan versi kamu) sudah diuraikan oleh Chris, setiap orang bisa membacanya.


bersambung.....

Ken said...

Sekarang giliran saya mengungkapkan opini saya ttg teori MWI versi kamu.

Dalam teori MWI versi kamu, alternate universe terbentuk karena keberadaan TT, dimana terbentuk sebuah universe/dunia alternatif yg masa lalunya sama persis dgn masa lalu dunia dimana TT berasal. Ok, akibatnya semenjak kedatangan TT, kedua dunia akan memiliki sejarah yg berbeda. Kemudian dunia alternate yg baru saja terbentuk melanjutkan perjalanan waktu disana, yg menurut contoh kamu: TT datang ke tahun 1945 dari tahun asalnya 2010. Sehingga setelah 1 tahun berada di masa lalu, ketika dia pulang ke dunianya di masa depan, itu membuat dia pulang pada tahun 2011, sedangkan di dunia alternative baru sampai tahun 1946 saat itu.

Ehm, sejauh ini teori kamu anggaplah berjalan mulus. …… :D
Dan kamu sendiri mengatakan: “Time-travel (ke-masa depan / masa lalu) tidak akan merubah masa depan dan masa lalu si T-T ( Time-traveler) sendiri…”.
Ehm, dari penjelasan kamu itu, maka sepertinya bisa menjawab pertanyaan ini:
“ Setelah saat kedatangan TT di masa lalu, di dunia manakah dia berada??? Di dunianya sendirikah (original) atau di dunia alternative ? “
Karena kamu mengatakan kedatangannya ke masa lalu tidak merubah masa depan dan masa lalunya, maka itu berarti dia setelah kedatangannya itu, akan masuk ke dalam dunia alternatifnya. Sehingga lagi2 menjawab pertanyaan: “kenapa TT tidak bisa mengintervensi dunianya?”. Jawabannya karena dia tidak lagi berada berada pada dunianya, tetapi otomatis masuk ke dunia alternatifnya.
Itulah mengapa ketika dia membunuh neneknya, dia tetap ada di masa depan (neneknya masih hidup). Tetapi pada saat dia membunuh neneknya di masa lalu, maka neneknya meninggal di dunia alternative, sehingga di dunia alternative dirinya tidak pernah ada. Kamu mengatakan : “Sehingga tidak terjadi time paradox seperti diri saya yang tiba-tiba menghilang didunia alternative itu, karena memang belum pernah ada masa itu.” Good. :D

“Akan tetapi tentu saja ada manfaat yang lain, seperti: mendapatkan informasi yang benar tentang sejarah”, OK, TT harus datang di waktu dan tempat yg tepat dimana dia bisa langsung mengkonfirmasi sejarah, kalau terlalu awal maka dia akan masuk ke dalam dunia alternative, yg akan memiliki sejarah yg berbeda.

“mendapatkan sample DNA hewan-hewan prasejarah”, OK. Tetapi semenjak itu akan terbentuk dunia alternative yg waktunya akan bergulir ke depan. Di dunia original TT mungkin sudah tahun 5010, tetapi di dunia alternatifnya, tahunnya mungkin baru pada tahun 2 juta sebelum masehi. :D

“mencegah korban yang lebih banyak jika akan terjadi bencana, dan masih byk lagi..”
Ehm, maksudnya di dunia yg mana????? Dunia asal si TT kah??? Oh, maaf hal itu menurut logika tidak akan terjadi :D
Sebab TT tidak dapat melakukan intervensi di dunianya karena otomatis teralihkan ke dunia alternatifnya. Jadi, bagaimana mencegah tsunami desember 2004??
No way, menurut peraturan yang kamu ciptakan sendiri, maka hal itu tidak bisa dilakukan.

Ken said...

sambungan........

Sebab jika bisa , maka artinya TT dapat mengintervensi dunianya sendiri., maka masa depan berubah. Maka itu artinya TIME PARADOX akan berlaku . Maka teori MWI versi kamu menjadi SIA-SIA, karena mengingkari peraturan yg kamu ciptakan sendiri:
“Time-travel (ke-masa depan / masa lalu) tidak akan merubah masa depan dan masa lalu si T-T ( Time-traveler) sendiri,..

Sehingga : pernyataan dan pertanyaan saya yang ini:
“Haha…tentu masih banyak lagi, seperti berbondong-bondongk kemasa lalu buat memasang nomor lotre, atau mencegah kejadian WTC 9/11, atau mencegah pembunuhan JFK misalnya??? Disamping mengkonfirmasi kebenaran suatu ajaran agama misalnya (yg sangat berpotensi mengakhiri riwayat agama yg dikonfirmasi) , atau memecahkan kasus2 misteri…hahaaha. Soalnya kamu kan bilang: “mencegah korban yang lebih banyak jika akan terjadi bencana”. Mm, bagaimana dgn mencegah korban Tsunami desember 2004? Kelihatannya ide bagus ya :D”

Menjadi BATU UJIAN terhadap jawaban kamu yg ini:
“5. That’s what I mean.. and so what dude? ..”

“So What dude?? “ ----- here’s a thing: “your theory become meaningless, vain, that’s it” :D


Selanjutnya saya tergelitik untuk menanggapi ini:
“(1) Untuk Many World Interpretation pertama kali diperkenalkan sama Hugh Everett pada 1957, John Wheeler, Profesor David Deutsch, dan seterusnya Dr.Robert Foot dan Dr.Saibal Mitra (Bukti tersebut mereka temukan pada penelitian asteroid Eros berupa adanya percikan mirror matter), tapi sebenarnya penelitian Sejak awal abad-20,….dst”

Dan ini:

“(2) Untuk Time-Travel sendiri dari Bang Einstein, berdasarkan teori Relativitas-nya
E = Mc^2 dimana E = energy, M = massa, c = cepat rambat cahaya (dalam satuan waktu),….dst”
Sepertinya kamu mulai menyukai “mencari dukuingan” dari para ahli ya :D
Walaupun ini sebenarnya tidak objektif, karena apa yang kamu anggap dukungan dari para ahli itu, adalah hipotesis. Theoretically exist, but practically not exist, not observable.
Lagipula hal yang sangat mencolok adalah, teori kamu sebenarnya tidak bisa dikatakan berdasarkan hipotesis MWI yg diajukan para ahli itu. Karena terdapat perbedaan mendasar antara teori MWI para ahli dan teori kamu. Teori MWI para ahli: dunia alternative muncul hingga tak terbatas berdasarkan segala kemungkinan yg dapat terjadi. Baca disini nih: http://physics.about.com/od/quantumphysics/f/manyworldsinterpretation.htm

Teori kamu: MWI muncul karena Time Traveler. Perbedaanya mendasar sekali. Jadi sebenarnya kamu tidak bisa mengklaim teori MWI para ahli itu utk mendukung teori kamu. Klaim kamu sebenarnya baseless.

Para ahli itu membuat hipotesis MWI-nya atas dasar yg jelas: Fisika Kuantum. Sesuatu yg masih dapat diterima di komunitas sains, dan dalam rangka mencari solusi atas permasalahan dalam fisika kuantum.
Sedangkan kamu berusaha membuktikan sesuatu yang tidak dapat teramati/unobservable, yaitu Time Traveling dan MWI, dengan hal yg sama2 unobservable, yaitu Time Traveler. Jadi point-nya adalah: cara seperti ini tidak bisa disebut ilmiah sama sekali.

Ken said...

sambungan..........


Mengenai teori Relativitas Einstein, setelah saya pikir2 ternyata tidak bisa ditafsirkan menjadi Time Traveling seperti yg kamu bayangkan atau seperti yg di film2. Karena waktu itu hanya menjadi relative bagi orang yg menempuh kecepatan mendekati kecepatan cahaya, artinya waktu menjadi lambat bagi orang itu, 2 detik dibumi hanya 1 detik bagi orang itu . Padahal waktu di bumi tetap seperi biasanya. Sehingga pada saat dia pulang ke bumi misalnya setelah traveling mendekati kecepatan cahaya selama 50 tahun, maka di bumi sudah terlewati waktu 100 tahun sejak kepergiannya. Maka waktu di bumi masa itu menjadi masa depan baginya.
Ini yg terpenting: teori relativitas Einstein tidak mengindikasikan sama sekali traveling ke masa lalu. Karena memang gak mungkin :D
Kamu bisa nonton documenter “Into the Universe with Stephen Hawking” seri “Time Travel” nya .


Selanjutnya saya tergelitik lagi dgn yg ini:
“6. Seandainya anda lahir (ribuan th lalu) dimasa orang masih menganggap bumi ini datar dan ada seorang ilmuwan yang tiba-tiba bilang bahwa bumi bulat, lalu apakah anda akan mengkafirkannya hanya karena gak ada di Kitab?........dst”

Sebenarnya kamu menanggapi komentar saya yg ini dgn tidak proporsional dan out of context :

“6. “……….Dan selalu terbukalah untuk kebenaran darimanapun datangnya, siapapun orangnya..”
Ehm, “kebenaran” ?? Bagaimana saya bias menyimpulkan itu sebuah “kebenaran” ??
Apakah saya harus percaya begitu saja teman?
Saya percaya kpd Tuhan karena 2 hal: pertama, secara logika Dia memang ada. Kedua, kitab suci mengatakan keberadaan-Nya.
Saya tidak percaya pada teori kamu, karena: pertama, secara logika dia tidak ada. Kedua, saya juga tidak menemukan kitab suci mengatakannya.
Kamu liat perbedaannya kan???? ”
Dalam hal ini saya menyangkal bahwa teori MWI kamu adalah “kebenaran “ , yg kamu kaitkan dgn kitab suci. Karena kamu menyinggung kitab suci, maka saya mengajukan juga persyaratan yg menyinggung kitab suci, dgn mencontohkan ini:
“Saya percaya kpd Tuhan karena 2 hal: pertama, secara logika Dia memang ada. Kedua, kitab suci mengatakan keberadaan-Nya.
Saya tidak percaya pada teori kamu, karena: pertama, secara logika dia tidak ada. Kedua, saya juga tidak menemukan kitab suci mengatakannya”

Tanggapan saya terhadap ini:
“6. Seandainya anda lahir (ribuan th lalu) dimasa orang masih menganggap bumi ini datar dan ada seorang ilmuwan yang tiba-tiba bilang bahwa bumi bulat, lalu apakah anda akan mengkafirkannya hanya karena gak ada di Kitab?........dst”
Oke, this is tricky question. Jika mau realistis, semua variabelnya harus ditentukan dulu. Misalnya “Kitab yg mana?” . Atau “relevankah menjadikan kitab suci sebagai tolok ukur kebenaran dalam konteks ini?”.

Jawabannya adalah: walaupun tidak disebutkan dalam kitab suci, karena kitab suci tidak memuat semua isu sains, ia pasti mempunyai jawaban: “benar” atau “salah” terhadap pernyataan “ bumi itu bulat”, jadi bukan “percaya” atau “tidak percaya”. Karena masalah ”percaya” atau “tidak percaya “ tifdak relevan disini. Karena apa????
Karena perihal “bumi itu bulat” adalah tergolong hal yg dapat diamati/observable/dapat dibuktikan kebenaran atau kesalahannya.
Pada masa itu sebenanya bukti bahwa ” bumi itu bulat” sudah ada, tetapi lack of awareness saja yg membuat mereka tidak menyadarinya, contoh kecil saja: bayangan bulat yg menutupi bulan saat gerhana bulan.. Bukti itu selalu konsisten dari dulu sampai sekarang , dan tidak muncul baru2 ini saja. Jika pada masa kita, perihal “bumi itu bulat” sudah pasti adanya dgn bantuan foto satelit :D

Berbeda dgn isu “Time Travel” ini yg sama sekali berlawanan dgn common sense, unobservable, unmeasurable, hypothetical, dan buktinya tidak konsisten karena baru muncul baru2 ini.

Ken said...

Btw, mengenai yang ini:

“Kasus ke-2, bagaimana proses time-travel kemasa depan?, sedangkan masa depankan belum tercipta, mudah, kamu ke masa depan bukan benar-benar masa depanmu, tapi hanyalah dunia duplikat yang didalamnya berisi apa yang terjadi seandainya duniamu mencapai tahun itu misalnya ke tahun 3010.. huahahaha….ternyata dah gak ada buminya..”

Saya mengkategorikannya sebagai: “totally lack of scientifical manner, baseless, imagination”

Belum lagi ditambah selain hanya teori2/hipotesis atau apalah namanya yg memakai embel2 ilmiah, “Time Travel“ terlihat sekali menyederhanakan atau bahkan menihilkan persoalan2 teknis bagaimana ia dilakukan secara terperinci, dan berkutat pada teori2 yang lebih ke arah “prejudice”. Penyederhanaan yg extreme ini membuatnya makin tidak realistis.

Akhirnya, dari semua kerumitan itu , mengantarkan saya pada kesimpulan yg simpel, bahwa kejadian2 dalam aliran waktu bergerak ke arah masa depan, bagaikan anak panah. Masa lalu sudah terjadi, tidak ada lagi, yg ada cuma kenangan. Masa depan belum ada, karena belum terjadi. Makanya gak ada yg namanya “Time Travel”. So simple. :D

Ken said...

@Laler Ijo:
kamu orang ke-2 yg berpikiran kalo saya adlh Chris.
Saya gak yakin apa reaksi dia ketika saya jadikan penjelasannya sbg landasan argumen. Saya rasa dia gak bakalan keberatan ya. Atau malahan tersenyum hasil pemikirannya "diacak-acak"? huehehehe........

omong2, saya setuju sama pendapat kamu. Bagi kita infinite karena kita terbatas. tapi tentu itu tidak berlaku bagi Tuhan. Kamu bener.

Anonymous said...

hahaha emg di zaman itu ada sinyal?? truss mau nelpon siapa???
apakah ada telepon di masa depan yg gak usah pake signal lagi???(kalo gitu gw yg mau ciptaiinya hehe)

Bangteh said...

~ “Hard Evidence” untuk kategori yang mana dulu? :), untuk fenomena yang gak logis, apa fenomena yang udah logis?. Karena sudah terlalu banyak hal-hal gak logis yang terjadi disekitar kita yang mau tidak mau harus diberikan syarat “hard evidence” dengan label definisi tersendiri lho. Karena jika seperti anda sebutkan dg batasan anda tadi, maka semua bentuk fenomena tidak logis yang terjadi tetap dianggap HOAX (walaupun pada kenyataanya memang benar adanya)
~ Akhirnya anda paham juga mengenai teori saya itu, hehehe.
Oh ya maaf, mengenai Tsunami 2004, apakah bisa diintervensi?.. saya memang salah untuk itu, Karena terlalu semangat waktu itu jadi gak sadar ketikannya apaan.. hehehe,
Maksud saya sebenarnya adalah untuk mencegah korban Tsunami yang bakalan terjadi di masa depan, misalnya Tsunami yang akan terjadi di tahun 2020 (misalnya ya.. tapi jangan sampai) didunia alternative di masa depan, dan di dunia original hal itu belum terjadi, sehingga usaha untuk menghindarinya masih bisa dilakukan. Seperti orang yang memiliki kemampuan melihat masa depan, gw pikir mereka juga sama kasusnya, hanya lebih pada observer, bukan langsung. Begitu juga mengnai kasus WTC dan JFK, tapi kupikir juga tidak sia-sia untuk kesana, karena dengan tahu pelaku serta motifnya maka akan sangat membantu dalam upaya penegakan hukum agar hal serupa tidak bakal terulang dimasa depan di D-or.

Bangteh said...

~ Baseless?.. mungkin, jika anda melihatnya dalam satu paket, dan mengabaikan kemungkinan bahwa sains itu tidak akan lebih berkembang dari BATASAN LOGIKA anda sekarang. Anda selalu melihat sesuatu dengan berpatokan pada tingkat KEMAMPUAN INTELEJENSI diri anda, dan anda menyamaratakan setiap aspek terhadap bagaimana anda sekarang , dengan kemampuan berpikir kebanyakan orang saat ini. Itu semua bisa DISETTING. Jika kita berpikir PENGETAHUAN manusia akan seperti yang terlihat ini terus hingga kapanpun, maka ANDA BERHASIL membuat peradaban itu kerdil. Dan ini yang para KAPITALIS selalu harapkan. Agar kita selalu merasa TIDAK BISA. Anda selalu mengabaikan apa yang telah mereka capai Selama ini, dan apa saja yang mereka sembuyikan anda mungkin tidak akan pernah mau tahu. Benarkah begitu sobat?..ehehehehe..
Menurutku hanya perlu sedikit kerja keras dalam rumusan, persamaan dan tentu saja manipulasi. Bagaimana teori-teori seperti Relatifitas waktu serta hubungannya dengan MWI saya jadikan sbg dasar sebagai model teori “alternate-byTimeTravel”, KARENA secara logika, Time travel dengan rumusan baku Einstein dari relatifitas waktu rumusannya udah jelas. Hanya bagaimana mengatur nilai pada masing-masing variabel (berdasarkan rumus diatas*) agar menghasilkan nilai sebuah “waktu” yang diinginkan. Sedangkan MWI itu baru dipahami eksistensinya dan di manfaatkan dalam skala mikro dan sedang diujicoba dalam skala makro, serta jumlahnya yang dipercaya memang sangat luarbiasa banyak, karena tiap materi memiliki kemajemukan tersendiri. Dan karena sifatnya yang tak terbatas itu menurutku sangat memungkinkan terjadinya duplikat sewaktu terjadi “pelompatan waktu”/ time travel.
Logikanya seperti sebuah file yang di-LOCK lalu kita tambahkan tulisan didalamnyam karena ada kekeliruan maka kita lakukan undo beberapa kali, tapi sewaktu akan di-save maka otomatis file akan SAVE-AS menjadi FILE LAIN yang identik. Nah dunia ini menurutku seperti file yang di Lock tersebut . Teori-teori yang sudah ada sejak ribuan tahun lalu juga berawal dari rumusan-rumusan yang diformulakan sederhana yang “entah” bagaimana caranya diterima secara logika, artinya walaupun masih mentah, atau bahkan terlalu mentah “tetap” masih ada KEMUNGKINAN disana, rumusan-rumusan rumit tidak datang secara spontan atau kebetulan dari hitungan-hitungan rumit matematika, (seperti NEWTON) – semua berawal dari pertanyaan-pertanyaan sederhana, kenapa? Bagaimana seandainya jika? sepertinya cukup masuk akal? .. :),

Bangteh said...

@Ken:
oh ya, maaf..sepertinya saya belum mencantumkan untuk siapa dua komentar saya diatas, itu sebenarnya untuk anda pak Ken.. :), Thanks

Bangteh said...

@Ken:
Dan tambahan dari teori Quantum Many World sendiri yaitu alam semesta bercabang dengan banyaknya kemungkinan yang terjadi. bukan hanya dalam level ruang tapi juga WAKTU. Ingat "apapun kemungkinan itu", dimasa sekarang, tentu saja hal ini juga dapat terjadi dimasa lalu yang dimungkinkan oleh time-travel. Tapi intervensi yang diberikan ke masa lampau atau masa depan sendiri hanya "intervensi semu" yang memaksa alam memunculkan alternatif lain dari versi asalnya sendiri, karena tidak "diizinkannya" paradox itu sendiri adalah hak TUHAN. Buktinya tidak pernah terjadi paradox hingga sekarang :P . Dan Dia juga yang berhak memberikan solusi untuk memunculkan banyaknya dunia alternatif juga dengan berbagai bentuknya dialam ini. bagiku sangat mudah bagi Tuhan untuk melakukan semuanya, dan didalam Islam sendiri, cukup dengan Tuhan katakan "Kun" (jadilah) maka Jadilah alam beserta isinya ini. :)

Anonymous said...

Laler_Ijo said :

Makin seru euy....
Saya jd terpikir imajinasi ini mungkin identik dgn pengembangan dari film "The Butterfly effect" (Ashton kutcher)digabung dgn "The ONE" (Jet Lee) :)
Dlm film The One secara teknis digambarkan perjalanan para tokoh dlm melintasi dimensi adalah dgn menguraikan molekul/materi yg kemudian dikirim dgn menggunakan "Portal" ke dimensi lain dan begitu sampai dimensi lain secara "ajaib" partikel2 tubuh mereka mulai tersusun kembali dr serpihan2 atom mnjadi manusia utuh yang sehat,sentosa,ceria,dan tersenyum bahagia....
Oh come on,,that's Hollywood man... ^_^
Mungkin klo memang brhasil melenyapkan "sebuah" atom/energi ke dimensi antah berantah msh logis (walopun saya jg G yakin tu atom ilangnya kmna :p),,tp klo untuk mengirim "materi" sprti manusia dan brharap mereka bisa sampai dgn selamat dan terbentuk utuh tanpa tertukar mata ada ditelinga,telinga ada dikaki,saya rasa imajinasi yg sedikit brlebihan....
jd saya sependapat dgn entah siapa diatas yg menyebutkn bhwa "seandainya-pun" time travel dimungkinkan,maka hnya "energi"/pada level "atomik" saja yg dimungkinkan untuk berpindah ruang & wktu....
# Jangan dilempar sandal ya klo imajinasi saya terbatas dan sedikit ngawur,,sah2 aja koq...
Ilmuwan2 sprti mereka aja bebas berhipotesa dgn sinting & lum tentu benar,masa saya G boleh...

^_^

Ken said...

@Bangteh:
Saya melihat kamu memiliki kecenderungan menganggap apapun yg diajukan dalam sains walaupun masih teori “mentah” selalu benar. Padahal kamu harus AWARE dgn 2 kemungkinan: apa yg mereka hipotesiskan itu bisa “ BENAR”atau “SALAH”. Tidak setiap yg dihipotesiskan oleh para ahli itu benar. :D

“~ “Hard Evidence” untuk kategori yang mana dulu? :), untuk fenomena yang gak logis, apa fenomena yang udah logis?”

Hahahaha, kamu ini lucu ya, apakah saya harus memberikan hard evidence bahwa saya perlu memakai payung karena hari hujan??? Tambah lucu lagi, kenapa kamu berpikir hal2 yg TIDAK LOGIS perlu “hard evidence”??? Apakah kamu menganggap ANUGRAH akal sehat Tuhan ini kurang kualitasnya??
Hard evidence diperlukan untuk membuktikan suatu kejadian bahwa itu adalah sesuatu yg benar disaat muncul keraguan akan kebenarannya. Jadi hard evidence digunakan untuk menyingkirkan keraguan, sehingga kebenarannya tak dapat dibantah/diragukan lagi.

Contoh: Benarkah ada manusia yg bertangan 4??? Orang2 jadi ragu atau bahkan tidak percaya: “Masak sih???”. “OK, kalau tidak percaya ini fotonya, ini videonya, ini beritanya, dan ini penjelasannya kenapa itu terjadi (misal karena cacat akibat mutasi genetic). Foto atau video nya terbukti asli. Atau yg paling “keren”: “ini nih orangnya”. Orang-orang: “ooohh.....begitu”. Jadi orang2 bisa menilai langsung /tidak langsung keberadaan manusia bertangan 4.

Ken said...

Biar lebih mudah, bandingkan dengan ini:
T: “ Apakah time travel itu ada???”
J: “Tentu saja ada”
T: “Kok bisa?? Kan waktu gak bisa diacak2 semau kita?? Masa lalu kan udah tinggal kenangan. So gak bisa donk???”
J: “Bisa donk, apa sih yg gak mungkin di dunia ini?? Kalau Tuhan berkehendak apapun bisa terjadi…”
T: “kalau gitu kena time paradox donk?? Kan jadi gak masuk akal juga jadinya…”
J: “ Sebenarnya time paradox itu cuma kelemahan logika manusia aja. Time paradox itu gak ada. Time Travel bisa kok dilakukan tanpa kena time paradox…”
T: “Caranya?”
J: “ehm, jadi sebenarnya itu karena adanya dunia alternative yg tercipta karena kedatangan Time Traveler”
T: “Dunia alternative??? Darimana kamu tau ada yg begituan ?? Apa buktinya???”
J: “Ehm, susah ngebuktiinnya. Soalnya dia kan gak kelihatan ama kita??”
T: “Trus, darimana kamu tau?? Jangan2 Cuma ngarang…hehehe”
J: “Ya dari teori2 para ahli lah….”
T: “huu…ternyata cuma teori doank….Trus mana buktinya dunia alternative??”
J: “mmmmm….sampai sekarang ya belum ada, tapi saya yakin suatu saat pasti ketemu buktinya”
T: “Jadi gak ada buktinya ya, trus mana bukti adanya time traveler???”
J: “ Noh, di Youtube banyak noh…”
T: “ Kok kamu yakin banget kalau itu bukan HOAX???”
J: “Ya iyalah, secara, gue gituloh… Kalau video dan pengakuan ttg time travel banyak…bukankah itu lebih besar kemungkinannya bukan hoax??? :p”
T: “Lho, sejak kapan kuantitas sesuatu dijadikan bukti kalau itu bukan hoax?? Kalo hoax semua ya sama aja bohong…
Jadi intinya kamu gak punya bukti kalo time travel itu ada kan? Mana bukti dunia alternative? Gak ada. Mana bukti time traveler, lagi2 gak pasti juga. Jadi, sebenarnya kamu Cuma PERCAYA kalau Time Travel itu ada”
J: “Buktinya ada kok, tuh para ahli banyak yg bilang begitu”
T: “Semua ahli kah???
J: “Gak juga sih…”
T: “ Trus kenapa yg lain gak bilang begitu/ gak setuju??”
J: “gak kepikiran kali…atau akal mereka belum nyampe…hehehehe”
T: ”Kenapa kamu yakin kalo pikiran mereka itu gak nyampe ke sana?? Kamu mau bilang ilmuwan2 yg berteori ttg time travel ke masa lalu lebih cerdas??? Jadi ilmuwan yg lain bodoh donk…masak mereka gak kepikiran..berarti banyak yg bodoh donk…Cuma mereka yg bilang time travel itu ada saja yg pinter…Masak kamu mau bilang Einstein sama Stephen Hawking bodoh??”
J: “Ya emang bodoh kali…..wkwkwkwkwkwk”
T: “ Nah kan jadi subjektif.. Padahal kalau melihat kondisi real-nya, lebih cock dibilang kalau ilmuwan2 mayoritas yg lain gak bodoh, tapi mereka menemukan ada yg salah atau gak cock dgn teori Time Travel. Makanya mereka gak setuju. Lagipula, ilmuwan yg bilang time travel itu ada gak bisa juga membuat teori mereka mutlak bener tanpa dibantah lagi. Nah kalau misalnya semua ilmuwan itu sepakat bahwa time travel itu ada , paling tidak lebih mudah bagi kita menerima nya walaupun belum ada buktinya.”

Dari contoh dialog di atas, maka Time Travel gak kan pernah terbukti keberadaanya. Setiap orang yg berposisi sbg si T, tak akan pernah teryakinkan dgn mutlak. Hard evidence-nya gak ada. Lebih tepat dikatakan sebagai sebuah KEPERCAYAAN. Semoga yg membaca ini bisa paham apa yg saya maksudkan.

Ken said...

“~ Akhirnya anda paham juga mengenai teori saya itu, hehehe.
Oh ya maaf, mengenai Tsunami 2004, apakah bisa diintervensi?.. saya memang salah untuk itu, Karena terlalu semangat waktu itu jadi gak sadar ketikannya apaan.. hehehe,”

Oh, SALAH KETIK ya???? :D

“Maksud saya sebenarnya adalah untuk mencegah korban Tsunami yang bakalan terjadi di masa depan, misalnya Tsunami yang akan terjadi di tahun 2020 (misalnya ya.. tapi jangan sampai) didunia alternative di masa depan, dan di dunia original hal itu belum terjadi, sehingga usaha untuk menghindarinya masih bisa dilakukan.”

Welcome to the world of ABSURDITY 
1. Dari mana si TT tau AKAN ada tsunami tahun 2020 di dunia alternative X??? Padahal kan dunia alternative itu bisa banyak.

2. Terus apa motivasinya mencegah tsunami di dunia alternative X??


3. Bagaimana dia mencegah tsunami di dunia alternative , jika dia datang ke sana tentu otomatis dia akn teralihkan ke dunia alternative yg baru, sehingga ia TIDAK BISA mencegah tsunami . Bukankah itu PERATURAN yg kamu bikin sendiri, bahwa TT tidak bisa mengintervensi masa yg ia kunjungi, sebab ia masuk ke dunia alternating baru akibat kunjungannya itu…Lupa??

4. “dan di dunia original hal itu belum terjadi, sehingga usaha untuk menghindarinya masih bisa dilakukan.”

Bagaimana bisa??? Bukankah sejarah dunia original dan dunia alternative X berbeda??? Jadi ingin menyampaikan informasi bakal terjadi tsunami pd thn 2020 di dunia original, karena di dunia alternative X terjadi tsunami thn 2020?? Hahaha…totally irrelevant. Yah, pertanyaan 1 saja belum terjawab. Ditambah ke-absurd-an ini satu lagi. 



“~ Baseless?..”
Ya. Teori Time Travel versi kamu dibangun atas PREJUDICE/ASUMSI2/SANGKAAN2 YG TIDAK DAPAT DIBUKTIKAN KEBENARANNYA. Kamu bahkan mencoba mencari pembenaran atas teori kamu dgn mengklaim teori kamu didukung oleh teori2 ilmiah para ahli. Yang IRONISNYA:
1. Teori kamu tentang MWI SANGAT2 JAUH BERBEDA dgn teori para ahli itu.
2. Teori2 para ahli yg kamu klaim itu bahkan sampais aat sekarang tidak mendapat pengakuan penuh dari seluruh ahli2 fisika .
3. “Sedangkan MWI itu baru dipahami eksistensinya dan di manfaatkan dalam skala mikro dan sedang diujicoba dalam skala makro, serta jumlahnya yang dipercaya memang sangat luarbiasa banyak, karena tiap materi memiliki kemajemukan tersendiri.”
Harusnya kamu membuat sesuatu yg BUKAN CUMA sekedar KLAIM. Lebih jauh lagi, lagi2 itu hipotesis. Tapi tak apalah 


“mungkin, jika anda melihatnya dalam satu paket, dan mengabaikan kemungkinan bahwa sains itu tidak akan lebih berkembang dari BATASAN LOGIKA anda sekarang. Anda selalu melihat sesuatu dengan berpatokan pada tingkat KEMAMPUAN INTELEJENSI diri anda, dan anda menyamaratakan setiap aspek terhadap bagaimana anda sekarang , dengan kemampuan berpikir kebanyakan orang saat ini. Itu semua bisa DISETTING. Jika kita berpikir PENGETAHUAN manusia akan seperti yang terlihat ini terus hingga kapanpun, maka ANDA BERHASIL membuat peradaban itu kerdil. Dan ini yang para KAPITALIS selalu harapkan. Agar kita selalu merasa TIDAK BISA. Anda selalu mengabaikan apa yang telah mereka capai Selama ini, dan apa saja yang mereka sembuyikan anda mungkin tidak akan pernah mau tahu”

Wow, what a quite prejudice 

Ken said...

“karena tidak "diizinkannya" paradox itu sendiri adalah hak TUHAN. Buktinya tidak pernah terjadi paradox hingga sekarang :P”

Wah, sekarang kamu membuat seolah2 itu adalah legitimasi dari Tuhan ya…. :D

FYI, Tentu Tuhan bisa berbuat apa yang Dia Kehendaki. Tapi membuat legitimasi “darurat” seperti ini sangat disayangkan…

Baiklah,

“Buktinya tidak pernah terjadi paradox hingga sekarang :P”

Tentu, karena MEMANG tidak ada apa yg namanya Time Traveling, maka time paradox tidak akan terjadi. Makanya, setiap manusia bertanggung jawab atas perbuatannya, karena perbuatannya yg dihakimi Tuhan itu cuma hanya dia saja yg melakukan , dan dia cuma ada 1 di seluruh semesta .

Dan btw, saya kira anda tidak menonton documenter “Into the Universe with Stephen Hawking” seri “Time Travel”. Ah, sayang sekali….Padahal disana dijelaskan bagaimana orang2 bisa SALAH dalam MEMAHAMI teori relativitas Einstein dan berakhir pada teori imajiner Time Travel……Sayang sekali.

Ken said...

@Laler Ijo:
"Dlm film The One secara teknis digambarkan perjalanan para tokoh dlm melintasi dimensi adalah dgn menguraikan molekul/materi yg kemudian dikirim dgn menggunakan "Portal" ke dimensi lain dan begitu sampai dimensi lain secara "ajaib" partikel2 tubuh mereka mulai tersusun kembali dr serpihan2 atom mnjadi manusia utuh yang sehat,sentosa,ceria,dan tersenyum bahagia..."

Sayangnya inilah yg luput dari teori Time travel. Mereka berkutat pada mengatasi time paradox dan menambal segala ketidaklogisan yg akan ditemui dari time travel.

Disatu sisi mereka mengabaikan bahwa waktu itu adalah halabstrak yg bergerak ke depan, di sisi lain mereka sudah cukup puas dgn menihilkan kendala2 teknis dgn mengatakan di masa depan hal itu sudah teratasi.

Padahal jika disinggung tentang melintasi dimensi dgn penguraian materi tubuh, akan menemui kendala yg tidak bisa dianggap remeh, yaitu: JIWA/SOUL/ROH. Saya rasa roh itu bukanlah materi.

"Ilmuwan2 sprti mereka aja bebas berhipotesa dgn sinting & lum tentu benar,masa saya G boleh..."

hahaha, saya suka gaya kamu :D

Bangteh said...

@Ken:
(1) Lagi-lagi Si Tini maenin kucing.. gak nyambung cing.. haha, cukup mencurigakan (mencari celahnya kurang sehat, maksa banget,.. wkwkw) , tetep kasiiiii dah… :P
“……..1. Dari mana si TT tau AKAN ada tsunami tahun 2020 di dunia ….Bagaimana bisa??? Bukankah sejarah dunia original dan dunia alternative X berbeda??? …”
Mengenai kasus Sunami dimasa depan itu: INGAT. Prinsipnya sama dengan ke masa lalu, yaitu akan memunculkan alternatif baru, tapi dikarenakan masa depan belum terjadi didunia original, maka apapun yang ada di masa depan di dunia alternative tersebut sebenarnya itulah yang akan terjadi didunia original nantinya, dan ini hanya PERCEPATAN SEMU waktu pada dunia original dan muncullah versi lainnya dalam versi masa depan, yaitu dunia alternative tadi. Tapi karena seluk beluk dimasa depan didunia alternatif sudahpun diketahui pasti oleh TT, maka masa depan yang sebenarnya didunia original nantinya tentu akan berbeda jauh, sejauh time traveler bebas untuk berlaku tidak seperti di masa depannya didunia alternatifnya yang pernah ia kunjungi. Jadi mengenai Sunami hanya karena anda salah memahami kata demi kata pernyataan saya.
Jadi kasusnya, Katakanlah pada tahun 2010 seorang TT kemasa depan yaitu 10 tahun kemudian (2020), perjalanan tersebut tentunya tidak terjadi di dunia original, akan tetapi didunia alternatif yang muncul karena Time Travelnya-nya ke masa depan, dan ketika dia sampai di D-Alt (Th 2020) ternyata telah terjadi Sunami beberapa bulan yang lalu disana, korbannya hingga ratusan ribu nyawa. Dan ketika ia kembali ke D-Or (yang masih tahun 2010) semua orang diperingatkan akan adanya kejadian tersebut nantinya di tahun 2020. Dan lambat laun waktu-pun terus bergulir di D-Or hingga tibalah tahun 2020 itu, Sunami (yang seperti di D-Alt pd th 2020) datang tak terelakkan, Karena bencana yang besar memang tidak mungkin untuk dicegah, tapi itu setidaknya bisa dihindari, sehingga korban di D-Or pun tidak separah pada dunia D-Alt. Tidak percuma kan kemasa depan?

Bangteh said...

(2) Dari pernyataan anda: "....Dan btw, saya kira anda tidak menonton documenter “Into the Universe with Stephen Hawking” seri “Time Travel”. Ah, sayang sekali….Padahal disana dijelaskan bagaimana orang2 bisa SALAH dalam MEMAHAMI teori relativitas Einstein dan berakhir pada teori imajiner Time Travel……Sayang sekali..."
Membuat saya tersenyum :P. Ya sudahlah, wajar kalo anda begitu HAWKINGER :)
(3) Baik, sekarang yang anda takutkan adalah ketika melakukan kecepatan diatas kecepatan cahaya, adalah satu hal yang sangat menggelikan dan masih saja dipakai, darimana RUMUS pengukuran absurd seperti ini, bahwa setiap benda (APAPUN ITU) akan berubah menjadi ENERGI (hancur berkeping-keping menjadi atom yang terpisah-pisah) ketika berada dalam kecepatan cahaya dan lebih. Emang darimana dia tahu semua benda bakalan hancur??, dan emang pernah dibuktikan?? HUAHAHAHA…. Ya, kalo hanya manusia-nya aja, tanpa menggunakan apapun sebagai pelindung/media /kendaraan, BENAR. Tapi sudahkah ada yang memperhitungkan dan membuktikan bahwa tubuh manusia yang berada dalam sebuah media/alat/kendaraan yang FULL-RESISTANT akan hancur berkeping-keping dikarenakan KECEPATAN, padahal MEDIANYA tidak hancur lo..
(4) Mengenai pernyataan anda yang lainnya gak perlu ditanggapi lagi, karena gak jauh beda ma yang sebelum-sebelumnya dan tentu saja (maaf) berbau memprovokasi.. hahha,.. cape dehh... :)

Anonymous said...

Laler_Ijo said...

@Ken : Saya suka pemaparan anda dgn menggunakan metode Q/A,,sangat sederhana,mengena,dan mudah dicerna (bahkan bagi awam/bukan praktisi sekalipun) dan disajikan dlm cukup detail dgn tanpa mengandung kerumitan...
Saya rasa itu sudah cukup jelas untuk dijadikan statement final dari anda,,karena memang susah untuk memahami & mengimbangi logika yg sirkumsial (berputar2) dari orang lain...
(anyway saya koq familiar ya dgn gaya argumen anda ;D)

Tetap sehat,,tetap semangat,,agar kita tetap bisa jalan-jalan dan makan-makan bersama wisata kuliner..pokoke MAKNYUSS,..!!!

Buat BangTeh,,salam kenal ya...
Saya salut dgn Imajinasi anda,,cz "Segala penemuan besar selalu didasari oleh Imajinasi"
Keep working bro....

Oia satu lagi,,dalam dunia SAINS,seandainyapun ada sesuatu yg "jelas2 salah" dari sebuah konsep,G ada salahnya untuk tetap dicoba,,karena terkadang walaupun proyek awalnya "GATOT" alias gagal total,mungkin saja dlm prjalanan menganalisa justru menemukan konsep/teori2 lain yg lbh realistis yg dpt melahirkan proyek baru yg Fenomenal,Bombastis,dan Spektakuler....

Sekian dari saya dan Ibu Lina,,
Terima kasih..

@_@

Ken said...

Pertama2 saya saya mau menyapa Laler Ijo. Wah ternyata anda seorang wanita. Salam hormat buat Ibu Lina. Saya sangat tersanjung membaca komentar Ibu :)
Tentu akan saya ingat pesan Ibu Lina. "Tetap sehat,,tetap semangat,,agar kita tetap bisa jalan-jalan dan makan-makan bersama wisata kuliner..pokoke MAKNYUSS,..!!!"
Hahaah...makan dan makanan adalah suatu anugrah dari Tuhan, nikmat saat hidup :)

Ken said...

@Ibu Lina: Oh, btw, ini dengan siapa maksudnya??
"(anyway saya koq familiar ya dgn gaya argumen anda ;D)"

Bangteh said...

@laler ijo:
oke salam kenal,terima kasih juga telah ikut meramaikan ..hehe ^_^
@ Ken:
Mungkin cukup disini diskusinya, tidak perlu diperpanjang lagi menurutku.. ^_^
Salam kenal dari saya. Mohon maaf jika ada salah-salah kata, hanya terus keep fight, jangan kalah kita Indonesia sama Amerika, Jerman dan Rusia yang udah dulu maju.. Dan sekarang kita lihat Cina, Israel dan Iran juga udah mulai menggeliat kehebatannya. Gw hanya heran kenapa bangsa ini masih saja berkutat dengan masalah korupsi itu-itu aja n gak kunjung selesai juga. Boro-boro buat mikirin teknologi kalee yaa..
Thanks :)

Ken said...

@Bangteh:
Saya rasa si Tini tidak suka kucing :D
Saya tentu saja paham apa yg kamu sampaikan, saya paham teori Time Travel kamu. Familiar dengan kata-kata ini???? “~ Akhirnya anda paham juga mengenai teori saya itu, hehehe.”

Sebelum saya menuju poin utamanya, izinkan saya menanggapi ini:

“Membuat saya tersenyum :P. Ya sudahlah, wajar kalo anda begitu HAWKINGER :)”

Apakah membenarkan hal yang logis dari apa yg disampaikan Hawking membuat saya menjadi HAWKINGER???
Hahaha, teman, lain kali berusahalah untuk lebih objektif dan rasional dalam menilai :D
Saya merujuk pada penjelasan Hawking mengenai kemungkinan Time Travel dari teori relativitas Einstein, karena memang logis, berdasar, dan dia juga orang yg tepat untuk menjelaskannya. Adakah yang salah dari alasan saya itu??
Menurut teori relativitas Einstein, “Time travel” HANYA dimungkinkan ke “masa depan”, dan tidak mungkin ke masa lalu. Ingat saya memberi tanda kutip , itu karena Time travel dan masa depan di sini bukan seperti dalam kisah2 fiksi. Time Travel ke masa depan terjadi karena waktu si pelaku TT dibuat menjadi LEBIH LAMBAT daripada waktu di bumi, yaitu dengan cara bergerak dengan KECEPATAN MENDEKATI SPEED OF LIGHT. Sedangkan waktu di bumi tetap seperti biasa, bergerak ke masa depan. Jadi setelah 50 tahun perjalanan si TT ini dgn kecepatan mendekati speed of light, maka waktu di bumi sebenarnya sudah 100 tahun berlalu. Dan ketika si TT ini pulang ke bumi, BAGINYA waktu di bumi SAAT ITU adalah MASA DEPAN. Jadi tak ada time paradox, tak ada hukum fisika yang dilanggar.
TAPI, ber-Time Travel ria ke masa depan melalui pergerakan mendekati speed of light, HANYA EXIST di dalam TEORI, bukan DUNIA NYATA. Theoritically exist, Practically NOT exist.
OK, sekian penjelasannya, saya rasa cukup jelas.
Apakah saya HAWKINGER???
Hahahaha, apakah saya HARUS IKUT2AN TIDAK PERCAYA TUHAN di saat Hawking mengatakan bahwa alam semesta ini ada dengan sendirinya?????
Jadi, menurut kamu Bangteh, apakah saya HAWKINGER??? Hahahaha…LOL

Sekarang saya akan masuk ke poin UTAMA pembicaraan saya.
Silakan kamu SIMAK dan PAHAMI baik2 :D

Kamu mengatakan:

“1. Dunia ini Realtime,
Artinya waktu terus bergerak seperti anak panah.
Masa lalu adalah masa lalu (tidak bisa dirubah), masa depan (belum tercipta), dan masa sekarang (adalah ujung waktu dunia kita sekarang), artinya proses berjalannya waktu memang berlaku.”

PERHATIKAN kata-kata kamu sendiri, yang ini: “ masa depan (BELUM TERCIPTA)”.

Sampai di sini saya sepakat, memang yang namanya masa depan TENTU belum ada, belum tercipta, hal ini PASTI. No doubt.

Ken said...

Nah sekarang MARI kita PERIKSA BERDASARKAN TEORI TIME TRAVEL KAMU, apakah MUNGKIN ada dunia alternative yang WAKTUNYA LEBIH DEPAN dari dunia kita.

Menurut teori kamu, dunia alternative HANYA AKAN ada jika di masa itu kedatangan Time traveler. Di masa manakah Time Traveler itu datang??? Masa depan-kah??? Tentu saja tidak. Karena masa depan BELUM ada. Jadi BERDASARKAN TEORI KAMU, MUSTAHIL melakukan Time Travel ke masa depan, karena masa depan itu sendiri BELUM ada. Oleh karena itu, PASTILAH DUNIA ALTERNATIF HANYA AKAN berasal dari suatu titik waktu di masa lalu. Kemudian dunia2 alternatif itu waktunya akan tetap bergulir seperti biasa, sehingga akibatnya TIDAK ADA dari dunia2 alternatif itu yang waktunya LEBIH DEPAN daripada dunia ORIGINAL.

Perhatikan kata2 kamu yg ini:

“…tapi dikarenakan masa depan belum terjadi didunia original, maka apapun yang ada di masa depan di dunia alternative tersebut sebenarnya itulah yang akan terjadi didunia original nantinya”

1. “masa depan di dunia alternative”??????

Hahahaha, Berdasarkan teori kamu, TENTU SAJA TIDAK ADA dunia alternative yg waktunya lebih depan dari dunia ORIGINAL, karena dunia2 alternatif itu sendiri berawal dari satu titik di MASA LALU dunia ORIGINAL…..( Sebenarnya ada penjelasan lain, tapi SANGAT2 SPEKULATIF, dan tentu saja tidak akan pernah terbuktikan. Hanya exist dalam hayalan karena menabrak banyak hal termasuk hukum2 fisika itu sendiri, dan untuk mendamaikannya, diperlukan ALASAN2/PRADUGA/ASUMSI2 lain yang sepertinya tak pernah berujung….dan semakin banyak asumsi2 TENTU akan semakin JAUH dari realitas sebenarnya…….apakah kamu menyadarinya, saya tidak tau, hahaha :P )

2. “….maka apapun yang ada di masa depan di dunia alternative tersebut sebenarnya itulah yang akan terjadi didunia original nantinya.”

Anggaplah saya tidak pernah protes mengenai poin yg nomor 1 di atas. Maka atas DASAR apa kamu mengatakan: “sebenarnya itulah yang akan terjadi didunia original nantinya.” ??????

Seperti yg kamu sampaikan dalam teori kamu sendiri, itu berarti tidak ada dunia2 yg sama sejarahnya. Lantas kenapa kamu berani MEMASTIKAN hal itu akan terjadi di dunia original???? Kalau begitu kamu kembali MENAMBAHKAN DOGMA ke dalam teori kamu……What an argument :P

Ken said...

Dan ini:

“dan ini hanya PERCEPATAN SEMU waktu pada dunia original dan muncullah versi lainnya dalam versi masa depan, yaitu dunia alternative tadi. Tapi karena seluk beluk dimasa depan didunia alternatif sudahpun diketahui pasti oleh TT, maka masa depan yang sebenarnya didunia original nantinya tentu akan berbeda jauh, sejauh time traveler bebas untuk berlaku tidak seperti di masa depannya didunia alternatifnya yang pernah ia kunjungi”

Selain kurangnya self-awreness pada implikasi teori sendiri, klaim di atas MENJADI KEHILANGAN VALIDITASNYA, karena MELAWAN KONSEKUENSI dari PERATURAN (DOGMA) yang kamu ciptakan sendiri: “TIDAK ADA DUNIA ALTERNATIF YANG WAKTUNYA LEBIH DEPAN DARIPADA DUNIA ORIGINAL”


“Jadi mengenai Sunami hanya karena anda salah memahami kata demi kata pernyataan saya.”

Nope thanks, Tini TIDAK bermain kucing :D

“Jadi kasusnya, Katakanlah pada tahun 2010 seorang TT kemasa depan yaitu 10 tahun kemudian (2020), perjalanan tersebut tentunya tidak terjadi di dunia original, akan tetapi didunia alternatif yang muncul karena Time Travelnya-nya ke masa depan…”

Nope, lagi2 INKONSISTEN dengan konsekuensi peraturan sendiri. Dan lagi2 ABSURDITY yang lain: “akan tetapi didunia alternatif yang muncul KARENA Time Travelnya-nya ke masa depan”
Wow, hebat sekali. Bagaimana caranya ke masa depan???? Kamu kan yg bilang ini:
“Dunia ini Realtime,
Artinya waktu terus bergerak seperti anak panah.
Masa lalu adalah masa lalu (tidak bisa dirubah), MASA DEPAN (BELUM TERCIPTA)” ???????

Saya pingin tertawa….hehehe…:P


“Mengenai pernyataan anda yang lainnya gak perlu ditanggapi lagi, karena gak jauh beda ma yang sebelum-sebelumnya dan tentu saja (maaf) berbau memprovokasi.. hahha,.. cape dehh...”

Saya rasa lebih tepatnya kamu MENUDUH saya memprovokasi, dimana hal yang saya lakukan hanyalah MENGIKUTI jalan pikiranmu dan MENGKRITISINYA. Tapi tidak apa2. Saya rasa diskusi kita bukan hanya kita berdua saja, tetapi diikuti juga oleh PEMBACA blog ini . You know what I mean :D

Have a nice day :D

Bangteh said...

@ Ken:
Yang saya sesalkan adalah anda selalu menanggapi setiap pernyataan saya SEPOTONG-SEPOTONG, sehingga sangat wajar makna yang dihasilkan menjadi samasekali BIAS dan sangat BERBEDA dengan apa yang saya maksudkan sebenarnya… mengkritisi itu harusnya mempertimbangkan hubungan tidak hanya perkata atau kalimat tapi juga antar paragraph hingga keseluruhan, Apapun teori saya itu adalah sebagai tanggapan dari pemahaman Chris yang tidak beralasan dimana dia menganggap bahwa seandainyapun teknologi itu EXSIST (time travel) maka Timetravel dengan Alternate Universe sebagai solusinya juga tetap akan mengalami kendala PARADOX, padahal tidak demikian. Dapat dilihat runutan proses demi proses yang dapat diterima akal yang saya paparkan. Cek aja pada point-point koment disini : 109, 110, 117, 118, 119, 123, 124, 129, 133, 137, 144, 145, 154, 155, 156, 157, 164, 165, 169

Saya pikir saya tidak asal “TUDUH” terbukti dari ilustrasi dialog yang anda buat sendiri dibawah ini:
“……………T: “ Trus kenapa yg lain gak bilang begitu/ gak setuju??”
J: “gak kepikiran kali…atau akal mereka belum nyampe…hehehehe”
T: ”Kenapa kamu yakin kalo pikiran mereka itu gak nyampe ke sana?? Kamu mau bilang ilmuwan2 yg berteori ttg time travel ke masa lalu lebih cerdas??? Jadi ilmuwan yg lain bodoh donk…masak mereka gak kepikiran..berarti banyak yg bodoh donk…Cuma mereka yg bilang time travel itu ada saja yg pinter…Masak kamu mau bilang Einstein sama Stephen Hawking bodoh??”
J: “Ya emang bodoh kali…..wkwkwkwkwkwk”
T: “ Nah kan jadi subjektif.. Padahal kalau melihat kondisi real-nya, lebih cock dibilang kalau ilmuwan2 mayoritas yg lain gak bodoh, tapi mereka menemukan ada yg salah atau gak cock dgn teori Time Travel. Makanya mereka gak setuju. Lagipula, ilmuwan yg bilang time travel itu ada gak bisa juga membuat teori mereka mutlak bener tanpa dibantah lagi. Nah kalau misalnya semua ilmuwan itu sepakat bahwa time travel itu ada , paling tidak lebih mudah bagi kita menerima nya walaupun belum ada buktinya.”…………”

Dialog paling aneh yang dilakukan dua orang aneh yang sepertinya juga berpikiran aneh dan tidak akan pernah terjadi menurutku ,hmm :
1. Dua orang ini tidak jelas ngobrolin apa, gosipin orang atau apa sih?? Hahaha.
2. Sepertinya mereka lebih ilmuwan daripada ilmuwan itu sendiri, karena mereka merasa lebih tahu siapa yang mutlak benar dan siapa yang salah
3. Orang awam tidak akan sampai mengklaim bahwa ilmuwan itu bodoh, apalagi sesama ilmuwan saling bodoh-membodohkan sesamanya, sudah diluar kode etik mereka tuh. Sudah bukan hal yang aneh jika mereka (ilmuwan) selalu ingin mencari dan mencari yang lebih dari fakta yang ada dengan berteori/ hipotesis, walau teorinya tersebut masih sangat terdengar bodoh bagi orang awam. Tega sekali ya dua orang awam tersebut. Dua orang yang terlalu sombong menurutku. :)
Sekali lagi saya mohon maaf jika ada salah-salah kata. Thanks..
Have a nice weekend juga Pak Ken :)

Anonymous said...

mantap om enigma..ulasannya mendetail sekali..keep posting tentang tema yang absurb..

Ken said...

@Bangteh:
oh, maaf jika kamu terganngu atas dialognya. Tentu saja terdengar sedikit konyol bagian yang anda kutip. Tapi mau tidak mau sebenarnya begitulah hal yang coba kamu sampaikan, plus bumbu "joke" dari saya :)

Sepotong2?
Saya mennyoroti titik dimana terjadi kesalahan dalam hayalan kamu :)
Saya paham teori yg kamu maksudkan, bukankah sudah saya demonstrasikan sebelumnya??? Dan kamu setuju :)

Tapi ketika saya menunjukkan kelemahan teori kamudengan memakai teori kamu sendiri, kenapa saya dengan "teganya" dikatakan "BIAS dan sangat BERBEDA...."???

Jika kamu merasa keberatan atas KRITISI saya, waktu dan tempat dipersilakan seluas2nya kepada kamu untuk menjelaskan/mengargumentasikan apa yg saya kritisi :)

Dan ingat, dengan mengatakan saya "BIAS" tidak berarti kamu bisa pergi begitu saja dari kritisi yang saya buat terhadap teori kamu.

Seandainya ada pembaca yg BUDIMAN membaca diskusi ini, saya dengan SENANG HATI mempersilakannya membagi opininya. Dan saya penasaran, apakah hal2 yang saya utarakan adalah hal2 yg BIAS dan tak logis atau gak nyambung????

Selagi tidak ada tanggapan dari kamu atas kritisi saya yang TERPERINCI atas tiap2 poin "yg tidak sinkron/ tidak logis" dalam teori kamu, maka diskusi ini mandeg :)

Have a nice Saturday Night, and please stop call me "Pak", because I'm too young for that :D

Anonymous said...

Laler_Ijo said...

Td katanya udahan,,eh trnyata brlanjut lg.... :)
Tp Gpp,debat tentang SAINS emang seru,G ada matinya dan G ada salahnya untuk diikuti,cz dgn sndirinya akan saling mengisi sehingga menambah pngetahuan Qta...
Drpd debat tentang SARA ?? (cuapee deee... T.T)

=>Anyway td saya cm becanda koq,,saya bukan Ibu Lina,,,hanya mas2 biasa sprti kalian..
^_^

time-traveler-002 said...

tuing-tuing-tuing..tuing-tuing-tuing
<*nada dering>

Woman X : Bos rekamannya dibawa kan?
Man on phone : Iya .. ada.. tapi posisi lue dimane
Woman X : Gw lagi OTW boss, sebentar lagi sampe, gara-gara sepatu nih kegedean, trus nyari-nyari handsfree yang nyelip kemana tau.. jadi telat dah..
Man on phone : banyak alasan lue, cepetan apa, saya udah di teater nih, hati-hati banyak kamera disana..
Woman X : Ups.. hah beneran, gimana nih boss?
Man on Phone : ah kamu, ya sudahlah.. yang penting sekarang misi aman. jangan sampe ada yang curiga aja. oke
Woman X : oke deh, tanggung nih, gw nampang dikit ah..
Man on Phone : Dasar alay, ga pake lama pokoknya
Woman X : yah.. ini baru aja eksyen boss..
Man on Phone: lebaiii..

... ...

Anonymous said...

secara sekilas, awalnya orang di gambar itu adlh seorg pria... n cnderung sdang mntupi wajahx dg kerah baju.. tpi sya juga cukp stuju bla org wanita itu sdg menggruk bgian slah stu bgian wjahx krna hl ni dpat mndukung mngpa mlut wanita ni terbka.. scra tdak sdar buknkh bla kta mnggruk slh stu bgian tubuh kta yg gtal mult kta scra tdak sdar terbuka...

Anonymous said...

masalahnya lg, klo emg dy time traveler. bodoh amet dy, taun sgtu emg ada sinyal. toh yg mw d telpon jg sp? pokoke gk da alasan bwt buka hp taun sgtu.

Anonymous said...

kalau itu emang bener telepon, kan tahun 1928 belum ada jaringantelepon, trus dia nelpon ma siapa??? aneh!!

Anonymous said...

Phoenix

hmm maaf sbelumnya tapi saya jadi ingat sbuah crita tentang Isra mi'raj nabi muhamad mlakukan perjalanan dengan buroq yg kecepatannya sperti cahaya dan dia diajak oleh Allah SWT untuk mlihat berbagai macam orang ,,, ada dari mreka yg disiksa dineraka dan ada yg berbhagia disur ga wew
nah ini misterinya

1.seandainya time travler tida bisa dilakukan
lalu siapa orang2 itu (yg disiksa dan yg bahagia) bukankah surga sekarang masih kosong hingga alam semesta hancur rata semua manusia baru akan ditimbang bersamaan antara pahala dan dosanya..selama alam smesta masih ada (sblum kiamat) yg mati di alam kubur dan yg hidup ya hidup. brarti saat ini surga dan neraka masih "ksong" LALU SIAPA YG DI LIHAT NABI MUHAMMAD SAAT ISA MI"RAJJ hayo.....

2. apakah adam bukan manusia pertama...(teori seandainya tida ada time trvel) dan ada generasi2 pndahaulu kita yg sudah di timbang amal dan dosanya,,surga/nrakanya
sperti pertanyaan malaikat ketika henda mnciptakan adam Mengapa engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" (Q.S. Al-Baqarah [2]:30)
kok bisa malaikat tau ?? adam ajj blum di ciptakan (ini teori non timetravel) lohhh? brarti adam bkn manusia pertama waduh.. pdhl jelas2 di kitab manapun ada

tapi sbenernya kedua teori ini bisa di kaitkan seandainya teori ke dua dikaitkan dngan time travel bkankah jga masuk akal bahwa yg dilihat malaikat merusak itu adalah manusia sekarang karena malaikatnya mlihat ke masadepan, dengan teori ini adam aman sebagai manusia pertama ^^

aq ga trlalu tau misteri sih tapi hobiku banyak termasuk adu argumen dan misteri haha
>.<
tapi klo time travel sih jelas2 bsa.. mnurut saya klo badan daging tulang dll wew susah
tpi klo kaya Astral project itu sangat amat mungkin,, bahkan bsa terdapat dua energi serupa dalam waktu bersamaan

mayam kan bung.E

xx said...

mengapa dia tidak membenarkan dirinya di masa lalu? karena mungkin di masa kini ia telah meninggal.
mengapa bisa ia meninggal sedangkan ia dimasa lalu padahal umurnya sama saat itu? ingatkah anda pada teori dimensi seperti di film Back to The Future? bila kita kembali ke masa lalu saat kita dahulu jg kesana,itu adalah kita yg ada di dimensi berbeda,saya yakin anda pasti tahu.

ada alasan kedua saya mengapa ia tidak berbicara pada dirinya dari dimensi lain yg sedang menelpon tsb,ingat saat Marthy kembali melihat dirinya saat kencan dgn ibunya saat muda? jika dia berbicara pada dirinya saat itu maka akan membingungkan dirinya(saat itu),jd mungkin ada alasan tersendiri mengapa org difoto membiarkan fotonya.
ITU JIKA MEMANG TIME TRAVELER,

namun saya setuju dgn anda bahwa itu mungkin alat bantu dengar. tp saya punya sedikit pedapat lain,mungkin juga dia menutup wajahnya karena malu saat disorot kamrea. anda pasti sering melihatnya jika seseorang tidak mau difoto atau disorot oleh kamera.

xx said...

sambungan:
banyak bacot ya si Ken.
panjang bgt komentarnya . HAHAHA

Ken said...

@xx: kenapa kawan?? something irritating you?? Take some rests hahaha

Anonymous said...

Itu orang sedang berkomunikasi dengan temannya yang berada di mesin waktu????
atau itu agen rahasia gan....
atau itu orang bener2 seorang time travel...ya yg jelas klo seseorang melakukan time travel psti orang itu sudah mengerti peraturan2 yg berlaku untuk time travel yg ga boleh di langgar,seperti kontak bicara atau kontak fisik dengan lingkungan sekelilingnya entah itu masa lalu atau masa depan,,,
ga ada yg ga mungkin di dunia ini...hanya waktu yg akan membuktikan klo time travel itu ada....

Anonymous said...

@Anonim 188: "gak ada yg gak mungkin di dunia ini....."

Kok aku gak setuju yah?? Contohnya: setiap makhluk pasti akan mati, hari sebelum hari ini adalah kemarin, gak mungkin besok. Yang mengandung itu pasti wanita gak mungkin laki2 karena yang namanya laki2 ya gak punya rahim. Dunia ada yang menciptakan, yaitu Tuhan, dan gak mungkin ada dengan sendirinya.

So, ada hal yang mungkin di dunia dan ada juga hal yg gak mungkin. Jangan terlampau menngeneralisir dan terbawa perasaan lah.........

Anonymous said...

kekekeke, setuju sama yg diatas ane: "ada hal yang mungkin di dunia dan ada juga hal yg gak mungkin"

Nambahin: kalau jatuh ya kebawah, gak mungkin ke atas, kalau kena api ya kebakar, gak mungkin basah. Kalau kena air ya basah, gak mgkin kebakar. Kalau lapar ya makan, gak mungkin minum. Kalau ngantuk ya tidur, gak mungkin gak tidur. Diantara timur dan selatan ya tenggara, gak mungkin barat, dan lain2, kekekekeke

Anonymous said...

@phoenix
apa maksudnya nabi dan malaikat pernah melakukan time travel?

Anonymous said...

Phoenix
ya bgitu lah...
mski ksombongan brkata, tatap lah masa depan....
krna pada dasarny kita slalu mlihat ke masalalu contoh
kita mlihat bnda. cahaya memantul dr bnda itu . cahayamenuju mata dengan kcepatan 300ribu km/sec barulah trcipta gambaran bnda tersebut di mata kita.. blum lagi jika kita hitung waktu saraf dalam membrikan ifrmasinya k otak kita..

dan seandainya di dunia ini tidak ada jam (alat) kita smua pasti mnilai bahwa waktu yg kita alami berbeda dengan orng lain. ada yg harnya terasa lama ada juga yg terasa cepat .tergantung persepsi
dengan kata lain relatif .. dari situ juga adalah dasar dri ilmu chronokinesis (katany sih)

Anonymous said...

Phoenix
Oo iya satu lagi
@Bangeth dan Ken: hampir tidak mungkin kita membentuk dunia ini "dlam 1 pikran" yg bisa kita lakukan adalah memahami dan mengerti pikiran satu dan yang lain, dunia akan lbih baik klw kita saling mengerti dan memahami

yg kita cari bukan lah siapa yg menang atau kalah ataupun yg salah krna yg kita smua cari adalah yg Benar (kebenaran) dgn kata lain fakta

Anonymous said...

yg pasti jika ada time traveler pasti segala hal d masa sekarang sudah dipenuhi dengan hal hal berbau time traveler
entah time traveler yg mungkin ada d teras rumah anda saat anda membaca tulisan ini

Putra_Monica said...

kalau benar dya sedang menelepon, dengan syapa dya bertelepon tersebut ???
apakah bisa bertelepon di waktu yang berbeda ??? ( misalnya wanita tersebut di tahun 1928 dengan seseorang di tahun 2007 )
mungkin kah dya sebagai time traveler tidak seorang diri ??? ( melainkan lebih dari 1 orang )
dan apakah sudah ada sinyal handphone pada saat tersebut ???
apakah handphone benar-benar bisa di gunakan pada saat itu ???

tambahan : jika pada saat itu dya bisa menggunakan handphone untuk bertelepon, berarti jika handphone nya mendukung web dya juga sudah bisa berinternetan ,,,
luar biasa ,,,

wool said...

ada satu pertanyaan saya,,, kalo memang kita bisa kembali ke masa lalu dgn bantuan teknologi, apakah kita bisa tetap menggunakan ponsel yg kita bawa dari zaman kita di zaman lampau, dimana di zaman itu belum ada ponsel? apakah provider seluler modern yg biasa kita pakai juga bs berfungsi di masa lalu

Anonymous said...

Lalu, dengan siapa ia berbicara? dengan orang lain di tahun 1928? Jika iya, dengan apa sinyalnya dikirimkan? dengan satelitkah? satelit belum ada pada tahun itu.

Ataukah ia sedang berbicara dengan seseorang dari masa kini? Jika demikian, apakah sinyal telepon juga bisa melakukan perjalanan lintas waktu?
sebelum baca bagian ini,sudah terpikir oleh saya..
hp blom ada,operator seluler jg psti blom ada,sinyalnya juga psti blom ada.jadi,saya g prcaya.
salut bwt om.E,analisanya mndalam...
-HeruE

Post a Comment